Jangan ubah izin impor hewan karena tekanan

Pemerintah Indonesia tidak perlu takut pada tekanan yang dilakukan sejumlah 
negara untuk mengubah kebijakan impor ternak dan produk asal ternak Indonesia. 
"Ketika saya [menjabat] Dirjen Peternakan, itu juga dilakukan oleh negara lain. 
Saya sampai dipanggil oleh beberapa menteri. Mereka mengancam akan menolak 
ekspor produk kita kalau paha ayam mereka ditolak Indonesia," kata mantan 
Dirjen Bina Produksi Peternakan Deptan Sofyan Sudarjat di Jakarta, akhir pekan 
lalu.

Tapi, kata dia, dirinya tidak perduli. "Saat saya tidak jadi dirjen lagi, 
Indonesia tetap bebas dari penyakit mulut dan kuku [PMK]. Pemerintah seharusnya 
lebih mementingkan kepentingan jangka panjang daripada kebutuhan sesaat."  Hal 
itu dikatakannya menanggapi pernyataan Mentan Anton Apriyantono yang merasa 
ditekan oleh sejumlah negara agar Indonesia mengubah kebijakan impor ternak dan 
produk asal ternak.

Menurut menteri, jika pemerintah sampai mengizinkan masuknya ternak maupun 
daging dari negara yang belum bebas PMK risiko yang akan ditanggung terlalu 
tinggi, karena Indonesia memerlukan 100 tahun untuk bebas PMK. Sofyan 
menyatakan pelarangan impor daging dan ternak dari negara belum bebas PMK tidak 
menyalahi aturan Organisasi Perdagangan Dunia.

Pernyataan yang sama juga diungkapkan Purwanto, pelaku usaha peternakan. Jika 
pemerintah mengizinkan impor sapi dari negara belum bebas PMK, maka negara 
tersebut pasti akan meminta Indonesia untuk membebaskan komoditas lainnya masuk.

Senin, 14-AUG-2006
Oleh Martin Sihombing
Copyright © PT. Jurnalindo Aksara Grafika






REKOMENDASI MILIS:
http://groups.yahoo.com/group/hatihatilah
http://groups.yahoo.com/group/relasimania
http://groups.yahoo.com/group/ebookmaniak
http://groups.yahoo.com/group/agromania
http://groups.yahoo.com/group/katasibijak
http://groups.yahoo.com/group/mobilemaniak
http://groups.yahoo.com/group/indogitar
http://groups.yahoo.com/group/sukasukamu
http://groups.yahoo.com/group/satuXsatu

TIPS PENCARIAN DI GOOGLE:  daftar alamat pembeli agrobisnis / agribisnis, 
daftar alamat penjual dan pembeli Indonesia dan mancanegara, diskusi dan teori 
agribisnis, cara melakukan ekspor, buah-buahan, sayur-sayuran, ternak, kebun, 
taman, tanaman, tanaman obat (herbal), mesin pengolahan, mesin pertanian, 
makanan, minuman, ikan hias, hutan, pupuk, ikan, ikan laut, benih, biji, 
kacang-kacangan, daging, rempah-rempah, budidaya, hidroponik, hortikultura, 
sapi, ayam, burung, kambing, sawit, minyak sawit, bonsai, walet, anggrek, 
minyak atsiri, udang, kayu, lada, vanili, kopi, coklat, kacang, nilam, markisa, 
durian, lebah madu, pisang, bekicot, salak, ubi kayu, jagung, karet, eksportir 
/ importir, penjual / pembeli, waralabais (pengusaha waralaba), produsen, 
wiraswasta, petani, informasi jasa, iklan produk agribisnis, informasi lowongan 
bidang agrobisnis, forum diskusi, konsultasi, daftar alamat, informasi harga, 
pertanian, perikanan, peternakan, perkebunan, kehutanan, agroindustri, agro 
indonesia. 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/agromania/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke