Pada hari Senin, 06 Juni 2005 09:45, Dedi Sitompul menulis:
> saya pikir itu tanda dari ketakutan m$ akan peristiwa migrasi ke linux
> yang dilakukan warnet. Saya pikir dana itu bukan dana pemerintah tapi
> dana m$ untuk menghadang laju penetrasi linux yang dimulai dari warnet
> yang bisa saya sebut sebagai akar-rumput ti di indonesia. saya pikir
> dana tsb merupakan sisa dari lakon sweeping yang tidak selesai jadi
> dana tsb dialihkan saja ke lakon lainnya. saya pikir saya salah
> ya....sudah lah.

Duit itu tidak ada koq, karena berita itu salah.

Sudah dibantah di 
http://jkt.detikinet.com/indexfr.php?url=http://jkt.detikinet.com/index.php/detik.read/tahun/2005/bulan/06/tgl/03/time/224417/idnews/374559/idkanal/110

Berikut kutipannya:

Hanya Tawarkan Solusi 
Menristek Bantah akan Beri Subsidi Finansial untuk Warnet
Achmad Rouzni Noor II - detikInet 

Jakarta - Kementerian Riset dan Teknologi menyangkal akan memberikan subsidi 
finansial sebesar US$ 3.400 ke 4000 warnet yang terdaftar di Asosiasi Warnet 
Indonesia (AWARI). Menristek memberikan solusi alternatif untuk pengusaha 
warnet, mencicil lisensi software atau pindah ke open source.

"Yang benar saja. Nggak mungkin pemerintah mau mengeluarkan dana sebanyak itu. 
Kalau ditotal jumlahnya bisa mencapai sekitar Rp 130 miliar," kata Kemal 
Prihatman, anggota tim Indonesia Goes Open Source (IGOS) dari Kementerian 
Riset dan Teknologi, saat dihubungi detikinet, Jumat (3/6/2005). 

Menurut Kemal, Menteri Ristek Kusmayanto Kadiman hanya bermaksud menawarkan 
solusi untuk warnet. Menristek, menurut Kemal bermaksud mengatakan bahwa 
setiap warnet diberi waktu selama tiga bulan untuk mencari solusi. Apakah 
akah mencicil lisensi software server yang diperkirakan sekitar US$ 3.400, 
atau pindah ke software open source. 

Kemal menjelaskan bahwa pernyataan dari Menristek tentang uang sebesar US$ 
3.400 hanya sebagai gambaran saja tentang biaya yang kira-kira harus 
dikeluarkan pengusaha warnet untuk memutihkan pemakaian software warnet. 

Sikap pemerintah tersebut merupakan jawaban atas aksi sweeping software 
bajakan terhadap warnet, yang berlangsung marak akhir-akhir ini. Banyak 
warnet terpaksa tutup karenanya, sembari mencari solusi bagi usahanya. 
Industri warnet tengah menimbang, apakah akan menggunakan software berlisensi 
atau beralih ke open source sebagai solusi alternatif. (nks)


-- 
Salam,

Adi Nugroho
PT. iNterNUX -- Internet Service Provider
Jalan Dr. Sam Ratulangi No. 53-J Makassar
Tlp. +62-411-834690 - Fax. +62-411-834691






Official Web Site : http://www.awari.or.id
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
Web,archive: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke