kalau saya pikir tdk perlu seperti itu , macam AWARI dapat mengadakan sosialisasi penggunaan wireless yang benar , baik dari sisi teknis maupun dari sisi etika ... karena 2,4 Ghz ini memang di dunia (ITU) sdh dibebaskan dengan aturan aturan tertentu macam EIRP , ERP ... soal yang pakai power dsb ... ya sekarang , sebagai salah satu pengguna 2,4 Ghz , warnet atau ISP bisa memberikan masukan masukan ke pemerintah soal bagaimana meregulasi .. -bsd- On Tue, 18 Jan 2005, Sinbad wrote: > > Interupsi dikit rekan2.. > BTW, selain perlu konsep mengenai administratif action, >juga perlu ngak adanya sertifikasi dan ujian bagi pengguna 2.4Ghz spt >ujian ORARI misalnya. Kalo perlu di beri semacam call-sign ato user-ID. > > Soalnya banyak common user terutama korporate yg pengennya > punya koneksi dgn biaya murah tanpa memperdulikan masalah etika, >penggunaan booster, dsb. > > Kalau seandainya ada ujian spt di ORARI, > paling tidak calon user 2.4Ghz dipaksa aware, mesti belajar mengenai >etika ber-radio, tahu batasan power yg dijinkan, peraturan2 dr komunitas, >dsb-nya gitu loh.. > Official Web Site : http://www.awari.or.id Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED] Web,archive: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

