Warnetters ini adalah  awal berita baik untuk kalian ..
Pemerintah memiliki  atensi untuk kemajuan kaum warnet .
dan Terimakasih untuk rekan Pers dari Bisnis Indonesia yang selalu
support dalam setiap langkah diperjuangan kita

Amin .

wassalam 

Judithms


 

Teknologi Informasi 
Jumat, 27/05/2005 
  
Warnet bakal dapat software terbuka gratis 
  
JAKARTA (Bisnis): Pemerintah akan menyediakan peranti lunak terbuka
bagi warung Internet (warnet) secara gratis, setelah sejumlah aksi
razia menimpa industri tersebut akibat penggunaan software bajakan
belum lama ini.
Cahyana Ahmadjayadi, Deputi Jaringan Departemen Komunikasi dan
In-formatika (Depkominfo), mengatakan pemerintah akan memberikan
software sistem terbuka (open source) secara gratis kepada warnet
untuk membantu industri tersebut menggunakan software legal.

"Kominfo bersama Tim IGOS [Indonesia Goes Open Source] Kementerian
Ristek dan Awari [Asosiasi Warnet Indonesia] akan membahas mekanisme
pemberian software open source kepada warnet," katanya kepada Bisnis
kemarin.

Menurut dia, pemerintah bersama komunitas terkait perlu memetakan
jenis warnet yang ada, sehingga disesuaikan kebutuhan dan
konfigurasinya mengingat tidak ada standar baku untuk membentuk
warnet.

Jenis atau pun model warnet bisa ditentukan melalui jumlah personal
computer (PC) yang ada dan sistem koneksi Internetnya. Ada juga warnet
yang perlu menggunakan model proxy server terutama bagi yang memiliki
banyak komputer.

Secara terpisah, Juru bicara Tim IGOS Kementerian Ristek Kemal
Prihatman menilai pembajakan software di warnet dan masalah EULA (end
user license agreement) harus dipecahkan bersama.

"Penyediaan software open source khusus untuk warnet, bisa menjadi
solusi alternatif untuk mengurangi pe-nertiban."

Menurut sumber Bisnis, pemerintah akan menawarkan sejumlah uang kepada
Microsoft untuk menyediakan software murah bagi semua warnet. Bila
Microsoft menolaknya, maka uang tersebut akan disalurkan untuk
mengembangkan open source bagi warnet.

Permasalahan seputar warnet tidak sekadar penggunaan software ilegal,
namun juga persoalan rental agreement yang terdapat pada produk
Microsoft atau dikenal dengan EULA yang menyebabkan warnet atau rental
komputer tidak bisa menyewakan komputer berisi software Microsoft ke
pihak ketiga.

Permasalahan pembajakan software dan EULA dinilai cukup penting,
sehingga Presiden Susilo Bambang Yudhoyono merasa perlu untuk
membicarakan hal tersebut dengan Microsoft Corporation dalam
kunjungannya ke AS bulan ini.

Ketua Dewan Presidium Asosiasi Warnet Indonesia (Awari) Judith MS
Lubis mengharapkan hasil pertemuan Presiden dengan Microsoft
memberikan banyak manfaat bagi komunitas Internet di Indonesia,
terutama untuk sektor pendidikan.

Produk alternatif 

Sejumlah peranti lunak open source sebenarnya bisa digunakan untuk
menggantikan produk Microsoft.

"Untuk sistem operasi (OS) bisa menggunakan Linux sementara distribusi
yang dipilih diserahkan ke pengguna," ujar Adi Nugroho, praktisi
Internet dari Internux.

Menurut dia, terdapat ribuan aplikasi open source yang tersedia bebas
di berbagai website dan bisa digunakan untuk warnet. Beberapa
diantaranya adalah Mozilla untuk keperluan browsing (pengganti
internet explorer), firefox, konqueror, dan lainnya.

Meski tidak 100% gratis, aplikasi Opera juga dapat digunakan untuk
browsing berbagai website.

Untuk aplikasi e-mail bisa menggunakan kmail untuk menggantikan
Autlook/Outlook Express, Evolution, dan lainnya, sementara sarana
chatting sebagai pengganti mIRC bisa memakai xIRC dan kvIRC.

Untuk aplikasi perkantoran sebagai pengganti MS Office, bisa
menggunakan OpenOffice dan kOffice sedangkan messenger bisa
menggunakan Yahoo Messenger, Kopete, dan Gaim.

Namun Presiden Direktur PT Microsoft Indonesia Tony Chen tetap
optimistis vendor asal AS tetap menguasai pasar di warnet, karena
pelanggan warnet belum terbiasa dengan software open source. (api)

 
  
 
(c) Copyright 2001 Bisnis Indonesia. All rights reserved. Reproduction
in whole or in part without permission is prohibited.


Official Web Site : http://www.awari.or.id
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
Web,archive: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke