Siapa bilang nggak jauh, Thailand pendapatan per kapita USD 3000, Indonesia USD 1000, 3 kali lipet dong, malaysia saya gak tau persis, tapi lebih besar, minimal 2 kali thailand.
Adri Febrianto <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Saya sich cuman lihat ke negara2 yg secara ekonomi mestinya ngga jauh2 amat dari kita. Malaysia contohnya, rasanya keadaan ekonominya ngga jauh dari kita. Apa sich sumber pendapatan M'sia ? Thailand apalagi. Dulu2 sama2 sempet "remuk" gara2 krismon. Bahkan sekarang sama2 diterjang tsunami. Singapore mah keliatannya aja kaya. Wong negaranya cuman segede "daun kelor".....tanah aja minta dari negeri kita ...........apa sich sumber pendapatannya ? Bandingkan dgn Indonesia yg kaya sumber daya alam ( pertanian, perkebunan, pertambangan, migas, perikanan, dsb ), hutannya banyak, potensi pariwisata banyak, wilayah luas terdiri dari air dan tanah, dsb. Nah, kok tarif bisa beda jauh banget ? Kita yg mestinya makmur kok malah miskin ? Dan sudah "tercekik", kok tarif2 yg lain ikut2an "mencekik" ? Seperti yg saya bilang, saya bandingkan dgn negara kaya minyak macam Brunei yg penduduknya cuman tiga ratus ribuan, dan penduduknya pada kaya raya. Kok Tarifnya bisa sama dgn negara kita yg penduduknya masih sekian juta orang hidup di bawah garis kemiskinan ( yg katanya mau ditolong dgn penghapusan subsidi BBM -walaupun sebenarnya kata Om Kwik ngga ada itu yg namanya subsidi BBM- , mudah2an benar bisa tersalurkan ke mereka, dan ngga diembat sama orang2 tertentu doang.....) Ihsan wrote:TARYOKO wrote: >Betul mas Baskoro, > >Mas Ihsan, saya belum tahu tarif ADSL di Malaysia. Kalau murah dan >kualitasnya bagus, wah...itu yang jadi harapan kita semua. > > Meski tidak boleh dibandingkan secara apple-to-apple, Malaysia itu tetangga kita terdekat. Jadi saya yakin apa yang bisa mereka lakukan kita pun bisa melakukannya. Asal ada kemauan kuat, tentu saja. Saya rasa ada satu prinsip yang sepatutnya kita sepakati bersama bahwa Telkom itu mendapat fasilitas sedemikian banyak dari negara tentu saja untuk *kemaslahatan* rakyat. Sebagai sebuah badan usaha, mencari keuntungan tentu saja sangat sah. Tetapi bila dirasakan mencekik, barangkali (mohon maaf!) tidak ada bedanya dengan Kompeni dahulu. --------------------------------- Do you Yahoo!? Yahoo! Mail - You care about security. So do we. [Non-text portions of this message have been removed] Official Web Site : http://www.awari.or.id Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED] Web,archive: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet Yahoo! Groups Links Nizar G Bunyamin PT Buskom - BandungInterpix Consult - BandungJl Cipatik No 91 Soreang BandungPhone: +62 22 5891550 Fax +62 22 5894747Mobile : +62 (0) 817 2346610 +62 (0) 888 2000 147Mobile Thailand : +66 70496467 [Non-text portions of this message have been removed] Official Web Site : http://www.awari.or.id Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED] Web,archive: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

