--- On Mon, 7/26/10, Bambang Soewito <[email protected]> wrote:


From: Bambang Soewito <[email protected]>
Subject: FW: [SSK] You are special
To: "Abel Malonda" <[email protected]>, "Adam Maliawan" 
<[email protected]>, "Aubrey chen" <[email protected]>, "Budi Wong" 
<[email protected]>, "Eddy Suyanto" <[email protected]>, "Hendra 
Widjaya" <[email protected]>, "Hinanto adiwidya" 
<[email protected]>, "Joey Minarto" <[email protected]>, "Lanny Oka" 
<[email protected]>, "Linda Johanes" <[email protected]>, "mulia 
iskandar" <[email protected]>
Received: Monday, July 26, 2010, 1:43 PM






  




Fwd: Renungan...



Have a great day. GOD bless you!

Diambil dari sebuah kisah nyata di Amerika Serikat, dan sebuah kisah nyata 
dalam kehidupan kita. 
  Love suffers long and is kind; love does not envy; love does not parade 
itself, is not puffed up; does not behave rudely, does not seek its own, is not 
provoked, thinks no evil; does not rejoice in iniquity, but rejoices in the 
truth; bears all things, believes all things, hopes all things, endures all 
things.1 Corinthians 13:4-7 (NKJV)
Adalah seorang muda yang taat berdoa yang masih berpacaran dengan seorang gadis 
muda juga yang baik hati.Kedua orang ini adalah dua konglomerat kaya. 
Sebelumnya merekapun selalu berdoa, "Tuhan berikanlah aku pasangan yang menurut 
Engkau terbaik.."Setelah mereka menikah, keadaan berubah. Maksudnya, doanya 
berubah menjadi, "Tuhan, berikanlah kami anak yang terbaik buat kami." Tetapi 
setelah 7 tahun mereka menikah, mereka tidak mempunyai anak.
Setelah mereka berdoa dan berdoa, akhirnya mereka mempunyai anak. Dan keadaan, 
maksudnya doa mereka berubah lagi, "Tuhan, biarlah anak ini menjadi anak yang 
terbaik bagi kami." Dan benar, setelah 9 bulan istrinya mengandung, lalu 
lahirlah seorang anak bagi mereka. "Anak laki-laki pak," kata dokternya. Sang 
ayah langsung melonjak kegirangan.
Tetapi setelah 3 hari, sang dokter memanggil si ayah ke rumah sakit. Lalu si 
dokter berkata, "Pak, dengan berat hati saya harus menyampaikan kabar buruk 
kepada anda." Si ayah membalas, "Kabar apapun, saya siap menerimanya, pak 
dokter. Saya siap menghadapi yang terburuk" "Dan hal yang buruk itu adalah, 
bahwa putra anda tidak akan bertumbuh dengan normal seperti anak-anak yang 
lain," jelas si dokter. "Apa maksud bapak," si ayah bertanya. Dokter 
melanjutkan, "Putra anda menderita sesuatu kecacatan yang tidak dapat 
disembuhkan. Yaitu cacat mental yang serius." Sang ayah lalu menitikan air mata 
dan berkata sambil berdoa, "Tuhan, apapun yang Engkau berikan kepadaku, aku 
tahu semuanya baik dan Engkau tidak pernah mencelakakan anak-anakMu. "
            But above all these things put on love, which is the bond of 
perfection. Colossians 3:14 (NKJV)
Sejak itu, kedua orang tua itu membeli ranjang bayi khusus anak mereka dan 
ditaruh di samping ranjang mereka berdua.Mereka selalu kesulitan untuk mengurus 
anak mereka tersebut, tetapi mereka menanggung semuanya itu.Beranjak keluar 
dari umur batita, mereka membuatkan kamar khusus untuk anak mereka tersebut.
Anak itu menjadi anak yang sangat istimewa dan menjadi anak mereka 
satu-satunya. Mereka memberikannya segala yang dia mau dan dia perlukan.Mainan 
macam-macam, komputer, boneka, dan lain-lain. Dan jika si ayah selesai pulang 
kerja, ia selalu mengajak si anak bermain. Dengan mainan yang ada atau jika 
ayahnya membawa mainan yang baru untuk anaknya.
Setiap ayahnya pergi keluar misalkan untuk berpesta dengan rekan kerjanya atau 
teman-temannya yang sedang berbahagia, ia selalu membawa serta istri dan 
anaknya. Dan di depan rekan-rekan kerjanya atau teman-temannya, ia selalu 
membanggakan anaknya. "Woi anak gw nih ganteng kan ?" Selalu ia mengatakan 
demikian, karena ia tahu, anaknya ini adalah anugerah Allah yang terbesar dalam 
dirinya. Dan ia sangat mengasihi anak ini, karena ini anaknya. Meskipun dia 
cacat.
Tetapi setelah anak itu bertumbuh makin dewasa, kecacatannya semakin kelihatan. 
Kemampuan komunikasinya kurang, jika terjemur matahari sebentar mulutnya akan 
keluar busa, dan jika sedang berbicara kadang air liurnya menetes. Tetapi 
meskipun begitu, kedua orang tua tetap sangat sangat menyayangi anak mereka 
yang cacat itu.
Suatu hari, pagi-pagi sekali anak cacat ini sudah bangun, sekitar pukul 4.30. 
Dalam pikirannya, "Hari ini, aku pengen buat sarapan yang speeeeeesial buat 
papa." Setelah doa pagi, ia pergi menuju dapur. Ia mengambil potong roti, lalu 
menaruhnya dalam oven, dan menyetel waktunya sampai 10 menit.Tentu saja 
hasilnya gosong.Setelah bunyi "ting", maka anak cacat itu menaruhnya di atas 
sebuah piring. Lalu ia mengoleskan selai kacang keju yang (amat) sangat banyak, 
sambil berpikir, "Harus kasih yang baaaaanyak buat papa, biar ueeeeenak 
rasanya".
Setelah itu, ia berlari ke kulkas, karena ayam sudah mulai berkokok, lalu 
mengambil sebutir telur. Dan lalu memanaskan panci di atas kompor, lalu 
memecahkan telur tersebut dan menuangkan isinya ke dalam panci tersebut, dan 
langsung menaruhnya di atas piring yang lain, sambil berpikir, "Kalo aku 
buatnya cepet, pasti papa seneng, karena gak perlu nunggu lama." Dan lalu ia 
bergegas mengambil cangkir, dan mengambil toples kopi bubuk. Jika kita hanya 
membutuhkan 2 sendok teh, anak cacat ini memakai 5 sendok teh kopi bubuk, 
sambil berpikir, "Kalau 2 sendok teh saja sudah harum, apalagi 5, pasti papa 
suka." Jadilah kopi yang terasa seperti kopi tua itu.
Lalu si anak cacat ini mengambil nampan, lalu dengan hati-hati tanpa 
menimbulkan bunyi macam-macam, menaruh semua piring yang di atasnya ada roti 
gosong dan telur mentah dan cangkir kopi tua tersebut, dan menuju kamar 
ayahnya. Lalu ia membangunkan ayahnya, dan lalu berkata begini, "Papa, bangun 
dong, aku udah buat sarapan yang spesiaaaaaaaal buat papa." Lalu ayahnya bangun 
dan melihat dan menghirup aroma "sedap" dari roti gosong, telur mentah dan kopi 
tua tersebut. "Wah pasti enak nih."
Sebelum si ayah melipat tangannya untuk berdoa, si anak berkata, "Pa, kali ini 
aku doain makanan ini buat papa ya, ' kan biasanya papa yang doain. OK ya 
papa?" Sebelum ayahnya sempat mengangguk, si anak cacat ini sudah melanjutkan, 
"Papa ikutin ya: Tuhan Yesus, terima kasih, atas makanan ini, yang telah Tuhan 
sediakan. Terima kasih Tuhan, amin." Lalu ayahnya mecoba roti gosong tersebut, 
dan setelah ayahnya mengunyah gigitan pertama, si anak cacat dengan polosnya 
bertanya, "Enak kan pa?" "Iya, enaaaak sekali," lalu melanjutkan makan. Setelah 
roti tersebut habis, ia memakan telur mentah tersebut. Dan si anak bertanya, 
"Telurnya enak kan pa? Aku yang masak semuanya loooo." Si ayah berkata, "Wah 
kamu yang masak? Enak sekali nak." Lalu si ayah melanjutkan memakan telur 
mentah tersebut. Setelah semua makanan habis, ia mecoba kopi tua itu. Si anak 
bertanya lagi, "Harum dan enak kan pa?" Si ayah tanpa expresi mual apapun, 
membalasnya, "Pahit, tapi papa suka
 sekali.." Dan dengan lugunya si anak menjawab, "Ya iya dong papa, kopi kan 
pahit," karena ia mengira ayahnya sedang bercanda.
Setelah semuanya habis, si ayah membelai kepala anaknya dan berkata "Ray, kamu 
tau nggak" "Nggak paa," potong si anak cacat tersebut. Lalu si ayah 
melanjutkan, "Kalau semua masakan kamu, enaaaaak sekali." Lalu si anak 
menjawab, "Iya dong pa, kan aku yang masakin, spesiaaaaaal buat papa." Lalu si 
ayah berkata lagi, "Kamu tahu nggak kenapa papa senang hari ini?" Si anak 
sambil menggelengkan kepala, "Nggak tau pa." "Karena hari ini kamu dah buat 
sarapan yang, spesiaaaaal buat papa." Lalu si ayah melanjutkan, "Ray, kamu tahu 
gak kenapa papa sayaaaaaaang sekali sama kamu?" Lalu dengan lugunya anak cacat 
ini menjawab, "Nggak tahu pa." "Karena kamu anak papa yang udah bikin papa, 
seneeeeeeeeeeeng banget." "Raymond juga, sayaaaaaaaaaang banget sama papa." 
Lalu sambil menitikan air mata, ia memeluk anaknya yang cacat itu, dan berkata 
kepada anaknya, "Terima kasih ya nak, karena telah memasakan sarapan roti, 
telur, dan kopi ini buat papa. Semuanya terasa, enaaaaak
 sekali.." Lalu si anak menjawab, "Sama-sama papaah." Dan si ayah lalu berdoa 
dalam hatinya, "Tuhan terima kasih, karena Engkau sudah memberikan anak yang 
sangat sayang padaku"
Anda tahu, siapakah anak cacat dan ayah tersebut?
Kamulah, yang sedang membaca adalah anak yang cacat tersebut. Seperti anak 
cacat itu memberikan kepada ayahnya, roti gosong, telur mentah dan kopi tua, 
juga kita, memberikan apa yang tidak sempurna dari kita untuk Tuhan. Roti 
gosong, telur mentah dan kopi tua, yang merupakan apa yang tidak sempurna dari 
kita misalnya, pujian, dan kehidupan kita, Tuhan terima semuanya dengan senang 
hati, karena Tuhan tahu, bahwa kita melakukannya dengan segenap hati kita yang 
tertuju pada Bapa di sorga, dan kita ingin melakukan yang terbaik untuk Bapa 
kita di sorga.
Ingat ini: Bapamu di sorga menyayangimu, apa adamu, apa yang ada padamu, apapun 
yang engkau berikan dengan segenap hatimu, merupakan sebuah persembahan yang 
harum. Karena Bapamu mengasihi kamu, sampai-sampai Ia sendiri mengirimkan 
Anak-Nya untuk turun ke dunia, untuk menebus dan mematahkan segala kutuk atas 
diri kita, dan untuk membayar lunas segala hutang dosa kita dan menebus dosa 
kita dari maut.
Ingat : Bapamu di sorga mengasihimu.
You are all fair, my love, and there is no spot in you. Song of Solomon 4:7 
(NKJV)
  

