----- Original Message -----
From: HERRU J. JOEWONO <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Tuesday, April 12, 2005 12:33 PM
Subject: Re: [asosiasi-warnet] Undangan Diskusi Linux.



 Rekan-rekan....

 Sebelumnya saya mohon maaf kalau tiba-tiba 'nyelonong' dan berkomentar
 tentang permasalahan yangseang hangat ini.

 Saya sendiri sebetulnya sudah bergabung sejak milis ini dibentuk, namun
 sempat 'menghilang' untuk waktu yang cukup lama. Dan saya cukup terkejut
 melihat kondisi yang, terus terang saja, cukup jauh dari bayangan saya.
Saya
 sama sekali tidak menduga bahwa ternyata 'organisasi' (baik secara formal
 maupun informal) masih sedemikian rapuhnya.

>>>>>> Masa sih Mas Herroe??? Rapuh??? ukurannya apa nih???

 Namun, saat ini bukan waktu yang tepat untuk mencari-cari alasan mengapa
 bisa terjadi seperti itu. Saat ini adalah saat dimana semua komponen harus
 segera bergerak menanggulanginya.

>>>>>> Sippp setuju nih...^_^

Saya amat sangat sependapat dengan kang haji Onno, bahwa seberapa pun dan
 seperti apa pun bentuk ikatan yang kita harapkan, akan sangat tidak mungkin
 terbentuk tanpa partisipasi semua pihak. Dan itu semua tidak cukup hanya
 sebatas berteriak-teriak saja (maaf). Yang diperlukan adalah sikap tegas
dan
 tindakan nyata.

>>>>>> saya juga setuju dengan pendapat Pak Onno, tapi saya tidak setuju
dengan pendapat Mas Herroe yang bisanya hanya kritik tanpa kasih
solusi....^_^

 Mari kita lihat bersama......
 Isu Linux, OpenSource dan sebagainya adalah bukan barang baru di dunia IT,

>>>>> Setuju Mas...saya juga udah pake *nix dari zaman saat saya masih jadi
karyawan kantoran sejak tahun 1992 sampe kini masih pake *nix tapi sekarang
yang free, ya mungkin kaya mas Herroe ini lah dan sekarang saya beralih jadi
'pedagang' warnet

sehingga amat sangat disayangkan bahwa warnet yang konon merupakan 'ujung
tombak pendidikan IT di Indonesia' malahan terkesan alergi untuk segera
 mengambil sikap dan posisi. Banyak hal yang bisa dipertanyakan dalam hal
 ini, posisi mana yang akan kita ambil. Apakah pura-pura buta dan mengikuti
 keinginan konsumen atau benar-benar ingin mengambil peran nyata dalam
kancah
 pendidikan IT ?

>>> Justru yang pura2 buta itu bukan warnet tapi pemerintah Mas, buktinya
setiap langkah warnet untuk maju malah dihadang dengan segala aturan yang
saya sendiri gak ngerti....Maklum bukan orang hukum sih :-D, kalau langkah
nyata Hmmmmm mungkin tugas kita bersama-sama lagi nih.......yang jelas
Jangan OMDO alias Omong Doang

 Masalahnya, memang, warnet seperti agak terlambat mengambil sikap dalam hal
 ini. Coba bayangkan, sebetulnya kondisi yang kurang lebih sama juga terjadi
 di awal 90an, bagaimana aplikasi-aplikasi MS Office harus mengambil tempat
 yang pada saat itu didominasi oleh WordStar, Lotus, dan sebagainya. End
user
 pada saat itu juga bersikap sama...... menolak ! "Saya nggak biasa pakai
 Excel, ada Lotus nggak ?" Kalimat ini samat sangat umum pada saat itu.

 Jadi..... ada apa dengan linux ? :-) Tak kenal maka tak sayang lah.....

>>>>>>karakter BUYER warnet akan berbeda jauh dengan End User kantoran,
karna BUYER bagi kita adalah RAJA sedang End User kantoran mungkin bisa jadi
Budak perusahaan yang pasti masih bisa didoktrin ini itu :-D

Dan mengenai partisipasi aktif..... (kang haji langsung nyengir nih),
 mengapa harus menunggu sih ? Saya sangat yakin bahwa di setiap kota
(minimal
 kota besar lah) sudah cukup banyak Linux User Group, yang akan dengan
senang
 hati berbagi informasi dan pengetahuan mereka kepada kita. Kalau harus
 menunggu giliran 'didatangi' dari pusat terus...... kapan sampainya.....
 bisa-bisa keburu 'diciduk' polisi deh...... :-)

>>>>>>bukannya saya nungguin 'didatangi' dari pusat, Mas, tapi justru saya
pengen tau seberapa jauh BUYER kita beradaptasi dengan open source tadi yang
mungkin sudah dijalani oleh warnet2 yang Full Linux (ada kali yah? ^_^ )

Ayo lah....... kita mulai dari partisipasi aktif di setiap kota atau daerah,
 mulailah saling menginventarisir siapa rekan kerja di setiap kota, saling
 berkenalan lebih akrab, saling berbagi informasi, dan sebagainya, dan
 sebagainya.......

>>>>>> kan lebih AFDOL kalo dapet share-an dari yang udah pernah nyobain
yah....:-D jadi kita bisa ukur margin kita antara pake Linux dengan Windows
sekaligus dapet push untuk strategi migrasi ini

 Kita semua masih beruntung masih punya tante Judith, yang sebetulnya juga
 merupakan senior Awari yang masih 'tersisa'. Bukan apa-apa...... yang lain
 berguguran karena memang benar-benar sudah kehabisan energi mengurusi
warnet
 yang  nggak pernah kompak. Jadi...... jangan sia-siakan dan jangan
kecewakan
 beliau yang masih bertahan ini.

>>>>>>Sejak awal join dengan ini milis juga udah keliatan kok, ibu kita yang
satu ini,beliau emang Care abis ama 'Pedagang' Warnet kaya saya ini dan saya
juga mengalami betapa simalakama-nya jadi 'Pedagang'.

Mari kita benar-benar jadikan warnet sebagai ujung tombak pendidikan IT di
 Indonesia..... dan kalau boleh mengutip A'a Gym: "Mulai dari hal yang
kecil,
 mulai dari diri sendiri, dan MULAI SEKARANG"

>>>>>>Setujuuu Mas.....saya pribadi cinta damai kok, saya juga benci
kemungkaran,perbedaan pendapat dan cara mengekpresikan antara kita adalah
hal yang wajar,jangan terlalu dipermasalahkan justru harus kita syukuri
karna semua itu dapat membuka wawasan kita agar kita selalu ingat bahwa kita
adalah makhluk yang Lemah....^_^

Salam,

 Herru J. Joewono
 Malang

 * bukan pengusaha warnet tapi sangat mengerti suka duka warnet.
* bukan pakar IT tapi sangat percaya bahwa IT pemilik masa depan
* bukan dosen/pengajar tapi senang berbagi apa yang saya bisa
* hanya rakyat biasa yang simpati dengan perkembangan IT, khususnya warnet

>>>>>>Saya minta maaf kalau ada kata yang salah dan tidak berkenan, salam
kenal saya buat Mas Herroe dari saya diBandung


Salam
Whatlabel(dot)net
Cihampelas-Bandung
Jawa Barat



Official Web Site : http://www.awari.or.id
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
Web,archive: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke