--- On Thu, 7/15/10, magdalena tanujaya <[email protected]> wrote:


From: magdalena tanujaya <[email protected]>
Subject: Fw: Kamis, 15 Juli 2010 URUSAN DENGAN TUHAN
To: "Hinanto Adiwidya" <[email protected]>, "Andy Adiwidya" 
<[email protected]>
Received: Thursday, July 15, 2010, 9:46 AM










----- Forwarded Message ----
From: Salmon Nanlohy <[email protected]>
To: SalmonLanny Nanlohy <[email protected]>
Sent: Thu, July 15, 2010 8:29:52 AM
Subject: Kamis, 15 Juli 2010 URUSAN DENGAN TUHAN





Tanggal: Kamis, 15 Juli 2010
Bacaan: Markus 3:13-19; 1 Korintus 4:9-13
Setahun: Mazmur 13-15; Kisah Para Rasul 19:21-41
Nats: Tuhanlah yang menghakimi aku (1 Korintus 4:4)

Judul:

                          URUSAN DENGAN TUHAN

   Ibu Teresa pernah berujar, "Banyak orang menjengkelkan dan
   mementingkan diri sendiri. Walau begitu, ampunilah mereka. Jika Anda
   berbuat baik, orang bisa curiga. Walau begitu, tetaplah berbuat
   baik. Jika Anda jujur, orang akan mencurangi Anda. Walau begitu,
   tetaplah jujur. Kebaikan Anda hari ini mungkin sudah terlupakan
   besok pagi. Walau begitu, teruslah berbuat baik. Sebab segala
   sesuatu merupakan urusan Anda dengan Allah. Bukan dengan manusia.
   Maka, berikan selalu yang terbaik."

   Di antara murid Yesus, ada yang bernama Yakobus anak Alfeus, yang
   pendiam. Bahkan, Alkitab tidak mencatat apa pun yang ia katakan.
   Akan tetapi, sebagai rasul Tuhan ia juga memberitakan Injil (ayat
   14), dan itu bukan karya yang mudah. Paulus menjelaskan bahwa
   seorang rasul "melakukan pekerjaan tangan yang berat" (1 Korintus
   4:12). Bahkan, bisa mendapat tanggapan yang tak pantas (ayat 12,13).
   Walau begitu, para rasul tak membalas setiap perlakuan tak nyaman
   dengan perbuatan setara, melainkan sebaliknya, yang positif. Dan
   atas tugas berat itu, Yakobus anak Alfeus pun setia melakukannya
   hingga akhir.

   Kita pun perlu hidup mengasihi Tuhan dan bekerja bagi-Nya tanpa
   harus mementingkan penghargaan manusia. Bisa saja kesetiaan hidup
   atau pelayanan kita tak diperhatikan, dihargai, apalagi diingat
   orang. Bahkan, kadang perbuatan baik dan pelayanan kita bisa
   disalahmengerti atau mendapat tanggapan yang tidak baik. Walau
   begitu, biarlah kita tetap setia. Sebab melakukan yang baik setiap
   kali merupakan urusan kita untuk memenuhi tujuan yang Tuhan tetapkan
   bagi hidup kita. Jadi, berikan selalu yang terbaik —-AW

                TAK PENTING ORANG TAHU APA YANG KITA LAKUKAN
           YANG PENTING TUHAN SENANG DENGAN APA YANG KITA LAYANKAN



Kirim email ke