---------- Forwarded message ---------- Date: Thu, 6 Jan 2005 19:00:59 +0700 (JAVT) From: Basuki Suhardiman <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected], [EMAIL PROTECTED], [email protected] Subject: Jurnal Bencana Aceh - Sumut, Tim IT-KPU : 6-1-05 : 4.58 http://it.kpu.go.id/aceh/ 1/6/2005 Laporan Kamp Pengungsi Darussalam Filed under: Umum site admin @ 4:58 pm Lokasi : Kamp Pengungsi Darussalam Kontak : 0812-691-4449 Narasumber : Abdul Jalbbar Update Informasi : 6 Januari 2005, 15.17 WIB 1. Terdapat 3 titik pengungsi yaitu : - Posko Tungku koordinator Imam Mukib - Posko Mukim Namban Anya koordinator Imam Mukib - Posko Mukim Sin koordinator Imam Mukib 2. Logistik beras cukup untuk 3 hari dan stok masih cukup 3. Diperlukan gula, minyak goreng, bubuk kpi 4. Diperlukan 6 tenda 5. Diperlukan 23 Lampu untuk 23 desa 6. Dibutuhkan masker Comments (0) Laporan Aceh Jaya Filed under: Umum site admin @ 4:52 pm Lokasi : Aceh Jaya Kontak : 0868-121-29187 Narasumber : Arif Fadillah Update Informasi : 6 Januari 2005, 14.58 WIB Kasus : 1. Jumlah meninggal 27.000 orang, sudah terevakuasi 15.000 orang 2. 5 Posko di Aceh Jaya : - Posko SMA Lamno koordinator Armiah dan M.Alwi - Posko Masjid Sabang koordinator Tengku Mujadi dan Husaini - Posko TK Mba Padil koordinator belum diketahui - Posko SD 1 Lamno koordinator Zerfu Irawamansah - Posko MIN Lamno koordinator belum diketahui - Pokso SMP Lamno koordinator belum diketahui 3. Diperlukan alat-alat masak 4. Dibutuhkan pakaian untuk pengungsi 5. Bangunan KPUD selamat, anggota belum diketahui informasinya 6. Hari ini menerima bantuan logistik yang diangkut dengan pesawat TNI dan kedatangan Pemantau dari Tim Medis Malaysia not yet active Comments (0) LAPORAN KONDISI PENGUNGSI DI SIGLI KABUPATEN PIDIE Filed under: Umum Berita site admin @ 12:15 am Paska terjadinya bencana alam dan gelombang tsunami yang melanda wilayah Aceh dan Sumatra utara sampai hari ini terjadi gelombang pengungsi yang terus berdatangan diposko-posko pengungsian. Kondisi pengungsi di Sigli tak ubahnya kondisi dikamp-kamp pengungsi dikota lain di Aceh, pada umumnya mereka juga membutuhkan bantuan berupa sandang dan pangan untuk kebutuhan hidup selama ditempat pengungsian. Dalam beberapa hari terakhir ini bantuan dari beberapa LSM maupun Yayasan telah didatangkan kewilayah tersebut, namun bantuan tersebut tak sebanding dengan jumlah pengungsi yang ada sehingga menyebabkan kebutuhan mereka tidak memadai. Disatu sisi bantuan yang mereka terima adalah banyakan bantuan yang berupa pakaian dan mie instan, sedangkan beras dan lainnya kurang, sehingga pengungsi disigli berharap kepada para pemberi bantuan (Donator) untuk lebih memprioritaskan bantuannya berupa beras, ikan kaleng, susu buat ibu hamil dan susu buat bayi dan balita karena pada kamp-kamp pengungsi tersebut terdapat ibu-ibu hamil,bayi dan balita. Hal lain yang sangat dibutuhkan juga di Sigli adalah obat-obatan dan para medis, hal ini diperlukan karena kondisi kesehatan masyarakat disana sudah mulai terjangkit penyakit diantaranya gatal-gatal, malaria dan lainnya. Di Sigli sendiri dari mulai paska gempa dan gelombang tsunami tidak terdapat para medis baik Bidan bahkan Dokter, disana hanya terdapat satu posko PMI yang tergabung dalam posko gabungan bersama para mahasiswa se-Sigli.Pada posko PMI tersebut hanya nama tendanya saja yang bertuliskan PMI tetapi tidak terdapat obat-obatan bahkan para medis hal ini dikarenakan kantor PMI sendiri terkena musibah. Para pengungsi yang berada pada posko-posko di Sigli disebar berdasarkan kelurahannya.Ada setidak tidaknya 12 Posko Pengungsi di keluarahan kelurahan, dan jumlah posko pengungsi berkisar antara 110 - 170 pengungsi per posko nya. Kebanyakan posko-posko tersebut menggunakan bangunan yaitu Masjid dan gedung Sekolah sehingga menyebabkan banyak siswa yang tidak bersekolah. Untuk saat ini tercatat lebih dari delapan ribu siswa yang tidak belajar dikarenakan hal diatas. Pengungsi di Sigli sendiri terdiri dari dua kategori yaitu pertama; pengungsi yang memang tinggal disana dan terkena musibah sedangkan yang kedua; penduduk asli Sigli yang tinggal di Banda Aceh, Lokseumawe, Meulaboh dan didaerah lain yang terkena musibah dan mengungsi ke Sigli. Menurut seorang angota DPRD Sigli mengatakan bahwa di Sigli sendiri terdapat tiga kategori pengungsi atau kelompok yang terkena musibah yaitu pertama; pengungsi yang mengungsi akibat rumah dan segala hartanya musnah, kedua pengungsi yang mengungsi akibat rumahnya terendam air, sedangkan yang ketiga dalah kelompok yang tidak bias mencari nafkah akibat dari musibah tersebut. Dan beliau sendiri menyangkan bahwa kenapa ada pos antara di Bireun sedangkan di Sigli tidak padahal kalau dilihat dari korban akibat gempa dan tsunami ini wilayah Sigli yang lebih parah disbanding Beureun. Di Sigli telah juga dipasang telpon satelit dengan nomer 0868-121-29209 dengan operator saudara Ilham team IT KPU - Zainal- Official Web Site : http://www.awari.or.id Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED] Web,archive: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

