On 4/13/05, Agung Hernawan <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > Sebetulnya untuk lisensi OS sih kalau dihitung ulang "tidak mahal". > Taruh harganya 800 ribu. Kalau dibreakdown untuk 3 tahun (1000 hari) > perarti per hari 800 perak. Asumsi komputer dipakai 10 jam per hari. > Maka dengan menaikan harga jual 100 perak per-jam harusnya dah > nutup. Emang harusnya yg pakai Open Source tarifnya lebih murah yg > berlisensi > > Masalah : > 1. Ada warnet/game yg tarifnya undervalue > 2. Hardware yg dipakai tidak sesuai dengan lisensi tipe OS yg > tersedia (Kalau beli sekarang adanya winXP). > 3. (Last but not least) Udah orginal masih dikerjain juga .... bikin > males. Daripada ndak mbajak tuduh mbajak ... mending mbajak > sekalian ... eh move ke open source dink ;=)
Betul mas, tp skg masalahnya jika membuat sebuah warnet tentunya permodalan musti langsung "jreng (dibaca langung pegang duit segitu)" depan mata. Let's say jika kita punya budget X rupiah tadinya musti cukup buat 10 unit komputer misalnya, ternyata karena adanya biaya licensi paling tinggal berapa unit, ya taruh lah misalnya 5 unit. Ya mending klo yg bermodal besar, kalo yg pas2an spt saya kan repot juga :). -- budsz Official Web Site : http://www.awari.or.id Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED] Web,archive: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

