Aya-aya wae..wakkkk

 

________________________________

From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On
Behalf Of Firsty Husbani
Sent: Monday, August 25, 2008 4:05 PM
To: [email protected]
Subject: [Alumni PKC] FWD: mohon maaf, jangan tersinggung ya...

 

Darsono, Wardi, Sugeng dan Jono janjian mengadakan reuni di Restoran
yang ada tempat Karaokenya. Sambil makan, mereka berempat ber-bincang2
sambil bernostalgia.

Setelah makan Darsono pamit meninggalkan teman2nya sebentar untuk nyanyi
karaoke, "Minta lagu apa Rek? Dangdut?" Sambil mendengarkan Darsono
nyanyi, teman2nya melanjutkan obrolan mereka.

"Bagaimana anak anakmu Geng?" tanya Wardi ke Sugeng. > Sugeng bercerita
:
"Oo, baik2 saja, anak saya kan dua. Yang cewek ikut suaminya jadi
Kapolres di Medan. Sedangkan yang cowok sudah jadi boss, pabriknya dua,
pabrik sepatu dan pabrik mie. Tapi ya gitu..., saya yang jadi bapaknya
saja ndak pernah dibelikan motor sama sekali, eeeh... pas kemarin
pacarnya ulang tahun dibelikan BMW 318i gress."

"Lha kalau anakmu War?"
Wardi pun bercerita : "Anakku dua kerja di Amerika, yang bontot sekarang
sudah jadi direktur developer rumah. Tapi agak gendeng juga anak saya
yang bonthot ini. Rumah bapaknya sudah doyong dibiarkan aja, tapi waktu
kemarin
 pacarnya ulang tahun di belikan rumah baru."

"Kalau kabar anakmu bagaimana Jon?"
Sekarang Jono yang cerita :
"Anak saya empat, cowok satu, cewek tiga. Sekarang sudah pada mandiri.
Yang paling sukses ya anakku yang cowok. Sekarang jadi pialang saham.
Cuman ya agak nggak bener juga. Lha... saya ini nggak pernah di kasih
uang sama  sekali, tapi kemarin waktu pacarnya ulang tahun di kasih
deposito 100 juta."

Setelah Jono cerita, Darsono selesai karaoke, "Nyeritain apa sih Rek?".
"Ini lho Dar, pada nyritain anaknya, gimana anakmu Dar?" tanya Jono.

Setelah nyalain rokok, Darsono mulai cerita :
"Anakku cuma satu, tapi payah. Aku ingin dia jadi ABRI, eeeh malah jadi
bencong. Sudah lima tahun dia buka salon, dari dulu sampek sekarang ya
teteeep aja nyalon. Tapi meskipun bencong dia tetep anak ku. Apalagi
dasarnya anaknya itu baik, pergaulannya luas dan sayang sama bapaknya.
Setiap dapat rejeki saya pasti diberi. Kemarin pas dia ulang tahun, ada
temannya yang ngado BMW 318i gress, rumah baru, dan deposito 100 juta.
Dia bilang semua itu buat bapak saja, dia tetep seneng buka salon saja,
katanya ..

WAKKSS !!

 

Kirim email ke