Edit by : Mich

- 










#yiv75106810 .yiv75106810ExternalClass #yiv75106810ecxygrp-mkp
{border:1px solid #d8d8d8;font-family:Arial;padding:0 10px;}
#yiv75106810 .yiv75106810ExternalClass #yiv75106810ecxygrp-mkp hr
{border:1px solid #d8d8d8;}
#yiv75106810 .yiv75106810ExternalClass #yiv75106810ecxygrp-mkp #yiv75106810ecxhd
{color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;}
#yiv75106810 .yiv75106810ExternalClass #yiv75106810ecxygrp-mkp 
#yiv75106810ecxads
{margin-bottom:10px;}
#yiv75106810 .yiv75106810ExternalClass #yiv75106810ecxygrp-mkp .yiv75106810ecxad
{padding:0 0;}
#yiv75106810 .yiv75106810ExternalClass #yiv75106810ecxygrp-mkp 
.yiv75106810ecxad a
{color:#0000ff;text-decoration:none;}
#yiv75106810 .yiv75106810ExternalClass #yiv75106810ecxygrp-sponsor 
#yiv75106810ecxygrp-lc
{font-family:Arial;}
#yiv75106810 .yiv75106810ExternalClass #yiv75106810ecxygrp-sponsor 
#yiv75106810ecxygrp-lc #yiv75106810ecxhd
{font-weight:700;font-size:78%;line-height:122%;}
#yiv75106810 .yiv75106810ExternalClass #yiv75106810ecxygrp-sponsor 
#yiv75106810ecxygrp-lc .yiv75106810ecxad
{margin-bottom:10px;padding:0 0;}
#yiv75106810 .yiv75106810ExternalClass a
{color:#1e66ae;}
#yiv75106810 .yiv75106810ExternalClass #yiv75106810ecxactions
{font-family:Verdana;font-size:11px;padding:10px 0;}
#yiv75106810 .yiv75106810ExternalClass #yiv75106810ecxactivity
{background-color:#e0ecee;float:left;font-family:Verdana;font-size:10px;padding:10px;}
#yiv75106810 .yiv75106810ExternalClass #yiv75106810ecxactivity span
{font-weight:700;}
#yiv75106810 .yiv75106810ExternalClass #yiv75106810ecxactivity span a
{color:#5085b6;text-decoration:none;}
#yiv75106810 .yiv75106810ExternalClass #yiv75106810ecxactivity span span
{color:#ff7900;}
#yiv75106810 .yiv75106810ExternalClass #yiv75106810ecxactivity span 
.yiv75106810ecxunderline
{text-decoration:underline;}
#yiv75106810 .yiv75106810ExternalClass .yiv75106810ecxattach
{clear:both;display:table;font-family:Arial;font-size:12px;padding:10px 
0;width:400px;}
#yiv75106810 .yiv75106810ExternalClass .yiv75106810ecxattach div a
{text-decoration:none;}
#yiv75106810 .yiv75106810ExternalClass .yiv75106810ecxattach img
{border:none;padding-right:5px;}
#yiv75106810 .yiv75106810ExternalClass .yiv75106810ecxattach label
{display:block;margin-bottom:5px;}
#yiv75106810 .yiv75106810ExternalClass .yiv75106810ecxattach label a
{text-decoration:none;}
#yiv75106810 .yiv75106810ExternalClass blockquote
{}
#yiv75106810 .yiv75106810ExternalClass .yiv75106810ecxbold
{font-family:Arial;font-size:13px;font-weight:700;}
#yiv75106810 .yiv75106810ExternalClass .yiv75106810ecxbold a
{text-decoration:none;}
#yiv75106810 .yiv75106810ExternalClass dd.yiv75106810ecxlast p a
{font-family:Verdana;font-weight:700;}
#yiv75106810 .yiv75106810ExternalClass dd.yiv75106810ecxlast p span
{margin-right:10px;font-family:Verdana;font-weight:700;}
#yiv75106810 .yiv75106810ExternalClass dd.yiv75106810ecxlast p 
span.yiv75106810ecxyshortcuts
{margin-right:0;}
#yiv75106810 .yiv75106810ExternalClass div.yiv75106810ecxattach-table div div a
{text-decoration:none;}
#yiv75106810 .yiv75106810ExternalClass div.yiv75106810ecxattach-table
{width:400px;}
#yiv75106810 .yiv75106810ExternalClass div.yiv75106810ecxfile-title a, 
#yiv75106810 .yiv75106810ExternalClass div.yiv75106810ecxfile-title a:active, 
#yiv75106810 .yiv75106810ExternalClass div.yiv75106810ecxfile-title a:hover, 
#yiv75106810 .yiv75106810ExternalClass div.yiv75106810ecxfile-title a:visited
{text-decoration:none;}
#yiv75106810 .yiv75106810ExternalClass div.yiv75106810ecxphoto-title a, 
#yiv75106810 .yiv75106810ExternalClass div.yiv75106810ecxphoto-title a:active, 
#yiv75106810 .yiv75106810ExternalClass div.yiv75106810ecxphoto-title a:hover, 
#yiv75106810 .yiv75106810ExternalClass div.yiv75106810ecxphoto-title a:visited
{text-decoration:none;}
#yiv75106810 .yiv75106810ExternalClass ecxdiv#yiv75106810ygrp-mlmsg 
#yiv75106810ecxygrp-msg p a span.yiv75106810ecxyshortcuts
{font-family:Verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}
#yiv75106810 .yiv75106810ExternalClass .yiv75106810ecxgreen
{color:#628c2a;}
#yiv75106810 .yiv75106810ExternalClass .yiv75106810ecxMsoNormal
{}
#yiv75106810 .yiv75106810ExternalClass ecxo
{font-size:0;}
#yiv75106810 .yiv75106810ExternalClass #yiv75106810ecxphotos div
{float:left;width:72px;}
#yiv75106810 .yiv75106810ExternalClass #yiv75106810ecxphotos div div
{border:1px solid #666666;height:62px;overflow:hidden;width:62px;}
#yiv75106810 .yiv75106810ExternalClass #yiv75106810ecxphotos div label
{color:#666666;font-size:10px;overflow:hidden;text-align:center;white-space:nowrap;width:64px;}
#yiv75106810 .yiv75106810ExternalClass #yiv75106810ecxreco-category
{font-size:77%;}
#yiv75106810 .yiv75106810ExternalClass #yiv75106810ecxreco-desc
{font-size:77%;}
#yiv75106810 .yiv75106810ExternalClass .yiv75106810ecxreplbq
{}
#yiv75106810 .yiv75106810ExternalClass #yiv75106810ecxygrp-mlmsg
{font-size:13px;font-family:Arial, helvetica, clean, sans-serif;}
#yiv75106810 .yiv75106810ExternalClass #yiv75106810ecxygrp-mlmsg table
{font-size:inherit;font:100%;}
#yiv75106810 .yiv75106810ExternalClass #yiv75106810ecxygrp-mlmsg select, 
#yiv75106810 .yiv75106810ExternalClass input, #yiv75106810 
.yiv75106810ExternalClass textarea
{font:99% Arial, Helvetica, clean, sans-serif;}
#yiv75106810 .yiv75106810ExternalClass #yiv75106810ecxygrp-mlmsg pre, 
#yiv75106810 .yiv75106810ExternalClass code
{font:115% monospace;}
#yiv75106810 .yiv75106810ExternalClass #yiv75106810ecxygrp-mlmsg ecx*
{line-height:1.22em;}
#yiv75106810 .yiv75106810ExternalClass #yiv75106810ecxygrp-mlmsg 
#yiv75106810ecxlogo
{padding-bottom:10px;}
#yiv75106810 .yiv75106810ExternalClass #yiv75106810ecxygrp-mlmsg a
{color:#1E66AE;}
#yiv75106810 .yiv75106810ExternalClass #yiv75106810ecxygrp-msg p a
{font-family:Verdana;}
#yiv75106810 .yiv75106810ExternalClass #yiv75106810ecxygrp-msg 
ecxp#yiv75106810attach-count span
{color:#1E66AE;font-weight:700;}
#yiv75106810 .yiv75106810ExternalClass #yiv75106810ecxygrp-reco 
#yiv75106810ecxreco-head
{color:#ff7900;font-weight:700;}
#yiv75106810 .yiv75106810ExternalClass #yiv75106810ecxygrp-reco
{margin-bottom:20px;padding:0px;}
#yiv75106810 .yiv75106810ExternalClass #yiv75106810ecxygrp-sponsor 
#yiv75106810ecxov li a
{font-size:130%;text-decoration:none;}
#yiv75106810 .yiv75106810ExternalClass #yiv75106810ecxygrp-sponsor 
#yiv75106810ecxov li
{font-size:77%;list-style-type:square;padding:6px 0;}
#yiv75106810 .yiv75106810ExternalClass #yiv75106810ecxygrp-sponsor 
#yiv75106810ecxov ul
{padding:0 0 0 8px;}
#yiv75106810 .yiv75106810ExternalClass #yiv75106810ecxygrp-text
{font-family:Georgia;}
#yiv75106810 .yiv75106810ExternalClass #yiv75106810ecxygrp-text p
{}
#yiv75106810 .yiv75106810ExternalClass #yiv75106810ecxygrp-text tt
{font-size:120%;}




Turn down-time into play-time with Messenger games Play Now! 

Kirim email ke