For Ferra ( Mbak atau Mas ya ? ),
 
Saya juga prihatin dgn bangsa ini, kok kayaknya kesadarannya masih rendah ya 
..........
apa ngga ingat nanti kalo dikubur dan sampe di akhirat nasibnya gimana 
...........
mungkin mengharapkan malaikatnya juga bisa disogok kali ya ............. :-))
 
Tapi, kok nasihat kayak gini kayaknya sudah sering banget didengung2kan, tapi 
hasilnya rasanya kurang mempan, terbukti dari masih banyaknya praktik suap dan 
pemerasan oleh aparat terjadi ...................
 
 
soal suap menyuap, saya rasa semua pengusaha juga ngga ada yg mau pake suap2an 
segala, karena ini kan extra expense, dan besarnya pun bisa2 ngga jelas 
............
namun, apa mau dikata, kita2 yg mau mengikuti jalur yg benar, malah "dipaksa" 
utk menjalani jalan yg mencong oleh para aparat............sehingga terjadi 
banyak pengusaha jadi suap aparat .................
contohnya aja, mau buat SIM. Supir saya mau mengikuti jalur resmi ( karena 
murah ), namun justru dipersulit dgn segala macam alasan hingga harus 
bulak-balik dan dalam jangka waktu sebulan pun belum selesai 
juga...........sementara saya cuman dalam hitungan jam juga sudah selesai 
karena pake acara "bayar-membayar" ...........
Ayah saya cerita, tahun 70-an waktu perusahaannya mau bayar pajak, kantornya 
didatangi orang pajak. Ayah saya yg sudah menghitung capek2 utk Pph, malah 
dicari2 kesalahan dan macam2 kekurangan oleh orang pajaknya...........dan 
buntut2nya, ya orangnya sendiri yg menawarkan utk "damai", cukup bayar orangnya 
dan nanti akan diberi verifikasi bahwa telah membayar pajak. Selesai. Jadi, apa 
yg disinyalir oleh Pak Kwik dan Pak Faisal Basri sebenarnya benar adanya, 
................
 
Jadi, mau ikut aturan tapi ngga beres2 urusannya dan makin dipersulit dan 
diperas, atau bayar aparatnya dan urusan dalam sekejap beres rapi terkendali.
Saya dan ayah saya tidak setuju soal hal ini. Saya juga ingin sekali birokrasi 
dan urusan di negeri ini tertib, aman, teratur, bersih tanpa urusan 
"bayar-membayar" ............ tapi, dari semenjak saya lahir, rupanya praktek 
"kotor" sudah berlangsung ..............
Ayah saya meneruskan ceritanya sambil cengengesan, "kasihan bener negara ini, 
cuman dapet sedikit uang pajaknya, sementara pegawai pajaknya dapat banyak, 
perusahaan untung banyak, dan saya cuman dapat gaji doang..................."
 


Ferra Charsani <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Ikut prihati Pak Gieno. saya merinding
membacanya...memang semua masalah bisa diselesaikan
dengan uang dinegara ini...jadi oknum2 tertentu senang
dengan adanya UU HAKI yang berarti ladang basah buat
mereka mencari kekayaan...tapi ingat pak uang gitu kan
uang panas...Untuk para pengelola warnet dan bapak
polisi yang memeras, ingat saja uang yang diberikan
dan uang yang diterima itu adalah harus
dipertanggungjawabkan ketika bapak2 nanti
dikuburkan...jadi jangan mikir selesai masalah
sekarang..tapi ingat juga..kalau bapak membayar dan
menerima uang panas berarti masalah bapak2 akan lebih
abadi hingga hari perhitungan nanti...Ayo pilih yang
mana???
--- gienojava wrote:

> 
> Siapkah warnet /game centre menghadapi issue ini ??
> 
> Kalau tidak ada solusi dari masalah EULA dan lisensi
> software lebih
> baik warnet/game centre tutup saja daripada harus
> berurusan dengan
> pihak aparat kepolisian!!
> 
> Saya mohon dan berharap bantuan dari insan IT,
> rekan-rekan warnet
> maupun yang lain yang terkait dengan ini untuk
> menghadapi masalah ini
> supaya ada kebijakan dan solusi buat industri kecil
> semacam warnet,
> game center, rental ketik dari Pemerintah yang bisa
> melobi ke pihak
> Microsoft. Bila tidak dengan senjata UU HAKI dan
> EULA bisa jadi ini
> akan jadi ladang baru buat oknum polisi. Ini real (
> sebetulnya banyak 
> warnet / game center yang kena namun mereka pilih
> damai dengan 
> aparat )�!!


                
---------------------------------
Do you Yahoo!?
 Yahoo! Small Business - Try our new resources site! 

[Non-text portions of this message have been removed]



Official Web Site : http://www.awari.or.id
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
Web,archive: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke