Wah, kirain cuman saya aja yg kemarin tgl 1 kena masalah. Do'a saya sama Bu, mudah2an pintu hatinya diketuk dan sadar akan perbuatannya, dan mau memperbaikinya demi kepentingan bersama dan kemajuan negara. Saya sudah meminta kompensasi pengurangan biaya kepada ISP saya akibat putus koneksi selama 2 hari kemarin. Orang di ISP saya bilang, bisa diurus dalam 2 hari kerja saja. Namun, bila meminta kompensasi dari Telkom, dia pesimis bisa terwujud. Untuk soal ISP, saya setuju dengan Ibu Judith. ISP kan ikut berjualan dgn Telkom, ya ikut bertanggung jawab dong. Mereka kan "partners in crime" ( sorry, cuman buat lucu2an saja, bukan serius.......). Bila memang tidak sanggup membereskan masalah dengan Telkom, ya jangan jualan dong. Kalo semua ISP ngga mau jualan ADSL, dan semua pelanggan AStinet sudah tahu boroknya dan pada mengeluh, saya rasa ADSL ngga bakal laku. Saya punya pengalaman dengan ISP yg dulu bermasalah dengan KabelVision. Semua ISP yg bekerjasama dgn KabelVision ( selanjutnya saya singkat : KV ), mengalami masalah yg sama. Setelah sekian masalah dan puncaknya koneksi putus total dari KV, akhirnya ISP tersebut mengambil langkah2 yg membuat saya mengacungkan jempol utk langkah2nya tsb. Langkah pertama, ISP tersebut berinisiatif ( inisiatif tidak datang dari KV maupun dari pelanggan ) mengumpulkan pelanggan, ISP dan KV dalam satu ruangan. ISP tersebut menyediakan tempat, dan staffnya secara gratis. Kerjaan staff saya rasa juga ngga enteng, karena selain menata tempat, mereka juga kerja ekstra dgn ahdir di tempat tsb. Sudah gratis, eh para pelanggan yg datang dikasih makanan gratis pula ( salah satu restoran fast food Jepang yg terkenal di Indonesia ). Malah ada yg komentar, "Wah, kalo laen kali ada pertemuan kayak gini lagi, gue mau dateng lagi ah, buat makan gratis, hasil pertemuan sich gue ikut aja....." Langkah kedua, karena hasil dari pertemuan tersebut tidak memuaskan banyak pelanggan, ISP tersebut memutuskan tali kerjasama dengan KV, dgn cara tidak menerima pelanggan baru untuk berlanggan cable internet, dan menghapus jenis layanan ini di website ISP tsb. Berani mengurangi "kantong pendapatan" mereka. Lumayan juga kinerja ISP satu ini, tidak banyak "jualan", tapi cukup aktif "bertindak". Soalnya ada ISP yg cukup rajin "jualan" ( ikut pameran sana-sini, kasih gratis sana-sini ), tapi tidak cukup aktif dalam hal "bertindak" ........... :-)) Ada satu cerita dari saya mengenai pengalaman saya dengan ISP saya, mengenai masalah yg saya alami kemarin ( sorry, dobel posting, supaya terbaca saja, sorry.....) : Yang bikin saya agak kaget, saya datang ke kantor ISP saya, untuk membicarakan masalah. Saya ketemu dan duduk satu meja dengan marketing / customer support ISP saya. Terus terang, masalah ini bukan masalah pertama yg saya alami selama berlangganan ADSL dgn ISP saya tersebut. Dan, di masalah-masalah sebelumnya, saya memilih untuk "mengalah" saja, dalam artian, saya tidak terlalu menuntut masalah cepat selesai, dan memilih untuk bersabar. Baru di masalah ini, saya menjadi emosional. Karena, dari sejak berlangganan, kayaknya sering sekali ada problem. Paling-paling hanya 1-2 minggu saya menikmati , sisanya ketemu masalah, dan penyelesaiannya pun tidak sebentar, dan membutuhkan usaha telpon sana-sini dan follow-up terus menerus. Terus terang, ketika saya bertemu dgn customer support ISP saya , saya memang sudah agak emosi. Akibatnya, I raised my voice tone, ketika berbicara dengan si customer support. Namun, bahasa saya tetap terjaga dan teratur, demikian pula dengan perilaku saya ( saya duduk sopan dan tidak sambil memukul meja, misalnya ). I surprised to find the respond and the answer from the customer support person. Dia menjawab, " kalau Bapak seperti itu, saya tidak mau melayani Bapak......", saya bilang, saya akan tulis di koran, sia bilang silakan. Phew, baru kali ini saya ketemu customer support kayak gitu. Di mana pendidikannya sbg customer support ? Berkali-kali saya berurusan dengan customer support, baru kali ini ada customer support yg "berani" melawan pelanggan, hanya dengan dalih, masalah ada di pihak Telkom. Betul, Telkom yg bermasalah, tapi ISP kan juga ikut "berdagang" ADSL bersama Telkom. Kalo memang tidak bisa membereskan masalah dengan "partner dagang", ya jangan jualan dong. Ada kok ISP yang berani ambil tindakan putus hubungan dengan "partner"nya, gara2 si partner ini bermasalah. Saya tidak dan belum sebut nama dan perusahaan, namun saya bersedia membeberkannya bila memang diperlukan.
Judith MS <[EMAIL PROTECTED]> wrote:On Wed, 02 Mar 2005 14:20:57 +0700, Ihsan <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > computerindo99 wrote: > > >Sejak kemarin tgl 1 Maret 2005 kurang lebih pukul 16:00, banyak orang > >baru yang datang ke Warnet saya, dan mereka berkata "Mas, Warnet sana > >mati, trus saya ke Warnet satunya lagi trouble katanya, parahh!!" itu > >kata seorang wartawan yang ingin kirim laporan ke redaksinya. doanya agar para pejabat di Telkom dibukakan hati nuraninya :) supaya bisa merasakan kesusahan pengusaha warnet , dan untuk rekan rekan warnet yang dirugikan diseluruh area jakarta saat ini saya berusaha untuk meminta para pejabat tinggi diTelkom menyadari bahwa mereka HARUS memberi kerugian kepada para pengusaha Warnet yang mengalami kegagalan koneksi selama berhari hari . satu hal lagi masalah complain isp ini bukan hanya sekedar menyangkut telkom semata tetapi untuk semua isp . karena sebagai pelanggan isp para pengusaha warnet ebrhak mendapatkan layanan sebaik mungkin sesuai dengan harga yg dibayarkan jadi silahkan mengirimkan keluhan /complain atas layanan isp manapun juga untuk dicarikan solusinya . __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com [Non-text portions of this message have been removed] Official Web Site : http://www.awari.or.id Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED] Web,archive: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

