Hello Ronald,

Monday, May 2, 2005, 7:36:48 PM, you wrote:

RS> Buat warnet dijakarta dibutuhkan dana minimal berapa sih?

ini menyusul yah....., harga-harga terbaru aku gak tahu...., mungkin
ada yg bisa bantu ???

RS> dan izin buka warnet kemana aja?

Semua jawaban ada dimilis ini juga (krn pernah dibahas) , sebagai gambaran
tak copy-kan 2 message yg pernah ada:

=========================================================================
Hello Ario,

Monday, February 9, 2004, 6:10:35 AM, you wrote:

A> 1. kalo mau bikin warnet izin apa aja yang mesti 'diurus' ?

ijin khusus warnet, tidak ada. namun kalau anda ingin mendirikan badan
usaha yg formal ada beberapa dokumen :

1. akte perusahaan (notaris)
2. pengesahan menkeh (utk pt)
3. pengesahan depkop (utk koperasi)
4. siup/tdp (dinas perindag)
5. situ/ho (dinas perijinan)
6. npwp (kantor pajak)
7. sertifikat asosiasi bidang usaha.

kesulitannya adalah, industri warnet belum dikenal oleh peraturan yg
ada. sehingga bila anda mendirikan badan usaha, biasanya akan memilih
bidang usaha lain misalnya jasa dan penjualan komputer.

A> 2. yang legal pajak apa aja sih yang mesti dibayar oleh pengusaha
A> warnet?

untuk setiap badan usaha, ada beberapa pajak, retribusi, pungutan :

1. pph badan usaha, pph perorangan (pemilik, direktur, karyawan)
2. ppn, utk pengusaha yg masuk kategori kena pajak
3. retribusi bidang usaha, diatur oleh perda (pemda)
4. pungutan keamanan, kebersihan dll.

informasi pajak, dpt diperoleh di kantor pajak. informasi retribusi
dpt diperoleh di pemda masing2. informasi pungutan bisa ditanyakan pd
rt/rw atau kelurahan dan kecamatan.

melangkah memiliki badan usaha adalah hal yg baik. kita hrs sadari
bahwa selama ini warnet tdk bisa memperoleh mitra strategis salah
satunya karena tdk memiliki prasyarat legal formal yg cukup. sekarang
mari ini kita benahi sama2.

-- 
Best regards,
 PatakaID                            mailto:[EMAIL PROTECTED]
 
--- In [email protected], Pataka ID <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Hello fidriati,

Tuesday, July 13, 2004, 12:31:38 PM, you wrote:

fa> tapi yang benar kita jual yang real aja masak se penjual bakso aja
fa> jual semangkok 4.000 rp/mangkok masak jual internet 1.500 rp/jam
fa> wa ... asik jual bakso aja kali ye :),

FAKTA SEPUTAR TARIF

faktanya, kebanyakan pengguna warnet sekarang ini menempatkan jajan
bakso dalam skala prioritas yang lebih tinggi daripada berkunjung ke
warnet. kecenderungan ini mulai terjadi sejak akhir 2002, hasil dari
beberapa survey.

faktanya, belum pernah ada bukti bahwa perang tarif berhasil membawa
kisah sukses warnet. hancur lebur sih iya. lagi2 ini data survey yang
dilakukan beberapa media sejak 1999. perang tarif adalah salah satu
faktor yang mendorong turunnya daya tarik bisnis warnet.

faktanya, kebanyakan warnet sukses adalah karena keberhasilan inovasi
keragaman jenis layanan dan kemampuan diferensiasi segmentasi market.
terakhir kecenderungan ini diungkap oleh penelitian ICT Watch 2003.
soal tarif amat bervariasi karena tergantung pada skala bisnis serta
bisnis plan dan fokus layanan setiap warnet.

faktanya, untuk warnet dial up, yang bisa sukses, rata2 tarif adalah
di atas 6000 dan diatas 3000 untuk warnet dedicated apapun bentuknya.
atau lebih jelasnya, warnet dial up bertarif dibawah 6000 kebanyakan
dijumpai gulung kabel, demikian juga warnet dedicated dengan tarif di
bawah 3000 per jam.

fakta isp, stabilitas yang sering dipermasalahkan bukanlah faktor yg
paling dominan mempengaruhi keberhasilan layanan warnet. faktor yang
lebih menonjol adalah kepedulian operator dalam pelayanan pelanggan,
serta tingkat kenyamanan (situasi) warnet dan daya tarik sosial (jadi
trend setter, pusat nongkrong, tersedia fasilitas2 tambahan dsb.) juga
kemudahan akses (lokasi yang terjangkau transportasi, ketersediaan &
keamanan parkir, keleluasaan akses ke pusat perbelanjaan, makanan dan
hiburan). sejak 2003, faktor kedekatan lokasi terhadap kampus menjadi
kurang dominan.

ANALISIS PRASYARAT WARNET
(yang berpeluang sukses)

1. koneksi dedicated (wlan, lc, dsl/cable, vsat) dan buka 24 jam
2. jumlah seat di atas 10 unit dan maksimal sekitar 30 unit (lebih
   dari 30, efiensi per unit layanan akan turun signifikan)
3. tingkat okupansi seat 40 % untuk mencapai break event operasional
   dan 60 % untuk ROI dibawah 2 tahun
4. tarif di atas 3000 per jam pada > 80 % okupansi
5. punya lokasi yang mudah dicapai transportasi, keleluasaan tempat
   dan didukung oleh fasilitas publik lain di sekitarnya
6. punya keragaman fasilitas akses dan jenis layanan serta ...
7. memiliki tipologi segmentasi market yang berimbang yang berbeda
   preferensi (tidak hanya satu segmentasi, misalnya mahasiswa saja)
8. mempunyai strategic plan yang baik untuk mengantisipasi 4 bulan
   masa non produktif dalam satu tahun
9. manajemen profesional dan bisnis plan yang jelas
10. tidak menggunakan modal pinjaman berbunga lebih dari 14 %.

demikian, hasil olahan beberapa data statistik AWARI.

-- 
Best regards,
 Pataka                            mailto:[EMAIL PROTECTED]
--- End forwarded message ---





Official Web Site : http://www.awari.or.id
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
Web,archive: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke