kita disini berdiskusi bukan ingin menyalahkan pak polisis sweeping tapi ingin mencari solusi yang membuat bisnis warnet menjadi aman seperti th2 kemaren saya juga percaya mungkin pak rendy bisa memberikan jalan apa sebaiknya yang kita tempuh saat ini cuman dua kok 1. kita beli licence dengan cara konsorsium dalam artian setiap daerah /kota ada 1/2 konsorsium yang masing mempunyai anggota wanet yang berdekatan kurang dari 10 km membeli bersama2 2. migrasi kelinux langakh awal kita harus pake distro yang mana dan penerapannya mulai dari sebagian komputer di warnet dengan pemandu yang siap pula dalam artian kita harus train staff kita sendiri kebetulan staf2 saya ngertinya hanya windows itu aja pak mohon bimbingannya terimakasih
Rendy <[EMAIL PROTECTED]> wrote: "Menurut saya" masalah Hak Cipta ini tidak semuanya mengenai penegakan hukum, tapi lebih banyak mengenai kesadaran diri kita masing2 dalam menghargai hak cipta tersebut. Kita ga bisa dong, paksa Microsoft yg udah bikin system dagang hak cipta dengan harga mahal untuk ditekan semurah mungkin missal dari harga 2 juta jadi Cuma 100.000an. Klo dari system "charge per license" semua juga mengakui klo Microsoft sangat serakah. Cuma akses ke server aja harus bayar, padahal Win server dan Win desktopnya udah beli dg harga yg sangat mahal. Jadi kita juga yg salah, knp dari awal smua membuai diri dg Microsoft bajakan, sampai akhirnya kita ketergantungan sangat akut seperti ini. Bukankah jika kita memiliki kesadaran akan hak cipta kita seharusnya menjauhkan diri dari yg namanya win bajakan sejak awal, apalagi memakainya untuk berbisnis. Klo saya sih dulu mikirnya gini aja, ga mungkin Bill Gates jadi terkaya di dunia klo jual License Microsoftnya 20.000 rupiah/ license (2 dolar lebih dikit) bahkan 1 CD bajakan ada yg isinya bisa macem2 sampai puluhan license Microsoft dalam 1 CD. Jadi ga Cuma Rp 20.000 berbanding Rp 2 juta, tapi bisa Rp 20.000 berbanding 20 jutaan. Jadi kembali yg perlu ditekankan Microsoft itu ga jualan CD tapi jualan License (Hak Cipta/Hasil Kerja) yg dijual terlalu mahal. Mo ngelawan?? Ya jangan dg membeli bajakan, tapi dg memakai yg lain (linux dkk), melawan (aksi protes) dg membeli bajakan hanya akan melemahkan posisi kita di mata hukum (mau hukum internasional kek, hukum nasional kek, sama ajah). Lagipula, saya pernah pakai Open Office, takjub karena ada fitur convert ke PDF dari hasil ketikan di Office. Coba barang gratisan bisa punya kemampuan spt itu kereeeeeeeennn bgt buat saya yg masih awam gini. Nah sekarang yg namanya orang Indonesia, masi banyak yg gaptek, awam, sedikit pintar computer seperti saya, ga pernah kan gunakan semua fitur2 mahal yg banyaknya bejibun pada Office/Windows misalnya. Jadi sebenarnnya klo dari awal kita sadar akan hak cipta dan dengan kesadaran itu kita memakai linux dkk, hal ini ga perlu terjadi. Cuma mmg masalahnya klo dari bahasa marketing, promosi Above The Line Linuxnya Pak Onno ga segencar Microsoft yg duitnya ga berseri. Gini aja deh, missal anda bikin software canggih yg sangat berguna, trus anda putuskan memberikan harga sekian untuk setiap pemakaian. Eh tiba2 ga ada yg mo bayar, ngapain bayar ngopi aja dari yg dah bli CD sebelumnya. Gimana tu rasanya, BETE kan, tapi klo anda putuskan untuk jd Open Source ya lain deh critanya (berkembang bersama) Yg namanya Slank, Sheila On Seven aja bete kasetnya dibajak, apalagi Microsoft. Yang namanya Cuma pembajakan kaset aja ga tegak hukumnya, apalagi Microsoft. Nah makanya kampanyenya Slank di TV kan untuk menghidupkan hati nurani untuk menghargai hak cipta, seperti yg juga dilakukan Microsoft setelah UU HAKI dikeluarkan di Indonesia. Bisa dilihat koq iklan2nya dg logo Microsoft ASLI. Trims Rendy Soeyoko -----Original Message----- From: Adi Nugroho [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: Thursday, March 31, 2005 5:05 PM To: [email protected] Subject: Re: [asosiasi-warnet] sweping polisi Setuju. Kalau penegakan hukum setengah setengah, kasihan yang taat hukum :-( Sulit bagi orang taat hukum untuk bisa bersaing harga dengan pesaing yang tidak taat hukum. Modal jelas lebih tinggi, gimana bisa menjual dengan harga bersaing? Yang paling aku herankan, kalau memang tidak mau ditegakkan, untuk apa bikin hukum? Mungkin perlu ada demo untuk mencabut UU yang tidak ditegakkan, agar tidak merugikan orang taat, dan menjadi peluang pemerasan bagi beberapa oknum. -- Salam, Adi Nugroho PT. iNterNUX -- Internet Service Provider Jalan Dr. Sam Ratulangi No. 53-J Makassar Tlp. +62-411-834690 - Fax. +62-411-834691 Official Web Site : http://www.awari.or.id Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED] Web,archive: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet Yahoo! Groups SponsorADVERTISEMENT --------------------------------- Yahoo! Groups Links To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/ To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. --------------------------------- Do you Yahoo!? Yahoo! Small Business - Try our new resources site! [Non-text portions of this message have been removed] Official Web Site : http://www.awari.or.id Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED] Web,archive: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

