Terima kasih Mas Hong Pin, Pendapat anda benar, berarti perbandingan induk yg saya pake sudah sesuai yaitu 1:25 soalnya yg 1:100 saya tolak (tidak saya beli). Mesin saya menggunakan bola lampu sebagai penghanga dan aluminiup sbg tempat telur menetas. Setelah saya pulang kampung ternyata penyebab utamanya adalah dari listrik PLN sewaktu saya pulang terhitung sehari 3kali mati lampu dan sebelum saya pulang katanya sebulan lebih dari 12kali. Saya jadi tanda tanya besar kapan kira2 kebutuhan listrik kita bisa tercukupi secara penuh sementara PLN belum bisa diandalkan? Ironisnya lagi justru perusahaan asing seperti tempat saya bekerja tidak pernah mati sama sekali & dpt jaminan nyala sepanjang tahun sementara kita terpuruk dinegeri sendiri? Terpaksa untuk 1bulan kedepan saya pending ujicoba tersebut sampai saya selesai membuat backup energi (ACCU + INVERTER 12V to 220V + CHARGER) setelah saya hitung2 butuh Accu minimal 80Ah untuk mampu membackup selama 24jam dengan daya 40Watt hitungan kasarnya belum saya hitung rugi dayanya + daya yg dipakai oleh rang inverter dll. Tetapi untuk jaga2 rencananya akan saya pasang Accu 100Ah agar lebih safe. Mungkin akan saya cari accu bekas yg msh bagus hehe.. biar lebih hemat. Selama ini jika mati lampu dibackup dgn lampu minyak yang mungkin unsur karbonya tinggi betul kata anda soalnya setelah saya lihat kondisi telur menghitam semua, mungkin itu salah satu peyebab kegagalan juga. Mengenai kelembaban udara belum saya ukur soalnya saya belum membeli hygrometer. Kebetulan saya juga basic Elektro dan bekerja di salah satu PMA jepang di Bekasi jd belum bisa mengawasi sepenuhnya proses penetasan krn tempat yg jauh. Btw enaknya saya panggil anda apa yah Bpk, Mas atau Koh? Hehe.. untuk lebih akrabnya.
Terima kasih Izoel ================================= MILIS PUSAT INFO & DATA LENGKAP AGROBISNIS Info dan data lengkap (alamat, nomor telp/hp, faks, email) pelaku agrobisnis (penjual, pembeli, produsen, supplier, mediator, eksporter, importer) di bidang Agrobisnis (pertanian, perikanan, peternakan, perkebunan, pertamanan, kehutanan, agroindustri) bisa Anda dapatkan di milis: http://www.infoabc.co.cc .Untuk menjadi anggota milis, Anda harus terdaftar dulu sebagai anggota ABC (Agromania Business Club) dengan mengisi formulir di: http://www.formulirabc.co.cc ================================= Hong Pin wrote: > Selamat siang, > > > > > salam kenal juga mas Izoel > > Menjawab email mas Izoel. > > Apa penyebab kulit telur menjadi keras? Pendapat saya kulit telur tidak > menjadi lebih keras, yang terjadi adalah embrio terlalu lemah untuk memecah > kulit telur tersebut, dugaan saya hal ini dikarenakan embrio terjepit oleh > selaput membran telur karena telur terlalu cepat kering(kelembaban ruang > penetasan terlalu rendah) bebek memerlukan tingkat kelembaban relatif yg > cukup tinggi 60 s/d 70%. Bisa juga karena kadar oksigen yg telalu kecil di > ruang penetasan mengingat mesin yg digunakan tipe still air(bener ga?) perlu > ventilasi yg baik(memang ini kesulitannya karena temperatur juga harus tetap > terjaga). > Bisa juga karena embrio mengalami mal position pada waktu menetas, (telur > masih digerakkan menjelang menetas), atau mungkin juga karena bibit yg memang > daya tetasnya lemah. > > Posisi telur, bagian tumpul di atas saya kira sudah tepat. > > Rasio jantan betina 1:100 untuk memproduksi telur tetas rasanya terlalu > kecil, jadi ada kemungkinan telur yg tidak menetas dikarenakan memang telur > yg infertil( mohon share masukkannya dari hasil penelitian telur yg tidak > menetas ) biasanya 1:25. > > > Perlu diperhatikan juga saat penetasan metabolisme telur juga menghasilkan > CO2, kandungan CO2 yg terlalu tinggi di mesin tetas juga akan meracuni embrio > sehingga gagal netas. > > Kerjaan saya, hanya sebagai karyawan bagian teknik dari perusahaan rekayasa > engineering di bidang tranportasi, tapi saya hoby di bidang agro, harapan > saya untuk bisa menyumbangkan pengetahuan di bidang teknik ini agar bisa > dimanfaatkan dalam bidang agro. > > Demikian mas Izoel, semoga membantu dan sukses ya. > > Salam > > Hong Pin > > --- On Thu, 2/5/09, [email protected] <[email protected]> wrote: > From: [email protected] <[email protected]> Subject: RE: Re: [agromania] > Mohon masukan penetasan bebek To: "Hong Pin" <[email protected]> Cc: > "[email protected]" <[email protected]> Date: Thursday, > February 5, 2009, 7:57 PM Yth Pak Hong Pin, > Terima kasih Pak atas saranya. Mesin yang saya gunakan tipe c-200 menggunakan > pemanas lampu 5watt 8butir. Realnya kondisi telur saat ini belum saya lihat > karena saat ini saya masih di Bekasi dan rencananya saya akan pulang besok ke > Banyumas karena penasaran dan ingin saya analisa. Memang ada masalah dengan > listrik PLN di Banyumas sekarang karena giliran pemadaman sebulan lebih dari > 10kali mati lampu