Jawabannya..
Kapan kapan!

regard
abadi




--------------------------------------------~------>
Seorang gadis kampung dari pinggiran Kota Bandung telah menggemparkan
Dunia.... betapa tidak? Ia di usia menjelang 25 tahun telah berpenghasilan
lebih dari $10.000,- per bulan... www.kerjapintar.com

----- Original Message -----
From: "~-V-~" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Friday, February 25, 2005 5:32 PM
Subject: RE: [asosiasi-warnet] Sweeping Dulu Telkom, Baru Kemudian
Wartel/Warnet


>
> Kapan orang telkom koreksi diri yah..??
>
>
>
>   _____
>
> From: David [mailto:[EMAIL PROTECTED]
> Sent: Friday, February 25, 2005 5:31 PM
> To: [email protected]
> Subject: Re: [asosiasi-warnet] Sweeping Dulu Telkom, Baru Kemudian
> Wartel/Warnet
>
>
>
> setuju banget nih.... jangan warnet terus yang dijadikan sasaran
> tembak.. udah untung kecil.. di tembak orang terus..
>
> salam,
>
> david
>
>
>
> On Fri, 25 Feb 2005 17:13:30 +0700, Judith MS <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> >
> > Sweeping Dulu Telkom, Baru Kemudian Wartel/Warnet
> >
> >
>
http://www.suarasurabaya.net/v05/infoteknologi/?id=d78ead40a0a5a242069042a6c
> a689c2e21058
> >
> > Rencana sweeping sistem billing wartel/warnet yang digagas Dishub
> > Jatim ditanggapi dingin asosiasi wartel dan warnet. Mereka menganggap
> > Dishub Jatim tidak adil dalam menerapkan sweeping yang rencananya akan
> > digelar tahun ini juga.
> >
> > SRIANTO TJOKROSUDARMO Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Wartel Indonesia
> > pada suarasurabaya.net, Jumat (25/02) mengatakan seharusnya pemerintah
> > mendahulukan incumbent macam Telkom terlebih dahulu dalam hal sweeping
> > sertifikasi dan labelisasi, bukannya sektor Usaha Kecil Menengah macam
> > wartel/warnet yang bisa jadi kembang-kempis hidupnya.
> >
> > "Pengusaha wartel kan mendapatkan alat dari Telkom atau pihak lain
> > yang bekerjasama dengan Telkom. Kecil kemungkinan mereka membuat
> > sendiri atau membeli dari pihak lain. Pengusaha wartel harus punya
> > kuitansi pembelian alat tersertifikasi dan itu sudah diatur dalam
> > Kepmenhub 46/2002 tentang Penyelenggaraan Wartel. Kalau ada yang
> > memakai alat yang belum tersertifikasi apakah itu kesalahan pihak
> > wartel sendiri," kata SRIANTO.
> >
> > Senada dengan SRIANTO, JUDITH M.S Ketua Asosiasi Warnet Indonesia
> > bahkan menganggap Dishub Jatim tidak sepantasnya bekerjasama dengan
> > Telkom. Justru menurut JUDITH, Dishub Jatim harus melakukan sweeping
> > pada alat-alat telekomunikasi yang digunakan Telkom selama ini.
> >
> > "Selama ini kita tidak tahu apakah semua alat yang digunakan Telkom
> > sudah lolos Uji laik Operasi (ULO) ataupun sertifikasi, sebab sampai
> > saat ini belum ada institusi pemerintah yang berani melakukan itu pada
> > Telkom," kritik JUDITH.
> >
> > Jika sweeping tersebut tetap berjalan dengan merangkul Telkom sebagai
> > provider telekomunikasi, JUDITH mengatakan itu sebagai sebuah blunder
> > serius. "Apakah Dishub nantinya mau ditertawakan komunitas ?
> > Seharusnya kan Telkom sebagai pengguna alat telekomunikasi juga
> > disweeping ?" ujarnya.
> >
> > RUDY RUSDIAH Ketua Asosiasi Pengusaha Warnet Komunitas Telematika
> > (APWKomitel) bahkan menganggap kebijakan sweeping ini potensial
> > mendistorsi pasar. "Sebagai regulator, pemerintah memang punya hak
> > untuk mengatur dan berkewajiban untuk menata pasar alat telekomunikasi
> > untuk kepentingan konsumen. Namun jika implementasinya salah, justru
> > akan merusak pertumbuhan telekomunikasi di Indonesia," katanya.
> >
> > "Sekarang ini belum ada sosialisasi yang komprehensif mengenai KM
> > nomor 10/2005 mengenai sertifikasi alat telekomunikasi, kok langsung
> > saja disweeping. Seharusnya kan ada sosialisasi terlebih dulu,
> > alat-alat mana yang sudah dan belum tersertifikasi. Jika pengusaha
> > sudah tahu, mereka bisa menyesuaikan peralatan yang dimilikinya dengan
> > ketentuan yang berlaku. Ini, belum lagi disosialisasi, langsung
> > disweeping," tukas RUDY.
> >
> > Berdasarkan data yang dimiliki surasurabaya.net, sejak tahun 1995
> > hingga 2005, Ditjen Pos dan Telekomunikasi telah melakukan sertifikasi
> > terhadap 1.151 item peralatan telekomunikasi. Sedangkan alat
> > telekomunikasi yang sudah tersebar di pasar diperkirakan RUDY RUSDIAH,
> > mayoritasnya belum tersertifikasi.
> >
> > Official Web Site : http://www.awari.or.id
> > Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
> > Web,archive: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet
> > Yahoo! Groups Links
> >
> >
> >
> >
> >
>
>
> Official Web Site : http://www.awari.or.id
> Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
> Web,archive: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet
>
>
>
>
>
>
> Yahoo! Groups Sponsor
>
>
>
> ADVERTISEMENT
>
>
<http://us.ard.yahoo.com/SIG=129okbvms/M=298184.6018725.7038619.3001176/D=gr
>
oups/S=1705043695:HM/EXP=1109413869/A=2593423/R=0/SIG=11el9gslf/*http:/www.n
> etflix.com/Default?mqso=60190075> click here
>
>
>
>
<http://us.adserver.yahoo.com/l?M=298184.6018725.7038619.3001176/D=groups/S=
> :HM/A=2593423/rand=601736516>
>
>
>
>   _____
>
> Yahoo! Groups Links
>
> * To visit your group on the web, go to:
> http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/
>
> * To unsubscribe from this group, send an email to:
> [EMAIL PROTECTED]
> <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
>
> * Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo!
> <http://docs.yahoo.com/info/terms/>  Terms of Service.
>
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
> Official Web Site : http://www.awari.or.id
> Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
> Web,archive: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
>
>
>






Official Web Site : http://www.awari.or.id
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
Web,archive: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke