On 6/3/05, madhi <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Pemerintah akan putihkan software di warnet, beri subsidi us$3400 per warnet > http://jkt1.detikinet.com/indexfr.php?url=http://jkt1.detikinet.com/index.php/detik.read/tahun/2005/bulan/06/tgl/03/time/164531/idnews/374454/idkanal/110
Seandainya saya sebagai Bill Gate, saya akan malu terima dana dari Indonesia yg kondisi ekonominya masih terpuruk ........, saya akan hibahkan OS maupun Office utk seluruh warnet Indonesia. ------------------------- berita detik hari ini -------------------------------------------------- Beri Subsidi US$3400 per Warnet Pemerintah akan Putihkan Software di Warnet Achmad Rouzni Noor II - detikcom Jakarta - Pemerintah akan memutihkan pemakaian software di warnet dengan memberi subsidi finansial sebesar US$3400 (Rp 32,5 juta) per warnet, ke ribuan warnet yang terdaftar di Asosiasi Warung Internet Indonesia (AWARI). Saat ini ada sekitar 4.000 warnet yang tergabung di AWARI. Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Riset dan Teknologi, Kusmayanto Kadiman, di kantor BPPT, Jakarta, Jumat (3/6/2005). Hal tersebut dilakukan menyusul maraknya aksi sweeping software bajakan ke warnet-warnet yang memakai software bajakan. Sementara itu warnet yang tidak mampu membeli software berlisensi, memilih untuk menutup warnetnya untuk mencari software alternatif untuk menjalankan usaha mereka. Kusmayanto melihat kecenderungan ini berpotensi untuk menambah angka pengangguran di Indonesia. "Penertiban software yang dilakukan oleh Kepolisian dan BSA (Business Software Alliance-red), berpotensi menimbulkan angka pengangguran yang sangat besar," katanya. "Taruhlah satu warnet bisa menghidupi sekitar empat orang. Angka pengangguran yang mungkin terjadi jika terjadi sweeping warnet, berarti akan ada sekitar 16 ribu pengangguran baru," Kusmayanto berujar. Sementara untuk memakai software berlisensi, Kusmayanto melihat warnet belum mampu untuk itu jika kondisi industrinya masih seperti sekarang. "Dengan harga sewa warnet saat ini, warnet tidak mungkin mampu membeli software berlisensi untuk semua komputer," ungkapnya. Kusmayanto tidak menjelaskan lebih detil mengenai mekanisme pemberian lisensinya, termasuk sumber dana subsidi tersebut. Rencana pemerintah ini menuntut adanya dana yang tidak kecil. Paling tidak ada sekitar US$13,6 juta atau sekitar Rp 130 miliar harus disiapkan pemerintah untuk belanja software. Ketika ditanya tanggal pelaksanaannya, Kusmayanto menjawab pemberian bantuan akan dimulai tanggal 15 Juli nanti. Selain memberi subsidi, Ristek juga meminta para pengembang aplikasi untuk menyediakan aplikasi yang sesuai untuk usaha kecil seperti warnet. Aplikasi Open Source disebut Kusmayanto sebagai aplikasi yang menjawab kebutuhan warnet. "Kita yang mampu harus mau mengembangkan aplikasi warnet yang berbasis Open Source. Kadang mereka yang mampu belum tentu mau. Padahal orang datang ke warnet gak cuma buat internet saja, tapi juga aplikasi lain seperti game online dan lain sebagainya," kata Kusmayanto. "Terdapat tiga model Open Source yang akan disediakan oleh Ristek untuk warnet yaitu satu server untuk tiga klien, satu server untuk enam klien dan satu server untuk 12 klien," tandasnya. (epi) Official Web Site : http://www.awari.or.id Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED] Web,archive: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

