26/05/2005 12:18 andi yoo [EMAIL PROTECTED]: > untuk masalah > harga sebenarnya ada microsoft dan software2 licence > yg berharga murah...malahan murah banget...yaitu > software2 yang bagian dari software campus > agreement...sebagai contoh rekan2 bisa cek > informasinya di http://psdi.itb.ac.id atau mungkin di > campus2 lain juga ada ....disini software2 licence > disewakan untuk dosen dan mahasiswa dengan harga > 20.000 dan 15.000 an untuk satu tahun.....cuma saya > ngga tau apakah dari segi aturan dan eula nya bisa di > implementasikan buat warnet2 atau game center, tapi > menurut saya eula nya ngga ngefek karena kampusnya aja > ngerentalin ke dosen dan mahasiswa kok (mohon > ditanggapi!!!)...sebagai informasi bahwa software > house 2 di bandung dan jakarta serta perusahaan2 para > dosen sekarang pada pakai software licence campus > agreement ini...lagi banyak yg memburu loooh....
hohoho, itulah enaknya berlindung pada sebutan 'non profit' yg melekat pada institusi pendidikan pada semua tingkatan. padahal pada mca, dimungkinkan staff lembaga pendidikan menggunakan software licenced di luar kampus, misal di rumah atau kantor lain dimana person tsb. bisa men-generate revenue. pasti sebentar lagi ada lisensi m$ untuk government yg notabene organisasi non profit (termasuk polisi yg me-razia warnet) yg semurah mca. atau mungkin akan ada lisensi khusus untuk pendidikan dasar dan menengah yg juga murah meriah. bisa dibayangkann, jika lisensi seperti mca itu berlaku di pemerintahan dan pendidikan dasar menengah akan terjadi pemakaian software m$ yg notabene closed sources secara massal dan luas. jadi seseorang akan terkondisi memakai produk m$ mulai sd hingga lulus pt. pemakaian sotware open sources bisa* cuman buat para hobbyist yg nerd. m$ cerdik, dalam arti dia tidak mengharap revenue yg besar dari so called non profit organisation tapi dia mencekik leher para 'businesses dan corporations'. celakanya warnet yg di indonesia notabene ukm dari segi cash flow termasuk dalam kategori yg akan dicekik m$. http://www.its.ac.id/berita.php?nomer=1975 Hasil kesepakatan berupa hak memperoleh kemudahan dalam pemanfaatan software dari Microsoft, memang terbatas hanya bagi staf pengajar dan dosen. Pernyataan ini dilontarkan oleh Antonius Susanto, Direktur Microsoft of East Java. Hak-hak yang diperoleh yaitu menggunakan software-software yang dipilih kampus untuk kepentingan operasional dan administrasi. Serunya, software ini boleh digunakan untuk komputer di rumah. �Mungkin, mereka membuat soal atau presentasi di rumah, itu juga termasuk kepentingan operasional,� katanya. Bagi ITS sendiri, banyak manfaat yang bisa diperoleh dari Campus Agreement. Diantaranya, harga software menjadi sangat murah. Diskon untuk pendidikan sebesar 95 persen. �Misalkan di luar dijual 1000, ITS cuma beli 50,� ujar Antonius memberikan contoh. Karena ITS telah berstatus langganan, maka bila ada up date terbaru pasti akan dikirimi. Sedangkan untuk keperluan mahasiswa, Microsoft menyediakan satu program MSDN AA. Namun, program ini hanya khusus untuk laboratorium saja. Mahasiswa boleh menggunakannya selama ia masih kuliah di ITS. Ketentuan ini tidak berlaku bagi mahasiswa yang telah lulus kuliah. Hukuman akan diberikan pada siapa saja yang melanggar ketentuan ini. Karena itu, kepercayaan dibutuhkan diawal. �Adik-adik mahasiswa harusnya sadar apa yang terjadi bila tidak patuhi aturan,� ungkap Antonius di akhir penjelasannya (th@/rin) -- Terima Kasih Official Web Site : http://www.awari.or.id Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED] Web,archive: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

