On 5/23/05, juliesirwanto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > Walah bung pieter...... hari gini baru teriak2... kemarin ke mana aja
> > gak ada actionnya berjuang sama AWARI...... AWARI juga bentar lagi
> > jadi "kuburan" karena komunitasnya "mati" semua..... Turun ke jalan
> > hari gini.... hhmmm, apa bunda judith mau dukung.... kayaknya saya
> > pesimis deh..... kasihan bunda kalo harus disakitin lagi sama
> > komunitas yg cuma bisa teriak2 kalo "kegencet"........
> >
> > Mohon maaf kalo ada yg tersinggung.......
> >
> > Wassalam.........
> 
> Sorry, tapi saya pikir bukan saatnya untuk saling tunjuk siapa yang
> salah. The damage has been done... Ga produktif maen salah2an, yang
> paling penting skarang gimana langkah2 yg bisa ditempuh kita para
> pengusaha warnet dan game center, menyikapi masalah ini.. CMIIW
> 
> Untuk sementara mungkin pemikiran saya (CMIIW skali lagi), untuk
> rekan2 warnet silahkan coba beralih ke opensource / linux (Jangan
> takut soal implementasinya, saya yakin rekan2 pengguna linux pasti mau
> bantu)... Sedangkan untuk rekan2 game center.. tetap coba beralih ke
> opensource / linux dengan menggunakan emulator semacam winex atau
> cedega (lihat www.transgaming.com seperti kata Pak Onno).
> 
> Sedangkan untuk billing, bisa dicoba billing explorer yang versi web
> (saya sendiri belum pernah coba, tapi denger embel2 versi web,
> seharusnya ga masalah jalan di linux or windows)
> 
> Saya sendiri sekarang sedang mencoba beralih ke linux dengan distro
> Xandros, dan mencoba wine dan cedega untuk emulator aplikasi windows
> di linux..
> 
> Sambil jangan lupa untuk berkoordinasi, bersatu untuk menjadikan
> perjuangan AWARI menjadi nyata, karena masalah sudah di depan mata,
> bukan saatnya untuk kecewa, marah dan saling menyalahkan tetapi
> saatnya untuk melupakan masalah2 di masa lalu dan bersatu untuk
> mengatasi masalah HAKI ini..
> 
> Ibu Judith, jangan patah arang sama komunitas ini.. ^ ^

Jul 
saya bukan patah arang tetapi tepatnya  sudah " speechless" .
dari jauh jauh hari sudah sempat diperingatkan bahwa sweeping akan
terjadi khususnya depok dan bandung tetapi tidak ada satupun yang
perduli dengan warning  tersebut ..
bahkan dengan arogansi mengatakan  kami sudah memiliki backing dari
pejabat mabes polri/ polda  jadi aman saja menggunakan  os bajakan

yang lebih menyedihkan saya adalah dimana tidak sedikit rekan rekan
diberbagai daerah justru menggalang sesama warnet untuk mengumpulkan
uang bagi aparat polda agar mencegah sweeping daripada berjuang
bersama AWARI untuk membenahi industri .
apakah membayar oknum polisi itu menyelesaikan masalah ini ??
Banyak pihak berpendapat Seorang Judith itu tahu apa permasalahan yg
terjadi didaerah saat sweeping terjadi ??

Tolong kalian bertanya kepada hati nurani sendiri apakah memberi uang
damai kepada aparat polisi itu  akhir dari masalah ???
akankah sweeping berakhir dengan diberi uang damai ???
Jika kalian memberi uang damai kepada pihak aparat POLISI maka mental
kalian tidak ada bedanya dengan oknum tersebut .
Janganlah kalian memaki POLISI kalaupun akhirnya setuju untuk membayar 
suap itu tidak akan terjadi kalau kalian berani menolak  seperti yang
dilakukan oleh rekan kita di cilacap . mereka lebih memilih jalan ke
pengadilan daripada harus menyelesaikan jalan damai .
ada baiknya kita berkaca dulu sebelum bicara menghujat pihak lain .
sudah benar kah tindakan yang kita jalani ?

dalam kasus sweeping ini sendiri sudah ratusankali saya katakan ke
rekan rekan di Kepolisian ataupun Pers sebaiknya pihak aparat
Kepolisian melakukan evaluasi kembali karena yang terjadi dilapangan
sering ditemui ekses ekses yang sangat menakutkan bagi industri warnet
. Tidak sedikit  pengusaha warnet mendapatkan ancaman dari pihak
aparat untuk diangkut  seluruh unit  PC dan ancaman ditahan lalu
berakhir dengan tawaran denda damai

sementara mereka tidak memiliki kuasa untuk melaporkan nama oknum
tersebut karena mereka sangat menyadari kesalahannya melakukan
pembajakan software dan takut akan ancaman denda serta kurungan 5 th
penjara .

uhmm sampai kapan lingkaran setan ini akan berakhir ?

saya yakin tentunya bukan hal ini yang diinginkan oleh pihak mabes
dimana penegakan hukum menjadi ajang pemerasan bagi  segelintir polisi
pintar yang memanfaatkan situasi .

Saya sangat berharap Warnetters mau bersatu beralih ke opensource
karena hanya itu solusi yang ada saat ini . Kita tidak bisa berharap
banyak dari Microsoft untuk memberikan discount kepada Warnet karena
mereka memiliki kebijaksaan perusahaan yang harus kita hormati .

Pagi ini saya mendapat kabar dari KOMINFO dan MenRistek mereka akan
membantu mencari solusi bagi Komunitas Warnet dengan membuatkan distro
distro berbasis OpenSource yang melibatkan Komunitas Opensource dari
Guna Dharma  kelak semua itu akan dimasukan kedalam CD untuk bisa
dibagikan ke Komunitas Warnet di seluruh Indonesia

Semoga hal tersebut bisa terrealisasi segera .

wassalam

Jms


Official Web Site : http://www.awari.or.id
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
Web,archive: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke