Salut deh. two thumb atas usaha kerasnya. 
makin pinter masyarakat makin maju bangsa.
makin perlu dateng ke warnet. makin laku warnet (hehehe. nyambung aja)
  ----- Original Message ----- 
  From: Onno W. Pubo 
  To: [EMAIL PROTECTED] ; Bisnis Komputer ; Mr.Hoky / Soegiharto Santoso. 
  Cc: [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; 
Lilis Hartini ; [EMAIL PROTECTED] ; Setia Dwi K. ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL 
PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] 
  Sent: Sunday, September 26, 2004 4:25 AM
  Subject: [asosiasi-warnet] Catatan Internet Goes To School 22-24 September 2004



  Catatan Perjalanan Roadshow Internet Goes To School Jawa Barat 22-24 September 2004

  Onno W. Purbo
  Rakyat Indonesia Biasa

  Tanggal 22-24 September 2004, atas prakarsa Pak Mahmur kepala PT. Telekomunikasi 
Indonesia Divisi Regional (DIVRE) 3 Jawa Barat & Banten, di adakan roadshow Internet 
Goes To School yang ke dua yang di targetkan untuk guru, koperasi Telkom, dan beberapa 
instansi seperti BUMD, Polisi dll.

  Sebelumnya, beberapa bulan yang lalu, di seluruh Divisi Regional PT.  Telekomunikasi 
Indonesia, sebetulnya telah di adakan Internet Goes To School yang bertujuan 
mengenalkan Internet bagi para siswa, pelajar di seluruh Indonesia secara cuma-cuma &  
gratis. Dari laporan yang masuk selama Internet Goes To School yang pertama ternyata 
banyak juga para mahasiswa yang datang untuk memperoleh pengetahuan bagaimana cara 
menjalankan mouse dan berselancar di Internet.

  Internet Goes To School yang ke dua yang di adakan oleh DIVRE 3, dilakukan di tiga 
kota, yaitu, cirebon, bandung, dan sukabumi, selama tiga hari. Total peserta dari tiga 
(3) hari roadshow ini adalah sekitar 1500-1800 orang, dari tiga kota di Jawa Barat.

  Cukup melelahkan bagi mereka yang melakukannya. Atas kebaikan hati Pak Hoky, saya 
dapat menjalani proses ini duduk di Baby Benz Pak Hoky bersama beliau selama tiga 
hari. Sebuah pengalaman tersendiri bagi seseorang yang belum pernah menggunakan baby 
benz dalam perjalanan jauh di luar kota.

  Pak Hoky dan saya berangkat dari Jakarta pukul tiga pagi tanggal 22 September menuju 
Cirebon tentunya dengan Baby Benz Pak Hoky, karena acara di mulai pukul delapan pagi. 
Setiba di Cirebon, telah siap Ibu Judith (Ketua Asosiasi Warnet Indonesia, AWARI), Pak 
Hariyadi (dari IlmuKomputer.com), dan banyak rekan PT. Telekomunikasi Indonesia dari 
DIVRE3 Cirebon, termasuk Pak Sony Kakandatel Cirebon. Acara di bagi dalam dua shift 
peserta, shift pagi hari dari jam 8 sampai dengan jam 12 siang, setelah break makan 
siang, peserta berganti dengan shift siang biasanya dari kota lain, dari jam 1 sampai 
dengan jam 4-5 sore.

  Di Kota Bandung, prosesi acara di buka langsung oleh KADIVRE 3 Pak Mahmur, yang 
kemudian di lanjutkan oleh Pak Koko Kakandatel Bandung. Sedang di kota Sukabumi, acara 
di hadiri langsung oleh Pak Maman Kakandatel Sukabumi. Organizing acara di lakukan 
oleh Bagian SDM Divre 3 Pak Adiek yang di bantu oleh organizer lokal di masing-masing 
kandatel.

  Ibu Judith memberikan pengarahan tentang usaha WARNET, Internet Sehat (dengan 
referensi ICTWatch), dan banyak hal yang berkaitan dengan cybercrime di WARNET. 
Peserta biasanya sangat antusias bertanya khususnya tentang teknik memperoleh 
sambungan telepon untuk sekolah dan biasanya di tembak ke Pak Kakandatel atau 
staff-nya.

  Bagi para penanya seperti biasa akan memperoleh banyak hadiah, apakah itu start-up 
kit Telkom Flexi dari PT. Telkom, di selingi majalah Bisnis Komputer, CD 
IlmuKomputer.com, terakhir juga CD materi IG2S dari saya yang di sponsori oleh MSI 
Motherboard PC yang juga rencananya akan di sponsori oleh IlmuKomputer.com. Sebetulnya 
semua materi IG2S yang saya berikan dapat di download secara gratis dari 
http://www.bogor.net/igts atas budi baik Pak Michael Sunggiardi.

  Yang cukup mengagumkan bagi saya sebetulnya, umumnya sekolah-sekolah / pesantren 
yang hadir telah memiliki komputer rata-rata sekitar 10-20 komputer per sekolah. Jadi 
komputer di sekolah jawa barat bukanlah hal yang aneh. Beberapa sekolah / pesantren 
memiliki 40-90 komputer. Pelajaran komputer bukanlah hal yang aneh bagi 
sekolah-sekolah ini.

  Yang paling mengharukan terjadi di Bandung, salah satu peserta seminar ternyata 
seorang sarjana tuna netra yang biasa menggunakan komputer! Entah menggunakan software 
apa, tapi beliau dapat mendengar dari komputer-nya apa-apa yang beliau ketik atau akan 
klik. Yang mengharukan beliau bertempat tinggal di belakang kantor pusat PT. Telkom di 
Japati Bandung, dan sering membantu PT. Telkom sebagai tukang pijat tuna netra. 
Terlihat sebetulnya beliau mempunyai kemampuan lebih daripada sekedar tukang pijat.

  Di sesi saya, target pengetahuan yang saya berikan sangat sederhana, yaitu, 
bagaimana cara-nya mengirit pulsa Telkomnet Instant dan teknik RT/RW-net agar akses 
Internet dapat menjadi murah. Yang tentu saja di sambut amat sangat meriah di ketiga 
kota yang saya datangi dan di sambut senyum-senyum oleh rekan-rekan dari PT. Telkom. 
Saya tidak mengajarkan cara mencuri pulsa, tapi mengajarkan teknik berhemat 
berinternet di sebuah sekolah.

  Seperti biasa semua teknik dan perpustakan saya yang besarnya 20.000+ file (atau 
sekitar 12 Gbyte) saya copykan ke semua komputer milik PT. Telkom yang digunakan untuk 
demonstrasi Internet. Pak Adiek rencanakan akan mengupload perpustakaan ini ke Web 
Site DIVRE 3 di http://www.divre3-cyber.com. Sehingga akan semakin banyak rakyat 
Indonesia yang akan dapat mengakses ilmu pengetahuan Internet secara gratis. Yang 
menarik SMKN2 Sukabumi akhirnya dapat membawa laptop-nya untuk mengcopy semua isi 
perpustakaan saya tersebut. Semoga dapat di copykan ke semua sekolah di Jawa Barat & 
Banten.

  Pernahkan anda membayangkan cukup dengan membayar Rp. 80-130 ribu per bulan 
dikurangi diskon 40% (karena sekolah) ke PT. Telkom, sebuah sekolah dengan 500 siswa 
dapat menikmati e-mail selama satu bulan? Tentunya hal ini sangat menarik bagi semua 
sekolah & pesantren, karena beban biaya per siswa per bulan hanya Rp. 200-an / bulan / 
siswa. Tentunya tidak mungkin kita meminta meminta Rp. 200 / siswa, karena terkesan 
tidak bonafid meminta yang terlalu murah demikian, Maka biasanya beban biaya yang 
dimintakan sekitar Rp. 2000-5000 / siswa / bulan.

  Dapat kita bayangkan dengan pemasukan Rp 2000-5000 / siswa / bulan, maka sekolah 
akan memperoleh uang sebesar Rp. 1-2.5 juta / bulan yang cukup untuk membeli komputer 
6-12 Pentium III per tahun per sekolah. Jadi semua proses Internet Goes To School 
dapat dilakukan secara murah dan swadaya masyarakat.

  Teknik untuk menjadikan Internet murah di mungkinkan jika sekolah dapat 
mengoperasikan mail server sendiri secara lokal di sekolahnya. Pada kesempatan 
roadshow tersebut saya memperkenalkan software Mdaemon yang memungkinkan sebuah 
komputer dengan sistem operasi Windows 98 atau Windows XP untuk menjadi server mail.

  Ada banyak fasilitas yang diberikan di Mdaemon, seperti, membuat domain sekolah, 
membuat account bagi para siswa, menset ke ISP mana akan sambungan Interenet 
dilakukan, dan terakhir jam berapa saja sambungan Internet dilakukan. Biasanya untuk 
menghemat pulsa, sambungan Internet dilakukan antara pukul 4 s/d 8 pagi. Salah satu 
hal yang menarik dari Mdaemon adalah fasilitas Webmail seperti Mail Yahoo.com atau 
hotmail.com, jadi siswa di sekolah dapat mengakses mail melalui browser di workstation 
di LAN.  Penjelasan detail teknik ini dapat diambil di http://www.bogor.net/igts.

  Bagi sekolah yang ingin memperoleh akses 24 jam, di ajarkan teknik RT/RW-net yang 
mengkaitkan beberapa sekolah / rumah / instansi agar dapat membagi biaya akses menjadi 
lebih murah.

  Rencana ke depan, antara lain meminta para guru atau kiai untuk ikut berpartisipasi 
di mailing list [EMAIL PROTECTED] dan [EMAIL PROTECTED] Di harapkan mereka dapat 
bertukar pengalaman dengan rekan-rekan sekolah lain yang telah berhasil mengoperasikan 
Internet murah-nya. Jika di kemudian hari dibutuhkan untuk teknik yang mendalam lagi, 
bukan mustahil akan di adakan Internet Goes To School selanjutnya yang membahas 
materi-materi yang lebih berat lagi, seperti teknik membuat server, teknik jaringan 
wireless internet, teknik security dll.

  Demikian sekilas rangkatan kegiatan Internet Goes To School Divre 3 Jawa Barat, yang 
mulai mengajarkan teknik Internet murah bagi sekolah melalui teknik WARNET, e-mail 
server maupun RT/RW-net.




  Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
  Web,archive: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet 


        Yahoo! Groups Sponsor 
              ADVERTISEMENT
             
       
       


------------------------------------------------------------------------------
  Yahoo! Groups Links

    a.. To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/
      
    b.. To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]
      
    c.. Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. 




[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/vbOolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
Web,archive: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke