Hello rusdiah, Saturday, August 28, 2004, 10:32:48 PM, you wrote:
rrni> Item 1,2,3 bukan wewenang saya. lalu wewenang siapa? koro? siapa koro? dia dalam konteks ini adalah pengurus lama yang menjadi tanggung jawab anda sebagai ketua umum. jadi itu jelas wewenang anda. hubungi koro segera, kemudian lakukan proses serah terima. itu yang harus anda lakukan. tidak usah selalu berbelit lempar sana sini, berkelit kesana kemari. rrni> Alasan sudah saya jelaskan bahwa saya kaga punya MOU apa apa rrni> mengenai point 1,2,3 Jadi berterus terang, saya sama sekali rrni> tidak bisa bantu. sungguh sebuah sikap yang TIDAK BERTANGGUNG JAWAB dan MEMALUKAN!!! rrni> item 4 : sudah dijelaskan diemail saya yang lama... sekitar Rp rrni> 4.xxx.xxx ,- Rp 2.000.000 adalah uang pembukaan rekenang dari rrni> saya...sisanya akan saya serahkan saja sama Koro dan Coki biar rrni> dibagi sebagai apresiasi pengurus lama sekitar Rp 2.xxx.xxx ( rrni> lihat email saya yang lama). Kalau ngak salah bu Jude juga rrni> setuju seperti ini pada email yang lalu. solusinya sangat mudah dan sudah saya sampaikan. serahterimakan itu dengan kondisi apa adanya. semudah itu anda masih akan berputar2 lagi? rrni> item 5: setahu saya dipegang sama pak Koro sebagai Sekjen , rrni> entah beliau masih pegang ngak arsipnya, dulu saya punya copynya rrni> , tapi entah kemana...karena saya anggap sudah history (alias rrni> tidak penting lagi bagi saya), karena saya berpikir khan waktu rrni> itu pak Koro khan diajak ikut presidium, dengan sendirinya sudah rrni> langsung serah terima. ck ck ck, semudah itu bersikap terhadap sebuah amanah? bagaimana bisa nilai resource sebuah organisasi ditentukan oleh kepentingan pribadi seorang ketua umum. ketika masih menjabat dinilai strategis, ketika berhenti dianggap sampah? well, padahal itu data anggota. jadi ketika anda berhenti sebagai ketua umum, anggota bukanlah sebuah hal yang penting lagi bagi anda pribadi. hilang pun tidak peduli! luar biasa, bagaimana dulu teman2 pendahulu bisa salah pilih pemimpin semacam ini? koro, seingat saya diakomodasi dalam presidium secara in absentia dan atas usulan anda juga. tujuannya memang agar ada proses peralihan dan serah terima yang mulus. kenyataannya, koro tidak pernah bisa dikontak bahkan kita tak tahu apakah ia menerima dan bersedia menjalankan tugas dalam presidium. sampai detik ini. ketika kita tidak bisa bekerjasama dengan koro, tentu saja terkait dg masalah serah terima dan peralihan, kita kembalikan lagi kepada anda sebagai ketua umum. karena itu memang tanggung jawab anda, bukan koro. bahkan koro pun adalah tanggung jawab anda, jangan dibolak balik. dan sekarang jangan menjadikan koro sebagai kuda hitam atau kambing hitam. kalaupun anda juga tak bisa menghubungi koro, tetap saja menjadi satu tanggung jawab untuk anda selesaikan. mengapa? lha jelas karena anda ketua umumnya. semua pertanggungjawaban pengurus adalah melalui ketua, bukankah itu juga isi ad/art lama yang katanya anda susun sendiri? rrni> item 6: nanti coba deh saya kumpulkan yah...tapi setahu saya rrni> tidak ada yang berharga untuk diserah khan,maklum sudah lama, rrni> but anyway saya coba cari deh ...anggap saja sebagai token rrni> saja...kalau ada :-) cari yang bener pak, itu barang penting bagi organisasi. buat anda, mungkin tidak berharga, tapi bagi organisasi itu adalah kelengkapan yang berharga. bukan hal yang remeh dan tetap harus dipertanggung jawabkan. dokumentasi adalah bukti otentik eksistensi organisasi yg dinamis, ia menunjukkan track record sebuah organisasi. itu sebuah alat bukti yang pasti, harus disampaikan kepada stakeholders. setiap saat. kalau itu tak ada, maka tak ada bukti bahwa pengurus 'pernah' melakukan 'sesuatu' bagi anggotanya. bahkan barangkali organisasi itu disangsikan 'pernah ada'. dokumentasi juga merupakan sumber data untuk analisa dan konsolidasi. dari situ kita akan tahu, apa saja kekurangan dan bagaimana ke depan mencari solusi untuk memperbaiki langkah. jangan remehkan soal ini. rrni> Saya akan call bu Jude atau bu Jude bisa call saya , jika sudah rrni> ada mengenai item no 6, bagaimana setuju bu Jude. saya pikir posisi ibu judith adalah menunggu progress anda pak rr. yang harus mempertanggungjawabkan dan menyerahterimakan adalah anda, bukan ibu judith. bagaimana anda yang melengkapi kok malah bu judith yang suruh kontak anda? mestinya, anda siapkan, kalau sudah lengkap anda call ibu judith untuk serah terima. bahkan tatakrama koordinasi dalam organisasi pun anda putar balik dg seenaknya. anda sungguh egois. rrni> Semoga selesai polemik mengenai serah terima Awari yang ada rrni> hubungannya dengan saya langsung. sebelum 6 item itu terselesaikan sesuai janji anda sendiri, polemik ini belum akan berakhir. atau, saya akan berhenti bila ternyata ada mandat baru dari floor yang mengharuskan saya menjalankan solusi2 yg bersifat alternatif. sementara mandat baru belum ada, tugas saya tetap, mengejar, meminta tanggung jawab anda terhadap 6 item ini. mohon fokus menyelesaikan, jangan melebar ke urusan2 lain. -- Best regards, Pataka mailto:[EMAIL PROTECTED] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar. Now with Pop-Up Blocker. Get it for free! http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/vbOolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED] Web,archive: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

