Putsa Taiwan
Bongsor Meski Dipotkan

Di sebuah nurseri di Parung, Bogor, tabulampot putsa setinggi 2 m tampak kokoh 
berdiri. Di sela cabang, ranting, dan daun bergelayutan buah berwarna hijau 
cerah seukuran bola bekel. Ziziphus zizyphus koleksi Ricky Hadimulyo itu 
terbilang istimewa. Sosok pohon meraksasa meski baru berumur 1,5 tahun. 
Lazimnya, tabulampot indian jujube-sebutan putsa di Thailand- berukuran mini 
dengan bentuk pergola.

Memiliki tabulampot putsa bongsor yang sarat buah memang menjadi idaman 
kolektor. Selama ini tanaman apel india -sebutan putsa -besar setinggi 2 -5 m 
hanya tumbuh di lahan terbuka, bukan dalam pot. Umumnya, ukuran tabulampot 
putsa maksimal 1 m. Pertumbuhan cabang cenderung merambat dan memanjang. Bukan 
bertambah tinggi. Makanya kita pangkas terus biar percabangan tidak semrawut, 
kata M. Syifried Wahab, hobiis buah di Pekanbaru, Riau.

Beberapa penangkar mengatasi hal itu dengan membuat pergola. Percabangan putsa 
menjadi lebih rapi, indah, dan membulat seperti bola besar. Namun, cara itu 
bukan tanpa masalah. Buah justru menggantung di bagian dalam bola sehingga 
kelebatan buah tak terlihat karena tertutup daun. Padahal, kepuasan muncul saat 
melihat kelebatan buah di tabulampot.

Toh, menampilkan tabulampot putsa bongsor sarat buah bukan hal mustahil. 
Buktinya Ricky Hadimulyo, pemilik Hara Nurseri, berhasil mewujudkan impian itu 
dengan membuat tabulampot putsa taiwan. Saya pilih putsa taiwan karena lebih 
unggul dan pertumbuhannya cepat, kata Ricky. Kuncinya: pemilihan bibit dan tipe 
penyangga. Didukung oleh media tanam, pemupukan daun, dan pemangkasan tepat.

Tiang besi
Agar putsa taiwan tumbuh tegak, Ricky mengganti bola pergola dengan 4 tiang 
besi seukuran pensil setinggi 1,7 m. Keempat tiang besi itu dihubungkan dengan 
4 kawat yang dilingkarkan membentuk rangka batang pohon berdiameter 35 cm. 
Rangka itu diletakkan di tengah pot sebagai rambatan. Putsa ditanam tepat di 
tengah-tengah pusat rangka besi. Dengan tiang ini, tanaman kokoh hingga 
setinggi 2 m. Buah yang muncul juga terlihat karena menjuntai keluar, papar 
Ricky.

Setelah penyangga siap, ahli hama dan penyakit tumbuhan itu menyiapkan media 
tanam. Menurutnya, putsa menyukai media porous. Artinya, media itu mudah 
dilewati air. Ricky memilih cocopeat, sekam bakar, dan pupuk kandang dengan 
perbandingan 1:1:1. Ia tak menggunakan tanah sama sekali. Pupuk kandang dipilih 
berasal dari kotoran kambing. Pertimbangannya, gulma yang tumbuh dari kotoran 
kambing lebih sedikit dibanding kotoran sapi. Sebagai pupuk awal, gunakan NPK 
15:15:15 sebanyak 10 g.

Dalam pengamatan Trubus, media itu tergolong istimewa. Pasalnya, jarang sekali 
tabulampot buah menggunakan media cocopeat. Lazimnya, penangkar buah 
menggunakan media sekam, pupuk kandang, dan tanah dengan komposisi 2:2:1. 
Menurut Ir Wijaya, pakar buah di Bogor, campuran cocopeat dan sekam jauh lebih 
porous ketimbang tanah. Hanya saja cocopeat lebih sulit dicari dan lebih mahal 
ketimbang tanah. Toh, dengan media pilihan, pertumbuhan putsa luar biasa.

Cahaya penuh
Selanjutnya, tanam bibit putsa taiwan di pot yang telah disiapkan. Lalu pangkas 
cabang dan ranting yang mengering. Ikat cabang dan ranting pada rangka besi. 
Lalu, letakkan tabulampot di tempat terbuka yang mendapat sinar matahari 
langsung. Maklum, kurma india itu menyukai lingkungan kering tapi cukup air. 
Biasanya 2 -3 hari setelah tanam, pertumbuhan langsung pesat. Tunas dan daun 
muda bermunculan, setelah itu disusul bunga, kata pria bertubuh tinggi itu.

Tahap berikutnya ialah perawatan intensif, seperti penyiraman sesuai kebutuhan. 
Bila media terlihat mengering, berarti tanaman butuh air. Pada musim 
kemarau,frekuensi penyiraman 6 kali per minggu. Sementara pada musim hujan, 
cukup seminggu 2 -3 kali. Berikan pupuk susulan setiap bulan berupa NPK 
15:15:15 sebanyak 10 g di sekitar batang.

Semprotkan juga pupuk daun dengan kompoisi seimbang 20:20:20 seminggu sekali. 
Dosisnya, 1 g/l. Putsa itu bandel dan rajin berbuah. Dengan pupuk seimbang buah 
bermunculan. Tak perlu lagi pupuk P tinggi, ujarnya. Sekitar 1 -2 bulan 
kemudian buah mulai bermunculan. Pentil yang muncul tak perlu dibesarkan semua. 
Biasanya buah muncul berpasangan, maka pilihlah 1 buah yang sehat untuk 
dibesarkan.

Penjarangan mesti dilakukan saat buah seukuran kelereng.Buah yang dibuang 50%, 
sisanya langsung dibungkus plastik, ujar hobiis tanaman perangkap serangga itu. 
Pada saat penjarangan buah, lakukan juga pemangkasan cabang dan ranting kering. 
Daun yang telah menguning dibuang. Perompesan itu membuat aliran makanan ke 
buah berjalan optimal.

Perlakuan-perlakuan itu membuat pertumbuhan putsa bongsor dan berbuah montok. 
Lakukan penggantian pot bila ukuran tanaman semakin besar. Dalam 1,5 
tahun,Ricky telah mengganti pot 3 kali. Pertama pot berdiameter 30 cm, kedua 40 
cm,dan terakhir 50 cm. Tambahkan media secukupnya setiap kali repotting . 
Menurut Ricky, teknik membongsorkan putsa taiwan itu dapat juga diterapkan pada 
putsa jenis lain, misal putsa thailand berbuah bulat. (Destika Cahyana)

Kamis, 06-Juli-2006, 17:28:31
© 2006 trubus






REKOMENDASI MILIS:
http://groups.yahoo.com/group/hatihatilah
http://groups.yahoo.com/group/relasimania
http://groups.yahoo.com/group/ebookmaniak
http://groups.yahoo.com/group/agromania
http://groups.yahoo.com/group/katasibijak
http://groups.yahoo.com/group/mobilemaniak
http://groups.yahoo.com/group/indogitar
http://groups.yahoo.com/group/sukasukamu
http://groups.yahoo.com/group/satuXsatu

TIPS PENCARIAN DI GOOGLE:  daftar alamat pembeli agrobisnis / agribisnis, 
daftar alamat penjual dan pembeli Indonesia dan mancanegara, diskusi dan teori 
agribisnis, cara melakukan ekspor, buah-buahan, sayur-sayuran, ternak, kebun, 
taman, tanaman, tanaman obat (herbal), mesin pengolahan, mesin pertanian, 
makanan, minuman, ikan hias, hutan, pupuk, ikan, ikan laut, benih, biji, 
kacang-kacangan, daging, rempah-rempah, budidaya, hidroponik, hortikultura, 
sapi, ayam, burung, kambing, sawit, minyak sawit, bonsai, walet, anggrek, 
minyak atsiri, udang, kayu, lada, vanili, kopi, coklat, kacang, nilam, markisa, 
durian, lebah madu, pisang, bekicot, salak, ubi kayu, jagung, karet, eksportir 
/ importir, penjual / pembeli, waralabais (pengusaha waralaba), produsen, 
wiraswasta, petani, informasi jasa, iklan produk agribisnis, informasi lowongan 
bidang agrobisnis, forum diskusi, konsultasi, daftar alamat, informasi harga, 
pertanian, perikanan, peternakan, perkebunan, kehutanan, agroindustri, agro 
indonesia. 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/agromania/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke