Ketika saya buka web Republika spt berikut 
: 
http://www.republika.co.id/berita/breaking-news/kesehatan/10/08/16/130473-astaghfirullah-angka-penderita-kanker-tertinggi-kini-bergeser-ke-negara-berkembang
 , saya kembali teringat akan teknologi transgenik. Terapan teknologi pangan 
ini 
adalah salah satu hal yang memicu tumbuhnya kanker pada tubuh manusia.

Salah satu contoh teknologi transgenik adalah yang ditulis di majalah trubus 
edisi 489 Agustus 2010 pada halaman 62. Bagus sih hasilnya. Nematoda dibuat 
tidak berdaya. Namun efeknya memicu kanker pada tubuh manusia. Makanya di 
negara 
maju tanaman hasil transgenik dilarang. Di negara berkembang, tidak terkecuali 
di Indonesia, bibit-bibit "hebat" seperti ini malah dicari-cari. Mengerikan.

Sepanjang saya mengikuti mailist ini, banyak rekan-rekan yang mencari bibit spt 
kedele yang bagus dll. Saya khawatir bibit yang dicari tersebut adalah hasil 
transgenik. Hmmm Indonesia bisa saja jadi sarang penyakit kanker.

Armen

******************************************
PELATIHAN EKSPOR AGROBISNIS
Agromania dan PPEI Kementrian Perdagangan
TEMPAT TERBATAS! Jangan lewatkan!
Segera Daftar di http://tiny.cc/acaramania
******************************************
GABUNG DI MILIS: http://tiny.cc/milis

Kirim email ke