mungkin karena itu. Rencana saya mesin akan saya modifikasi > agar ketika mati lampu mesin tetap bisa bekerja dengan normal dengan cara > memberikan back up energi. Suhu saya rasa pada waktu pertama setting kurang > merata di tiap sudut terdapat perbedaan. Yang masih sangsi adalah mengenai > suhu > ruang sebenarnya yang paling bagus untuk telur bebek itu berapa? Mesin > dioperasikan sesuai prosedur baik dari penambahan air, pembalikan telur, suhu > yang dianjurkan oleh si pembuat yaitu 37derajat Celcius. Tetapi ketika saya > baca > di Websitenya LIPI 38 sd 40derajat sementara > dari berbagai literatur pendapatnya bervariasi hal ini cukup membingungkan > saya sebenarnya suhu yang paling presisi itu berapa? Saat ini telur sudah > menetas 16butir sisanya ada yang mengkilap yg kemungkinan tidak menetas. > Apakah > setiap penetasan bebek harus dibantu memecahkan cangkang telur oleh manusia? > Sebenarnya yg membuat kulit telur tsb mengeras itu karena apa? Setiap mati > lampu > saudara saya selalu membackupnya menggunakan lampu minyak tanah, apakah > mungkin > karena asap dari lampu minyak itu yg menyebabkan telur jadi mengeras karena > ada > asap yg masuk kedalam mesin? Telus saya pasang dengan posisi ujung yang > meruncing menghadap kebawah dan yang permukaanya lebar menghadap keatas apakah > itu benar karena hal tersebut sesuai dengan petunjuk si pembuat? Kualitas > telur > saya rasa cukup bagus sangat besar2 dengan perbandingan induk 1jantan 25betina > menurut para peternak bebek sudah cukup bagus. Ketika saya tanya langsung ke > mereka ada yang menggunakan > perbandingan 1jantan 100betina sehari menghasilkan telur 60butir. Hebat itu > si > bebek berpoligami dengan kemampuan supper strong hehe... > Kalau boleh tau Bapak bergerak dibidang apa? > Terima kasih, > Salam kenal & salam sukses > Zulkifli > Hong Pin wrote: >> Yth. Mas. Izoel, >> Saya bukan ahlinya, tapi hoby saja. Untuk penetasan telur biasanya yang > perlu diperhatikan adalah kerataan suhu dan kelembaban namun ternyata tidak > hanya itu, ada dua lagi yaitu kadar oksigen dan pergerakan telur. Kadar > oksigen > akan sangat berpengaruh terutama di jenis still air incubator, (yg mas Izoel > gunakan type apa mesin penetasnya?) , pengaturan ventilasi akan sangat penting > untuk jenis incubator ini. Sedangkan pergerakan telur tidak semata-mata agar > temperatur telur homogen tetapi utamanya agar embrio tidak berkembang pada > hanya satu sisi telur saja. >> Begitu mas Izoel info dari saya semoga bermanfaat. Bagaimana kondisi dari > telur yg belum menetas tsb, apakah sudah berisi embrio kemudian mati atau > tidak > ada embrionya? keadaan membran telur(lapisan dibawah kulit telur) nya > bagaimana? >> Salam >> ~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ >> Cara Mendaftar di Agromania Business Club (ABC) >> (1) Buka: http://www.formulir abc.co.cc >> (2) Isi data Anda dengan lengkap dan benar >> (3) Tekan tombol Submit Form. Tunggu sebentar >> (4) Klik Continue. Anda akan langsung terdaftar >> (5) Tunggu berita dari pengelola. >> AGROMANIA (online & terpercaya sejak 1 Agustus 2000) >> INFO: 0 8 1 1 1 8 5 9 2 9 (SMS ONLY) >> ~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ >> --- On Tue, 2/3/09, izoel kifli < izoel...@yahoo.. com > wrote: >> From: izoel kifli < izoel...@yahoo. com > >> Subject: [agromania] Mohon masukan penetasan bebek >> To: " agroma...@yahoogrou ps.com " < agroma...@yahoogrou > ps.com > >> Date: Tuesday, February 3, 2009, 11:56 PM >> Dear Moderator & All member, >> Saudara saya sedang ujicoba mesin penetas telur. Mohon masukan dari > rekan-rekan ahli, suhu penetasan & kelembabannya yang paling tepat untuk > telur bebek berapa? Soalnya ujicoba sengaja mesin diisi telur penuh supaya tau > dititik2 mana yang gagal & agar bisa dianalisa, jumlah total 145butir. Hari > ini memasuki hari ke 28 tetapi baru menetas 7ekor. Yang menetas pertama tidak > kuat nembus kulit telur padahal sudah kedengaran bunyinya tetapi dibiarkan > karena dikira mampu untuk keluar akhirnya mati & ada beberapa telur yang > harus dibantu dipecahkan kulit telurnya supaya berhasil keluar. Metode > penetasan > sudah dilakukan sesuai buku petunjuk dari si pembuat mesin tetapi hasilnya > belum > begitu kelihatan. Mohon saran-sarannya dari rekan-rekan ahli? >> Terima kasih, >> Zulkifli >> ************ ********* ********* ********* ********* ****** >> AGROMANIA bersikap terbuka untuk usulan, masukan, dan >> ajakan kerjasama dalam bisnis yg sifatnya riil. Kirim >> proporsal atau business plan/rencana usaha Anda untuk >> kami pertimbangkan ke salah satu alamat berikut: >> EMAIL: infoki...@yahoo. co.id. >> SMS: 0.8.1.1.1.8. 5.9.2.9 >> FAX: (0.2.1)7.1.9. 9..6.6.0 >> INFO: http://www.agromani a.co.cc >> ************ ********* ********* ********* ********* ****** >> [Non-text portions of this message have been removed] >>

