Medan, 17 Maret 2009
Kepada bapak Prabowo Subianto
(calon tokoh pembaharuan RI)
di -
       T e m p a t,
 
 
Luar biasa pak.............., saya tak menduga ternyata bapak punya 8 program 
yang luar biasa bagusnya, kita harus tetap yakin rencana-rencana tersebut dapat 
diaplikasikan untuk negeri ini. Apalagi pada point ke 6 - Kemandirian Energi 
yang sangat mendukung program pemerintah untuk menggalakkan bahan bakar Nabati 
sebagai salah satu energi Alternatif yang masuk akal untuk kita laksanakan.
Selama ini kita memang lemah untuk mencari dan mewujudkan energi-energi 
terbarukan, negara kita kaya tapi kita malas untuk berubah....
Selamat pak kami dukung terus....
 
Wassalam
Horas Bah......., maju terus pantang Mundur.
 
Said Nizam Luthfi

***************************************************
FREE DOWNLOAD!
Direktori Pengusaha Agrobisnis Indonesia (ABC)
Silahkan download di: http://www.direktoriabc.co.cc
***************************************************



--- Pada Rab, 11/3/09, Prabowo Subianto <[email protected]> menulis:


Dari: Prabowo Subianto <[email protected]>
Topik: [agromania] Mohon Mengkritisi 8 Program (Khususnya Prgram Pertanian)
Kepada: [email protected]
Tanggal: Rabu, 11 Maret, 2009, 4:03 PM






Saudara-Saudara  Agromania  yang saya banggakan,
 
Jika mendapatkan lampu hijau dari Saudara Moderator, saya ingin mempost-kan 
8 program yang saya tawarkan dan mulai iklankan hari ini.  Mengingat Saudara 
semua di sini tajam wawasan, dalam,  mengritisi usulan program ini. Saya ingin 
mendengar komentar-komentar Saudara di sini.
 
Jika tak keberatan juga di-CC-kan di: tinyurl.com/ prabowo, di forum diskusi 
akan sangat bermanfaat.
 
 
Membangun Kembali Indonesia Raya
8 Program Aksi Untuk Kemakmuran Rakyat

1. Menjadwalkan kembali pembayaran utang luar negeri

- Mengalihkan dana pembayaran utang luar negeri sebagai modal untuk membiayai 
program pendidikan, kesehatan, pangan dan energi, yang murah serta ramah 
lingkungan.

2. Menyelamatkan kekayaan negara untuk menghilangkan kemiskinan.

- Menjadikan BUMN sebagai lokomotif dan ujung tombak kebangkitan ekonomi.
- Menghentikan penjualan aset negara yang strategis atau yang menguasai hajat 
hidup orang banyak.
- Meninjau kembali semua kontrak pemerintah yang merugikan kepentingan nasional.
- Mewajibkan eksportir nasional yang menikmati fasilitas kredit dari negara 
untuk menyimpang dana hasil ekspornya di bank dalam negeri.
- Membangun industri pengolahan untuk memperoleh nilai tambah.

3. Melaksanakan ekonomi kerakyatan

- Mencetak 2 juta Ha lahan baru untuk meningkatkan produksi beras, jagung, 
kedelai, tebu yang dapat memperkerjakan 12 juta orang.
- Mencetak 4 juta Ha lahan untuk aren (bahan baku bio etanol) yang dapat 
mempekerjakan 24 juta orang.
- Membangun pabrik pupuk ureak dan NPK dengan total kapasitas 4 juta ton.
- Memperbesar permodalan lembaga keuangan mikro untuk menyalurkan kredit bagi 
rakyat kecil.
- Membangun sarana transportasi massal.
- Modernisasi pasar tradisional untuk pedagang kecil.
- Meningkatkan pendapatan per kapita dari USD 2.000 menuju USD 4.000

4. Delapan program desa

- Listrik desa.
- Bank dan lembaga keuangan desa.
- Koperasi desa, lumbung desa, pasar desa.
- Air bersih desa.
- Klinik desa.
- Pendidikan desa.
- Infrastruktur pedesaan dan daerah pesisir.
- Rumah sehat pedesaan.

5. Memperkuat sektor usaha kecil

- Prioritas penyaluran kredit perbankan kepada petani, nelayan dan pedagang 
kecil.
- Melarang penyaluran kredit bank pemerintah untuk pembangunan perumahan dan 
apartemen mewah, mall, serta proyek-proyek mewah lainnya.
- Melindungi pedagang pasar tradisional dengan melarang pembangunan pasar 
swalayan berskala besar yang tidak sesuai undang-undang.
- Melindungi dan memperjuangkan hak-hak buruh migran (TKI).

6. Kemandirian energi

- Membangun pembangkit listrik tenaga panas bumi dan air (10.000 MW).
- Menyediakan sumber energi dengan mendirikan kilang-kilang minyal, pabrik bio 
etanol dan pabrik DME (pengganti LPG).
- Membuka 2 juta hingga 4 juta Ha hutan aren - dengan sistim tanam tumpangsari 
- untuk produksi bahan bakar etanol, sebagai pengganti BBM impor. Pembukaan 
lahan ini akan menjadikan Indonesia sebagai negara pengekspor bahan bakar 
nabati setelah 7 tahun masa tanam (4 juta Ha hutan aren menghasilkan sekitar 56 
juta mt etanol/tahun) .

7. Pendidikan dan kesehatan

- Mencabut undang-undang bahan hukum pendidikan.
- Pencabut pajak buku pelajaran dan menghentikan model penggantian buku 
pelajaran setiap tahun.
- Melaksanakan kembali program KB (Keluarga Berencana).
- Meningkatkan peran PKK, Posyandu dan Puskesmas.
- Menempatkan sarjana dan dokter baru melalui program pemerintah terutama di 
kantong-kantong kemiskinan.
- Menggerakkan revolusi putih dengan menyediakan susu untuk anak-anak miskin.

8. Menjaga kelestarian alam dan lingkungan hidup

- Melakukan penghijauan kembali 59 juta Ha hutan yang rusak serta konservasi 
aneka ragam hayati dan hutan lindung.
- Mengamankan dan merehabilitasi daerah aliran sungai.
- Mencegah dan menindak tegas pelaku pencemaran lingkungan.
- Melindungi flora dan fauna sebagai bagian dari aset bangsa.

Haluan baru. Pemimpin baru. Terobosan baru.

 
Terima kasih saya,

 
Prabowo Subianto
Ketua Dewan Pembina
Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra)

[Non-text portions of this message have been removed]

















      Berselancar lebih cepat dan lebih cerdas dengan Firefox 3
http://downloads.yahoo.com/id/firefox/

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke