Betul pak, Ini wacana biasa.

Tapi saya mendukung sepenuh hati.
Monopoli koneksi (baca: Telkom) betul2 menghambat 
penyebaran pengunaan internet di Indonesia.


Regards,

Mike
***************
www.oprekPC.com
***************

-----Original Message-----
From: dedy ubaydillah [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Saturday, March 12, 2005 00:53
To: [email protected]
Subject: [asosiasi-warnet] Wacana biasa...Delete aja kalo gak suka...


Assalamulaikum Wr Wb & Salam hormat untuk rekan semua...!!!
 
Sebelumnya saya minta maaf apabila ada kata - kata yang salah dan
menyinggung seseorang maupun secara menyeluruh....!!!
 
Saya hanya seorang operator internet biasa yang insya allah jam terbangnya
udah agak banyak.. ( 6 warnet di Jakarta, 1 di Bandung, 2 di Jawa Tengah dan
1 di bali ) dah banyak asam garam yang mungkin saya nikmati tapi sepertinya
selama ini yang saya tau hanya cerita duka tanpa ada penyelesaian...!!! kita
hanya bisa berpendapat ( seperti saya ), berargumen ( seperti saya )..memaki
( seperti saya ) berteriak hingga urat leher keluar ( seperti saya ) dan
saya lihat dan rasakan satu persatu warnet tumbang dengan alasan yang sangat
klise " mahalnya biaya Koneksi ". Ada solusi genius tapi di sweeping,
Koneksi murah tapi byar pet dan lambat..!!. 
 
Sempat terpikir untuk mengadukan hal ini ke YLKI ( Yasayasan Lembaga
Konsumen Indonesia ) tapi sepertinya dari pertama berdiri lembaga tsb saya
belum dengar membela konsumen yang bermasalah dengan koneksi, biaya yang
mahal. dll... se anak tiri itukah dunia internet (koneksi) kita di indonesia
? atau memang belum waktunya dan harus mahal teknologi internet masuk ke
indonesia.. ? 
 
Saya hanya berpositif thinking, bahwa memang harus banyak meja yang di lalui
untuk dapat bandwith yang besar, dan sebanyak itulah biaya yang harus di
keluarkan...!!! dengan harapan kinerjanya menjadi lebih baik dan bertanggung
jawab karena "mereka" sudah kita nafkahin dengan biaya yang telah kita
keluarkan setiap bulannya.
 
Akan tetapi walhasil masalahnya tetap sama dari tahun ketahun....koneksi
(tetap) byar pet...Bayar (tetap) mahal, Masalah (tetap) terabaikan...sampai
saat ini, saat saya mengetik wacana ini..masalah tetap sama, hampir 5 tahun
masalah tetap sama ? akan kah sampai anak cucu ? siapa yang kita salahkan ?
siapa yang kita benarkan ? semua masih abstrak, mungkin sampai bumi
memanggil kita tuk kembali..terdengar ekstrim memang, tapi kenyataannya
memang begitu..kenyataan yang harus di ambil owner pemilik warnet yang harus
menjual motor / mobilnya hanya untuk menutupi biaya operasional
usahanya...agar tetap eksis, ditambah dengan biaya operator warnet seperi
saya ini dan 2 orang rekan saya...kasihan..!!!. Solusi apa lagi yang harus
kita buat ? kita jangan berputus asa..!!! kita harus survive...ini bukan
wacana pesimis atau saling menjatuhkan...ini hanya wacana biasa yang mungkin
gak terlalu berarti buat "mereka"...tapi gak masalah buat saya..karena
wacana ini bukan untuk "mereka" tapi untuk  "kalian" sahabat, teman, satu
profesi, dll.
 
Wassalam..!!!
 
Ubaydillah,
Operator warnet lumutan yang beristrikan pedagang kain batik bekas di pasar
tanah abang.. 
( hanya sebagai kiasan aja kok..ada yang mau daftar ? saya masih single.. )
 

                



Official Web Site : http://www.awari.or.id
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
Web,archive: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke