*
YG TAK PUASA TAK BERHAK LEBARAN
*

*LEBARAN: 1 SYAWAL
HANYA MILIK ORANG yg tlh BERPUASA SELAMA RAMADHAN
*
(C) 1995-2010 - Achmad Firwany



Merayakan hari raya lebaran atau 'iydul fithri 1 Syawal hanya hak para org
yg tlh berpuasa selama Ramadhan!

Sdgkan utk mrk yg tak berpuasa, padahal wajib bagi mrk hukumnya, dan tiada
halangan utk melaksanakannya, maka tiada hak utk turut merayakannya apalagi
ikut menikmatinya.

Jika ada org yg sedemikian, lantas berlebaran, mk dia adalah pendusta atau
pembohong besar, penipu, kalau tak bisa dikatakan maling atau pencuri!

Tak pula pantas mrk mengaku sbg mu`min [ beriman, percaya dan
mengamankan-diri kpd Allah], muslim [ berislam, menyerah dan
menyelamatkan-diri kpd Allah ], apalagi muttaqin [ bertaqwa, memelihara-diri
thdp Allah atas segala perintah dan larangan Nya ].

Org sedemikian adalah para pelaku gadungan, penjahat, dan pendurhaka, dan
calon para penghuni naraka!


. . whaaa kkkaaaaa khaaaaaaakkkkkkkkk . . . .





*APA yg MAU DIBUBARKAN?*

bgmn mungkin membuka pintu yg terbuka?

Membuka pintu hanya mungkin bila pintu dlm keadaan tertutup sblmnya.

Lantas apa yg mau dibuka kalau tak berpuasa alias ditutup dirinya sblmnya?

Jadi tak ada hari berbuka puasa bagi org yg tak berpuasa dari shubuh hingga
maghrib.

Tak ada pula bulan berbuka puasa atau hari lebaran 1 Syawal bg org yg wajib
berpuasa tp tak berpuasa sebulan penuh dalam Ramadhan.

Lebar artinya bubar, dan yg dibubarkan adalah rangkaian hari puasa sebulan
Ramadhan.

Nah kalau tak berpuasa rutin dlm Ramadhan, lalu apa yg mau dibubarkan?

Jadi tiada haq berlebaran bagi org yg tak berpuasa selama Ramadhan!

Allah koq mau dikibuli! Padahal justeru mrk menipu diri mrk sendiri!


. . whaaa kkkaaaaa khaaaaaaakkkkkkkkk . . . .





*SELAMAT HARI-RAYA HARI-RAYA LOYO!*

Kalau sdh pakai "hari raya," tak perlu pakai "'iyd," atawa kalau sdh pakai
"hari raya lebaran," tak perlu lagi pakai "'iydul fithri," krn "'iyd,"
berarti hari-raya atau hari-besar, dan "fithr," berarti lebaran, pembubaran,
pembukaan, pembelahan, pemecahan, atau pemisahan antara keadaan berpuasa
sebulan penuh dlm Ramadhan ke keadaan tak berpuasa lagi mulai awal Syawal.

Jadi "'iyd 'al fithri," berarti "hari-raya lebaran!"

Ingat, "fithr!" Bukan "fitr!" Kalau "fitr," berarti loyo! Jadi kalau "'iydul
fitri," berarti hari raya loyo! Barangkali loyo lantaran puasa sebulan
penuh!

Pakai bhs yg benar dan baik, jangan sok ke-"arab-arab"-an, tp malah jadi
tertawaan org yg mengerti bhs Arab.

Jadi kalau tak mengerti bhs Arab, tulis saja "hari-raya lebaran," kan pas
arti dan maksudnya, drpd salah tulis dan salah kaprah!

Ini mirip kasus org yg menamai gedung dgn kata "graha." Padahal "graha" dlm
bhs Sansekerta berarti "buaya!" Sdgkan yg benar adalah "grha!"


. . whaaa kkkaaaaa khaaaaaaakkkkkkkkk . . . .


. . .



*SIAPA BILANG FITHRAH ITU SUCI?*

Kembali kpd "fithrah" berarti kembali kpd keadaan spt awal pembelahan dan
pemisahan selular atau mitosis sel genetik di dlm rahim seorg ibu, yg
merupakan awal kejadiaan embriyo dan foetus calon jabang bayi manusia,
keadaan suci cikal-bakal manusia tanpa dosa.

Jadi bukan "fithrah," itu yg berarti suci. Tp "fitrah," berarti membuka,
membelah, memecah, memisah!

Tp koq ada saja khothiyb sholat 'iyd yg bilang kalau fithrah itu berarti
suci. Ini namanya khotiyb tembak atau ustadz palsu. Kasian masyarakat awam
makin dibikin bodoh.

Ini samasekali bertentangan dgn slogan "`amar ma'ruwfi wa nahi munkari," yg
berarti "perintah kpd pengenalan dan larangan kpd penolakan," atau dlm bhs
Inggris, "command to recognition and prohibition to rejection," yg identik
dgn kalimat "perintah kpd kecerdasan dan larangan kpd kebodohan," atau
"command to intellectuality and prohibition to stupidity!" Sesuai dgn misi
Islam memerangi "jahiliyyah," alias "kebodohan," alias "stupidity!"

Jadi "`amar ma'ruwfi wa nahi munkari," bukan berarti "perintah kpd kebaikan
dan larangan kpd keburukan," spt sering digembar-gemborkan banyak ustadz yg
tak paham betul maksudnya. Org "'ariyf," artinya org yg mengenal atau
"recognize." Sdgkan "ma'riyfatu llaahi," artinya mengenal Allah! Bukan
membaiki, membajiki, atau membujuki Allah.

Tak usah jadi ustadz alias guru, apalagi khothyb alias pemidato alias
orator, kalau msh dangkal ilmu, krn akan menyesatkan masyarakat, dan bukan
bikin org jadi 'ariyf, tp makin jahil alias makin bodoh!!!

Sdgkan misi Muhammad rasuwlullaahi shalla llaaha 'alay hi wa sallama adalah
membawa seluruh umat manusia, "mina zh zhulumaati `ilaa n nuwri," atau dari
sang kegelapan kpd sang cahaya, atau "from the darkness into the light,"
alias "dari kebodohan kpd kecerdasan," atau "from stupidity into
intellectuality!" Bukan sebaliknya!!!


. . .


Nah, lantas kalau seseorg samasekali tak beribadah selama Ramadhan, tak
mendirikan sholat, tak pula berpuasa, tiada shodaqah, maka tiadalah rahmah,
barkah, maghfirah Allah atas dia, alias tak dia kembali kpd keadaan
"fithrah."

Nah, utk org spt ini, tentu tiada haq bagi dia utk berlebaran atawa
merayakan 'iydul fithri!!!

Melainkan, silahkan pergi ke naraka, alias "go to hell"!!!


. . whaaa kkkaaaaa khaaaaaaakkkkkkkkk . . . .





*SIAPA BILANG ISLAM ITU AGAMA?*

Barangkali saya adalah seorg diantara umat Islam yg menyerang secara frontal
dan terbuka serta tanpa basa-basi kpd para org yg mrk mengaku muslim atau
pemeluk Islam, tp dlm pandangan saya justeru tidak! Sebab "'aqal" dan
"qalbu," atau otak dan hati mrk menurut sy blm mencapai darajat keislaman.

Dan menurut saya, umat Islam memang hrs digebuki oleh org Islam sendiri!
Jadi ini mungkin bukan lagi gerakan mengislamkan para org kafir, tp
mengislamkan para org yg mengaku penganut Islam!

Khilafiyyah? Jangan dibahas dan diperdebatkan? Lalu sampai kapan khilafiyyah
dibiarkan dan berlajut menujang kebodohan? Yg begini yg bikin umat Islam
terkebelakang!

Mana ada org kebanyakan berani melawan yg namanya ustadz, apalagi bergelar
kiyai haji, dan apalagi imam dan tokoh terpandang di masyarakat.

Nah, krn tak ada yg maju, jadi terpaksa saya hrs didepan.

Yg saya protes dan serang bukan Islamnya, bukan pula umat Islam semuanya, tp
para oknum Islam alias para manusia yg keliru keislamannya dan
mengatasnamakan Islam!

Islam bukan agama! Islam bukan dogma! islam adalah diyna! Islam adalah
logika!!!

Selamat tinggal jahiliyyah! Selamat tinggal penganut Islam dogmatik, dan
selamat datang para penganut Islam logik!!!"

Para 'aliym, atau 'ulaama' adalah "scientists!!!"

Sesungguhnya seluruh ayat Al Qur`an tlh diwahyukan dlm bhs "manthiyq" alias
logika dlm semantik lingustik!!!

Sesungguhnya tiada Tuhan bagi org tak berakal, tiada Tuhan bagi org gila,
dan tiada pula Islam bagi org tak memahaminya.

Sesungguhnya Allaah MahaMengetahui, siapa saja yg dipandu, dan siapa saja yg
tersesat dari jalan Nya!!!

Semoga Allaah 'azza wa jalla wa subhaana hu wa ta'aala mema'afkan dan
mengampuni saya. Amiyn.

. . . [image: berdoa...] [image: berdoa...] [image: berdoa...]


_________________________________________________

(C) 1995-2010 - Achmad Firwany

HAKI (Hak Atas Kepemilikan Intelektual) karya tulis intelektual ini
dilindungi oleh Undang-Undang Negara Republik Indonesia, dan juga oleh
konvensi dan provisi internasional atas karya intelektual di tiap negara di
seluruh dunia.

Tak sebagian pun dr tulisan, dokumen atau pagina jala ini boleh disalin,
digandakan dan atau diperbanyak: diduplikasi, direplika, direproduksi,
ditransmisi, ditranskripsi, ditranslasi kedlm bentuk bahasa apapun atau
disimpan dlm satu sistem retrieval apapun; dlm bentuk apapun atau dlm cara
apapun, mencakup tp tak terbatas pd cara optik, elektromagnetik, elektronik,
elektromekanik, atau lainnya; utk maksud dan tujuan komersial; tanpa
pemberitahuan dan perkenanan tertulis terlebih dulu dr pemilik hak atas
karya intelektual ini.

Untuk non-komersial, penggunaan sebagai rujukan atau referensi, secara
keseluruhan atau sebagian, harap cantumkan sumber informasi ini sebagai
acuan.

Kirim email ke