Warnet berencana pakai Open Source Microsoft optimis tetap Kuasai 
Pasar
     
 

Teknologi Informasi 
Rabu, 11/05/2005 
  
 
  
JAKARTA (Bisnis): Microsoft optimistis tetap menguasai pasar peranti 
lunak untuk warnet dan rental komputer bagi produknya meski kalangan 
warung Internet tengah bersiap-siap menggunakan sistem operasi 
terbuka (open source). 
Tony Chen, Presiden Direktur PT Microsoft Indonesia, mengatakan 
warung Internet merupakan jenis usaha yang wajib melayani 
pelanggannya dengan baik karena berorientasi pada profit. 

"Untuk dapat melayani dengan baik, maka sebuah warnet atau rental 
komputer perlu menyediakan sistem operasi yang mudah digunakan oleh 
pelanggan," tuturnya kepada Bisnis kemarin. 

Selama ini, lanjut dia, pengguna komputer dan Internet di Indonesia 
telah terbiasa dengan sistem operasi Windows sehingga penggunaan 
sistem operasi lain dinilai tidak menguntungkan dari pertimbangan 
bisnis. 

Perlu waktu yang lama, tambah Tony, bagi pengguna komputer di 
Indonesia untuk dapat menguasai sistem operasi di luar Windows 
sehingga pelanggan Internet lebih memilih warnet yang menggunakan OS 
milik Microsoft. 

Kalangan pengusaha warnet disinyalir akan berpindah menggunakan 
sistem operasi di luar Windows setelah beberapa kesulitan dialami 
industri tersebut berkaitan dengan pengoperasian OS milik Microsoft 
tersebut. 

Selain harga software yang dinilai cukup tinggi untuk industri 
sekelas warnet, kasus larangan penyewaan software berlisensi oleh 
Microsoft seperti yang tercantum dalam EULA (end user license 
agreement) juga menjadi salah satu alasan utama bagi warnet 
menggunakan peranti lunak open source. 

Kesepakatan EULA menegaskan produk Microsoft seperti Windows 98 itu 
hanya dapat dipakai untuk keperluan sendiri, tidak boleh disewakan 
kepada pengguna lain sebagaimana bisnis warnet. 

Meski Microsoft kemudian melegalkan pemakaian peranti lunak asli 
untuk warnet melalui perjanjian rental software Microsoft untuk 
warnet (MSRAIC), namun belum adanya lisensi hitam di atas putih, 
membuat posisi warnet belum benar-benar aman dari ancaman hokum. 

Tony menuturkan Microsoft belum menetapkan langkah-langkah 
legalisasi MSRAIC pada warnet dan rental komputer karena harus 
berkoordinasi dengan kantor pusat di AS. 

Menanggapi hal tersebut, Judith MS Lubis, Ketua Dewan Presidium 
Asosiasi Warnet Indonesia (Awari), mengatakan warnet tidak terlalu 
bergantung pada Microsoft dalam memberikan layanan kepada 
pelanggannya. 

"Warnet masih bisa menjaring pelanggan meski menggunakan software 
open source," katanya kepada Bisnis kemarin. 

Saat ini, sejumlah pengembang peranti lunak diketahui tengah 
mendekati warnet untuk menawarkan produknya. 

Seperti Sun Microsystems, yang tengah menawarkan sistem operasi Java 
Desktop Systems (JDS) untuk warnet. 

Menurut GM PT Sun Microsystems Indonesia Harry Kaligis, pihaknya 
menyediakan OS JDS untuk warnet dan usaha kecil menengah (UKM) 
lainnya. 

Judith melanjutkan warnet akan menggunakan peranti lunak terbuka 
yang murah, lengkap dengan berbagai aplikasi lainnya yang berfungsi 
seperti Adobe, antivirus, dan software proprietary lainnya. 

Untuk itu, lanjut dia, warnet juga akan mengedukasi pelanggannya 
dalam menggunakan sistem operasi terbuka agar mereka tidak mengalami 
kesulitan dalam menikmati layanan akses Internet. 

Sejumlah warnet terkena penertiban akibat pemakaian software ilegal 
dan terganjal EULA milik Microsoft. Microsoft menyatakan tidak 
berwenang me-lakukan sweeping terhadap warnet karena hal tersebut 
merupakan tugas dan tanggung jawab aparat hukum. (api) 
 
  
 
� Copyright 2001 Bisnis Indonesia. All rights reserved.
Reproduction 
in whole or in part without permission is prohibited.
 
 http://www.bisnis.com/servlet/page?
_pageid=127&_dad=portal30&_schema=PORTAL30&vnw_lang_id=2&ptopik=A39&c
date=11-MAY-2005&inw_id=361009







Official Web Site : http://www.awari.or.id
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
Web,archive: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke