> Terimakasih > sudah dua hari setelah kembali dr cilacap tetapi karena badan masih > letih dan agak demam sehingga belum bisa menuturkan pengalaman di > cilacap bersama wagino dan handoko kecuali *mengasyikan * dan walau > melelahkan fisik dan batin tetapi tidak membuat kapok :) karena > perjuangan baru saja dimulai untuk membenahi industri warnet > > kejadian kemarin saya anggap sebagai salah satu warna dalam hidup yang > membuat kaya pengalaman .. > setelah membaca semua email dan support yang dikirimkan via japri > maupun milis tiada kata yg bisa terucap kecuali terimakasih atas semua > doa dan atensi > teman teman di milis asosiasi warnet ,sahabat pers dan rekan2 milis dikmenjur > maupun teman teman telkom , industri isp yang banyak kirim doa via japri > > perjuangan rekan rekan warnet tidak akan bisa sukses tanpa dukungan > dan persatuan para warneters . peranan teman teman pers yang selalu > memberitakan setiap langkah kita sangat membantu perjuangan yang kita > hadapi . > > saya hanya salah satu pelaku tetapi pejuang yang sesungguhnya adalah > rekan rekan warnet seperti mas handoko dan wagino yang berani > mengambil keputusan untuk berbicara walau dalam tekanan yang besar > berhadapan dg asosiasi komputer setempat serta arogansi polisi > > keberanian mereka sangat saya hargai menjadi tonggak bangkitnya > industri warnet untuk membenahi organisasi agar menjadi institusi yang > baik . > mari kita lanjutkan perjuangan ini bersama sama agar industri warnet > bisa bangkit kembali > > > wassalam > > JudithMS
Begitupun juga dengan saya, tiada kata yang patut terucap kecuali ucapan beribu terimakasih atas bantuan dari Bu Judith & support dari rekan2 semua. Seandainya Bu Judith hari Senin tidak ada dosen pengganti, kami berdua di Cilacap tentu akan jadi bulan2 an polisi dan rekan asosiasi disini. Tuhan masih memberikan rahmat dan secerah harapan bagi kami 2 warnet kecil di Cilacap dengan mengabulkan permohonan kami untuk mendatangkan Bu Judith yang padat dengan jadwal ngajar dll. Dua hari bersama bu Judith penuh suka dan duka. Sukanya kita masih bisa bercandaria sepanjang jalan. Dukanya Bu Judith medapat perlakuan yang menyebalkan. Namun beliau bilang nggak kapok dengan hal semacam ini, malah mengasyikan dan indah katanya. Rute dihari kedua : Cilacap - Purwokerto - Jogjakarta boleh dibilang agak melelahkan karena hrs ngejar pesawat yang terbang palaing tidak pukul 17:00 WIB, krn beliau hrs siap wawancara di Radio Trijaya FM ( 18:00 WIB ) dan Radio 68H FM. Mangkanya saking buru-burunya, sepanjang jalan kita hanya bisa lihat ranumnya buah durian tanpa harus menikmati (saya masih punya hutang, red). Tiba di bandara Adi Sucipto tepat pukul 16:47 WIB, tiketpun segera dipesan, tepat pukul 17:15 Bu Judith terbang ke Jakarta untuk bertemu dengan rekan2 kerja dan relasi, terutama Pak Doni yang sangat mencemaskan keberadaan Bu Judith kala itu (maaf krn buru2 oleh2 pun tak sempat dibeli). Berkas sudah kami tanda tangani dan siap dilimpahkan ke Kajari Cilacap, kini kami berdua menunggu konfirmasi selanjutnya. Sekali lagi tanpa dukungan dan bantuan dari Bu Judith dan rekan sekalian kami tentu sudah terkapar tanpa semangat! Perjuangan baru dimulai.... Salam Gieno Official Web Site : http://www.awari.or.id Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED] Web,archive: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

