saya punya pengalaman mengenai tagihan yang melonjak beberapa bulan yang 
lalu...saya bolak balik ke PLN..ya sama masalahnya pencatatan meteran yang 
seenaknya. meteran sich tidak bermasalah tapi yang bermasalah adalah pegawai 
yang mencatat datang seenaknya. kadang tgl 20, tgl 25 atau tgl 22 sehingga 
tagihan yang seharusnya 4 minggu bisa2 ditagih untuk 5 minggu. Yang lucunya 
sebulan setelah saya lapor ke PLN kejadian yang sama terulang lagi. Ya akhirnya 
saya mencicil tagihan yang melonjak tersebut. Bulan kemarin tagihan sepertinya 
sudah normal tetapi tidak tahu ya bulan depan.Kebetulan tetangga saya juga 
mengalami hal yang sama, akhirnya dia datang ke pln dan memberikan amplop 
kepada salah satu pegawai disana supaya masalah ini tidak terulang...akhirnya 
mulai bulan berikutnya hingga sekarang ibu tersebut tidak mengalami masalah 
lagi. Usul ibu  tersebut...'SUDAH MBAK...KASIH AJA AMPLOP DARIPADA REPOT BOLAK 
BALIK..."??????

Budiharto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:Ya pikiran anda memang aneh.. kalo menurut 
orang PLN he..he.. kalo menurut
orang waras ya pikiran anda nggak aneh... itulah hebatnya monopoli.. yang
salah dia, kita yang suruh bayar..
Mestinya kan kalo meteran rusak ya dia yang ganti, dan dia mestinya juga
kasih tau ke kita kalo meterannya rusak...

Salam monopoli,

Budiharto

Luki Haki wrote:

> Yah beginilah Indonesia negeri tercinta kita...
> hampir semua BUMN milik pemerintah ya beginilah
> kondisi nya, mereka menikmati gaji seperti layaknya
> para pegawai swasta tetapi kinerja mereka ya seperti
> pegawai negeri...
> Gak Telkom, gak juga Bank BUMN, apalagi PLN.. semua
> sama
>
> saya mempunyai pengalaman hampir serupa dengan di
> atas, cuma kali ini dengan PLN... tagihan PLN saya
> bulan ini melonjak hingga 300%, yang biasa nya setiap
> bulan hanya 400ribuan kali ini mencapai 1.500.000 an..
> wah repotkan?
>
> setelah diusut2 ternyata mereka bilang meteran PLN
> milik saya rusak jadi mereka maen tebak aja meteran
> yang tercatat... dan yang bikin aneh nya lagi ketika
> saya meminta mereka ngecek meteran milik PLN tsb
> mereka meminta biaya administrasi segala, kan aneh
> banget... logika nya adalah Box listrik adalah milik
> PLN dan disegel oleh mereka sendiri, kenapa untuk
> mengecek milik mereka sendiri ko pelanggan yang di
> suruh bayar administrasi lagi? belom lagi kalo
> ternyata meteran saya juga rusak, mungkin nanti
> dikenakan biaya lagi buat ganti...
>
> aneh ya...? atao cuma pikiran saya aja yang aneh?
>



-- 
No virus found in this outgoing message.
Checked by AVG Anti-Virus.
Version: 7.0.300 / Virus Database: 265.7.2 - Release Date: 21/Jan/2005



Official Web Site : http://www.awari.or.id
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
Web,archive: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet 



---------------------------------
Yahoo! Groups Links

   To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/
  
   To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
  
   Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. 



__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]



Official Web Site : http://www.awari.or.id
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
Web,archive: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke