Thanks Mas Adi; Kalau begitu bisa disimpulkan, proses pengeringan bertahap (seperti pengasapan) tetap diperlukan untuk pengawetan. Jadi asap cair "an sich" tidak bisa dipakai sbg pengawet (pengganti formalin). Dengan peluang bisnis mengawetkan cabe segar dgn merendam pakai asap cair, jadi sirna deh, karena pengeringan tetap diperlukan. Perlu dicatat bahwa proses pengeringan merupakan salah satu metode pengawetan makanan, dengan demikian tanpa asap cair pun kita bisa mengawetkan makanan tsb. Kesimpulannya: asap cair sejauh ini hanya untuk penyedap rasa. Kebutuhannya pun sedikit sekali, cuma beberapa cc asap cair dilarutkan ke 1 liter air, lalu dituangkan beberapa tetes ke makanan tsb.
Proses pengasapan berbeda dengan merendam dgn asap cair. Dan proses pengasapan tidak bisa digantikan dengan merendam bahan makanan dgn asap cair. ================================== ***** U N D A N G A N ***** Temu Pelaku Bisnis Tanaman dan Produk Herbal (Jamu, Madu, Obat2an, dll). Jakarta, 15 Agustus 2010. Daftar segera di: http://acaramania.blogspot.com ================================== *************************************** Sudahkah Anda mengisi data bisnis Anda Sebagai syarat keanggotaan Anda di milis ini? Jika belum, silahkan isi di http://tiny.cc/relasi *************************************** ________________________________ From: adi sampurno <[email protected]> To: [email protected] Sent: Mon, July 19, 2010 10:40:25 AM Subject: Fw: 08 - Re: [agromania] Penggunaan Liquid smoke-Asap cair Mas Syafrinal, Penggunaan asap cair pada bandeng/ikan asap tentunya dibarengi dengan proses pengeringan (setelah direndam dalam larutan asap cair), biasanya dalam pengering kabinet; selain untuk pengawetan juga agar citarasa dan penampakan lebih menarik. Sedangkan untuk telur asin asap, tujuan utamanya bukan pada pengawetannya (karena pengasinan telur sudah merupakan pengawetan), tetapi pada citarasa dan penampakan, jadi lebih kearah diversifikasi telur asin. Trim's Adi-BKPA USM

