Sebuah lagi berita KDRT yang mengakibatkan anak balita laki2 umur 10 bulan meninggal dengan kondisi tubuh banyak lebam seperti diperut dan pergelangan kaki tangan seperti bekas ikatan tali rapia.
Terjadinya tidak diketahui kapan mulai penganiyaan tsb,dan baru diketahui tetangga tadi pagi sekita jam 6.30 setelah kedatangan petugas Polisi kerumah tsb untuk pemeriksaan TKP. Menurut cerita Polisi, dia mendapatkan laporan dari Rumah Sakit Katolik RKZ Surabaya ada balita meninggal dengan kondisi mencurigakan dibawa oleh orang tuanya tadi dini hari.meninggal sekitar jam 13.30 dalam perjalan kerumah sakit,pihak Rumkit langsung menghubungi kepolisian. Karena tempat kejadian berdekatan dengan saya,maka kita/warga sebagian besar keluar untuk mengetahui,dari tetangga dekat sebelah menyebelah dan seberangnya,selama ini pasangan suami isteri tsb tidak pernah kedengaran bertengkar dan sedikit agak tertutup karena jarang kelihatan didepan rumah atau bergaul dengan tetangga. Diketahui balita yang meninggal tsb bukan anak kandung sendiri tetapi balita yang dititipkan saudara dari pihak laki2 (keponakan) tersangka. Wah masih ada juga manusia seperti musang berbulu domba dalam jaman kemajuan sekarang ini, aku piker mungkin pasangan tsb berpikir wah sekarang jaman mutachir gampang kok bikin lagi. Mudah-mudahan hal KDRT terhadap anak balita dalam waktu mendatang segera berachir.

