Menyiasati Peluang; Pemimpin Agung
-----------------------------------

SATU bulan sudah, gempa dahsyat kita lalui. Memanglah
kepedihan, kesengsaraan, kesulitan dan keputusasaan
menghantui kita. Ada yang mampu bangkit kembali dan
ada yang tidak mampu bangkit. Memang cobaan tersebut
bagi sebagian dari saudara kita adalah sangat berat.
Tetapi kalau tidak putus asa dalam rahmat Allah, maka
akan diganti surga yang paling disukai Allah, setelah
meninggal kelak.


Satu bulan atau 30 hari berarti pula 30% orang telah
dapat melupakan trauma. Kita akan mencapai 90%
melupakan trauma setelah 90 hari, sehingga dikenal
dengan teori 90/ 90. Tuhan memberikan kemampuan kepada
manusia untuk dapat melupakan trauma secara otomatis.
Masa-masa sulit seperti ini di-butuhkan seorang
pemimpin yang dapat dijadikan teladan. Pemimpin pada
saat-saat seperti ini dituntut tidak hanya bicara
tetapi bertindak dan terjun ke lapangan serta dekat
dengan orang-orang yang menderita. Pemimpin yang dapat
memotivasi dan memicu semangat mereka sehingga mereka
dapat bangkit kembali.

Dalam buku Anecdotes from Islam, yang ditulis oleh M
Ebrahim Khan dikisahkan ketika wabah mengerikan
menyerang Syria pada 639 M, sekitar 25.000 orang
meninggal dunia. Berita wabah ganas itu mengganggu
Khalifah Umar di Madinah. Ia pergi meninggalkan
Madinah untuk meninjau Syria untuk membantu
orang-orang yang masih hidup dengan segala cara.
Perjalanan menuju Syria melewati kota Kristen Ayla.
Beliau mengendarai unta dengan disertai beberapa
pengikut. Agar identitas Umar tidak diketahui, beliau
berganti tempat dengan pembantunya. Penduduk Ayla yang
antusias ingin melihat Umar berbondong-bondong ke
jalan dan bertanya-tanya, ”Di manakah Umar?”. ”Ini dia
di depan kalian,” jawab Umar dengan maksud ganda. Unta
khalifah berjalan pelan dan kerumunan masa bergegas
membuntutinya, karena pikir Umar masih berada di atas
unta itu. 

Padahal yang di atas unta hanyalah pembantu Umar.
Khalifah Umar menyelinap ke rumah seorang pendeta
selama siang hari yang panas itu. Jubah yang dipakai
Umar banyak yang sobek karena perjalanan yang berat
dan ia berikan kepada tuan rumah untuk diperbaiki. Si
pendeta menjahitnya kembali sembari mengembalikan
jubah Umar, ia menawarkan satu jubah baru yang cocok
untuk cuaca yang panas. Dengan mengucapkan terima
kasih, khalifah Umar menolak pemberian itu dan lebih
suka memakai jubahnya sendiri. Bilal yang terkenal
sebagai muazzin Rasulullah, waktu itu tinggal di
Syria. Setelah Rasulullah meninggal, ia menolak tugas
sebagai muazzin dan menyerahkannya kepada orang lain.
Beberapa tahun kemudian ia turut serta dalam ekspedisi
militer ke Syria dan menghabiskan masa tuanya di sana.


Pada malam keberangkatan Umar meninggalkan Syria,
penguasa kota Damaskus menyarankan bahwa pada
kesempatan terakhir ini, sebaiknya Bilal diminta untuk
mengumandangkan azan. Lelaki lanjut usia itu memenuhi
permintaan mereka dan dari puncak menara masjid, suara
yang sudah tidak asing itu mengumandang dengan merdu
dan keras. Teringat masa-masa salat berjamaah bersama
Rasulullah, para jamaah yang hadir larut dalam isak
tangis. Bahkan pasukan muslim dengan Umar sebagai
panglimanya tenggelam juga dengan deraian air mata.
Ternyata azan muazzin agung itu merupakan azan
terakhirnya, karena sesudah itu Bilal meninggal dunia.
Dipanggil oleh Sang Pencipta. Azan muazzin agung itu
adalah azan untuk menyambut sang pemimpin yang adil
dan rendah hati, dan dekat dengan orang yang
menderita. Pemimpin Agung tersebut adalah Umar bin
Khathab.
Dari : 
http://www.msuyanto.com

Semoga Bermanfaat


Jay
http://www.peduli.org
http://www.mbah-marijan.org
http://www.jogjaweb.com







__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Something is new at Yahoo! Groups.  Check out the enhanced email design.
http://us.click.yahoo.com/SISQkA/gOaOAA/yQLSAA/4tWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

--------------------sajogja mailing list------------------------
Gabung : [EMAIL PROTECTED]
Keluar : [EMAIL PROTECTED]
Visit : www.alumniamikom.org, groups.yahoo.com/group/amikomjogja, 
---------------------------------------------------------------- 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/amikomjogja/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke