Roy, yang mana pe_engkohan.. yang mana ading ??
baach ! ading umpat2 gawi si Roy..
@Dicky: ..hapuslah air-matamu !!
---------------------------------------------------------------------------
----- Forwarded Message ----
From: "[email protected]" <[email protected]>
Hehe sekarang ini ading pun ngerubutin pa engkohan.....
GBU
Powered by Telkomsel BlackBerry®
________________________________
From: [email protected]
Amang Dicky menangis krn Ampun inya tagapit stang motor.Amun maju2 terus.
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
________________________________
From: A.A.ROY SOETIONO <[email protected]>
!
Kira-kira tu si Amang Dicky ketawa sambil menangis atawa menangis sambil
ketawa.
Coba minta tolong lawan Po Gwan atawa engkohnya Amang Dicky, si Yudi mungkin
sidin bisa menangguhnya.
GBU Sabarataan.-
________________________________
To: [email protected]
From: [email protected]
Date: Sun, 15 Aug 2010 13:34:43 +0800
Subject: x-sempaka: :::Poltak anak Medan.. Baach!
Ris, Astuti... Dicky ketawa lucut.
Roy, kenapa ketawanya sambil berabah lah?
_________________________________________________________________________________
----- Forwarded Message ----
From: Dicky Hendra <[email protected]>
Salah dikit tuh logatnya;
Bah......pajang jua lah kau punya susu lastriiii
ha...ha...ha...
________________________________
On Behalf Of [email protected]
Hehehe jd cerita ini kasan siapa kalo kada kasan Dicky ? Powered by Telkomsel
BlackBerry®
________________________________
From: Frida Tanuwijaya <[email protected]>
Dicky jangan umpat membaca lah....
Poltak anak Medan!
>
>Poltak anak Medan kuliah di Jogja.., lagi kesengsem sama Sulastri,
>gadis manis asal Solo...
>Suatu hari Poltak mengajak pacarnya, Sulastri, jalan-jalan keliling
>kota dengan sepeda motor RX-King-nya..
>Di tengah jalan mereka berbincang2.., krn motornya melaju sangat
>cepat.., maka si Sulastri mulai protes..:
>
>Sulastri: “Mas, ojo kesusu..”. (jangan terlalu cepat)
>
>Poltak diam aja.., karna dikiranya dia duduk terlalu dekat dengan
>Sulasti.., dengan sopan duduknya bergeser maju sedikit ke depan agar
>gak terlalu dekat dgn dada Sulastri... Motor tetap saja terus melaju
>kencang...
>
>Sulastri: “Maass… ojo kesusu to..”. (dengan logat Jawa kental).
>
>Poltak masih diam.., tapi duduknya makin maju sampai ke tangki
motor...
>
>Sulastri: “Mas ini mbok ojo kesusuuu lah….”.
>
>Poltak hilang kesabarannya, badannya makin maju sampai mepet stang
>motor, dan keluarlah logat Bataknya..:
>
>Poltak: “Bahhh..., panjang benarrr susuuu kauuu
>Lastriiiii....!!!
>
>================================================================
>
>