kartika_gayatri <[EMAIL PROTECTED]>

Mohon kepada Mbak Judith atau Mas Pataka agar dipertimbangkan kembali
supaya game center juga bisa mendapatkan diskon seperti warnet, tidak
dibedakan. Mungkin secara umum saat ini game center lebih ramai
daripada warnet tapi tarif game lebih murah daripada tarif internet,
spt contoh di sini tarif game lebih murah 1000-1500 dari tarif
internet dan game center kecil yg cuma punya 10 unit saya rasa pasti
ga sedikit.

Terima kasih sebelumnya.

Salam,
Ika



On 4/17/05, agusini <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> 
> awari jakarta udah terbentuk belum..?
> mulailah re organisasi...?
> pengurus yang masih bisa siapa dan udah nga' ada batang hidungnya
> siapa..? Hidupkan lagi lah organisasi awari pusat dan sesudah idup
> bisa di lantik tuch kepengurusan daerah,,,
> ayo jakarta..? pasti bisa kok..
> 
> drakkiee


Alhamdulillah 
ada pertanyaan ini .
Saya ingin segera ada Munas dan teman teman  ( Pengusaha Warnet di
Jakarta dan semua daerah di Indonesia ) untuk membentuk Pengurus AWARI
.

Tolong  para pengusaha Warnet jangan hanya bisa berbicara dan
berkomentar di milis saja  sebaiknya anda semua mewujudkan rasa
tanggung jawab dan keperdulian untuk turun tangan mengurus industri
warnet karena sesungguhnya majunya industri ini ada dipundak kalian.

Rekan Warnet 
selama beberapa hari ini saya membaca Thread tentang Opensorce dan MS 
dan menahan diri untuk tidak berkomentar karena permasalahan sudah
terlalu luas ,saran sahabat sahabat presidium untuk menggunakan
OpenSource sudah disalah diartikan rekan rekan milis karena masalah
tata bahasa dan pemahaman yang berbeda .


Tolong rekan rekan Warnet Faham dan mengerti arah dan tujuan Mas Adi
dan Pataka yang INGIN MENYELAMATKAN industri warnet.Mereka tidak
memiliki niat untuk mematahkan semangat kalian karena mereka sudah
pernah memiliki Industri warnet jauh sebelum bisnis ini Booming .
mereka memiliki pandangan mengapa harus melakukan pembajakan OS jika
kita ada alternatif OS lain.

Hanya sering tata bahasanya mereka memang cenderung agak sulit
difahami oleh pebisnis warnet yang cenderung mengutamakan kenyamanan
konsumen .
padahal kalau sudah berurusan dengan fihak aparat penegak hukum apakah
yang bisa diperbuat oleh konsumen anda ?
mampukah konsumen anda membela pengusaha warnet yang menjalankan
bisnis dengan cara yang salah ?

bagi kami seharusnya masalah Sweeping Haki menjadikan kita kreatif
untuk mempelajari alternatif lain yang aman bukan sekedar menunggu
pihak lain mengubah kebijakan dan memberikan discount karena bagi
aparat hukum itu hanya mengacu kepada Undang Undang semata bukan
masalah kenyamanan konsumen atau hal yang lain .Tolong  Fahami itu
sebaiknya ..!

Kalau kita memiliki alternatif software mengapa kita harus bersusah
payah menanggung segala resiko dengan pihak aparat hukum dan membeli
dengan harga yang cukup mahal ????


Kebebasan memilih OS OpenSorce dan MS ada ditangan kalian semua
sebagai pebisnis tetapi tolong fahami segala resiko dan konsekwensinya
.
Jangan hanya bisa gunakan OS Bajakan hanya demi memanjakan Kostumer
semata atau kelangsungan bisnis game online !


Kalau masalahnya belum ada OS Opensource yang bisa digunakan  Game
online seperti yg sudah dikatakan Mas Adi kalian harus menyadari bahwa
hal ini sesungguhnya bisa dijadikan bargaining power oleh seluruh 
warnet yang berbasis game online .
jika seluruh warnet game online bersatu untuk Tutup karena tidak mau
berresiko dengan pihak aparat penegak hukum maka pihak pengembang game
online tidak memiliki alternatif lain kecuali mengembangkan OS untuk
game .
kuncinya apakah kalian mampu bersatu menekan pihak provider game ?
Untuk apa sih menempuh segala resiko dengan pihak aparat ?
Apakah dengan membayar upeti upeti bulanan urusan kalian selesai ?
Apakah atas nama keuntungan sehingga menjustifikasi kita menggunakan
OS bajakan ?
Saya tidak ingin menghakimi siapapun disini tetapi sekali lagi tolong di fahami 
apapun alasan kalian tidak dibenarkan untuk menggunakan OS bajakan !

Masalah Microsoft 


1 . EULA .
Kemarin kami memperjuangkan masalah tambahan klausul untuk EULA dan
alhamdulillah sdh berhasil tetapi tolong di fahami itu belum
menjadikan jaminan keamanan karena  masih banyak hal yang terkait .
1.1  .  Licence Agreement for Internet Cafe hanya bisa di peroleh bagi
Warnet yang memiliki  LICENCE ORIGINAL MICROSOFT .Bukan yang
menggunakan OS  Bajakan .

( jadi bagi warnet warnet yang masih menggunakan OS bajakan masih
merupakan ancaman yang sangat besar ! )


1.2  .Validasi

Bagi Warnet yang sudah  memiliki Licence harus mengirimkan ke MS
Indonesia lalu mereka akan mengirimkan formulir tsb ke Singapura untuk
memperoleh validasi tersebut .
Semua itu bisa diperoleh dengan Gratis  tetapi tolong difikirkan biaya
pengiriman dan waktu  proses untuk mendapatkan validasi tersebut ???
selama proses tersebut berlangsung warnet kalian pun belum aman  !!


1.3 . Harga OS 
Pihak MS memiliki hak sepenuhnya untuk menentukan  berapa besar biaya
OS mereka karena tidak ada UU  yang mengatur masalah harga untuk hak
Cipta sehingga masalah harga sepenuhnya adalah hak dari MS  .
jika mereka tidak mau memberikan discount harga itu adalah hak
sepenuhnya dari pihak MS dan kita   *sialnya *   tidak berhak untuk
menggugat kebijakan mereka .


jadi saran saya adalah 
demi keamanan bisnis kita sendiri sebaiknya  mulai beralih untuk
menggunakan OS alternatif daripada harus membeli OS yang harganya
sangat  tinggi dan memiliki birokrasi yang rumit .

Keputusan ada ditangan kalian dengan segala konsekwensinya 
tetapi  lebih baik jangan hanya berkomentar jika tidak bisa memberikan
kontribusi apapun bagi bisnis kalian sendiri .

Masa depan Bisnis warnet ada ditangan kalian bukan ditangan Presidium AWARI .

JMS


Official Web Site : http://www.awari.or.id
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
Web,archive: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke