Emang nya forum ini cuma untuk bahas margin, belum tahu rasanya berurusan
dengan oknum aparat? Kasian yang lain lah... kalo kita bersatu itu jauh
lebih kuat dibandingkan ada 1-2 warnet yg keluar suara... bias habis tuh
orang yg punya modal.

Saya sih kepikiran aja... sepertinya aparat (apa saja) di Indonesia ini
lebih senang "mengganggu" orang yg berusaha (pengusaha) kecil besar sama
saja, coba saja anda urus mulai dari ktp, ijin usaha (situ, siup, akta
notaris, kehakiman, pajak radio, reklame,dll), belum lagi pajak PPn, PPh
(baik perorangan maupun usaha) yg semuanya menguras kantong si pengusaha.

PADAHAL.... Pengusaha adalah orang yg hidupnya tidak mau bergantung pada
orang lain, usahanya halal (kan jual beli) tidak mengancam orang untuk harus
membeli, dan juga tidak merampok orang kalo tidak mau beli, udah gitu
kita-kita ini kan membeli lapangan kerja bagi orang lain, coba pikirkan
berapa jumlah toko, warnet, dan semua usaha di indonesia ini yg bias
menggaji orang sehingga pekerja tersebut bias menghidupi keluarganya. APA
NEGARA INI yang bisa melakukannya ??? Coba lagi piker berapa perbandingan
pengusaha yg hidupnya memperoleh proyek dari Negara dengan pengusaha yg
tidak tergantung proyek Negara, masih banyakan yg pengusaha tidak tergantung
pada proyek, padahal mereka itu menggaji pegawai bisa sampe puluhan tahun,
sedangkan yg "main proyek" walau sampai miliaran lebih senang bayarnya yg
kontrakan. Apa sudah banyak pengusaha yg main proyek punya tenaga kerja
tetap? Tapi coba tanyakan sama pemilik warnet lah... pekerja kita itu
dibayar sampai mereka mengundurkan diri, kalau tidak, terus diberi uah,
belum lagi diberi skill, iya ngga? Jadi inti nya.... mohon para bapak
aparatur pemerintah, yang hidupnya dari pajak pengusaha dan masyarakat, mbok
ya sadar diri, menegakkan hukum koq makan tulang rakyat sendiri, apa pernah
kepikiran para pekerja di warnet itu siapa yg kasi makan kalo sampai pemilik
warnet memilih tutup took dan hidup saja dari "deposito", apa ngga kepikiran
keluarga pekerja yang hidupnya bergantung pada pekerjaan disitu? Apa orang
Indonesia sendiri disuruh hidup "pas-pas"an aja kalau perlu rampok
merajalela, jangan heran kenapa dulu orang bisa berubah jadi beringas waktu
kerusuhan, sekarang pun rakyat Indonesia di didik menjadi seperti itu.



-----Original Message-----
From: Eko Budhi [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: 01 April 2005 19:48
To: [email protected]
Subject: Re: [asosiasi-warnet] Re: sweping HAKI polisi <Ditutup Aja Deh>


Halo temen2,

Kaya nya email saya penuh ama bahas ginian :D, lagian banyak hal lain lagi
yang masih sangat penting seperti bagaimana tingkatankan Margin Warnet salah
satunya :D, gimana tuh dengan mas yang janji mo bahas ini semua di milis???
padahal saya udah tunggu lama amat....ditunggu yah Bahas Marginnya :D

Salam


[Non-text portions of this message have been removed]



Official Web Site : http://www.awari.or.id
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
Web,archive: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet 
Yahoo! Groups Links



 




Official Web Site : http://www.awari.or.id
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
Web,archive: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke