On 6/6/05, Adi Nugroho <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Wah, sayang yah.... > > Pasti bahagia sekali kalau Cilacap bisa mengikuti teladan Bandung, seperti > posting Pak Bisyron Wahyudi di mailing list [EMAIL PROTECTED] > di bawah ini: > > Pada hari Senin, 06 Juni 2005 13:43, Bisyron Wahyudi menulis: > > Siapa takut migrasi ke Opensource? Sebagian besar > > warnet di Bandung sudah sebulan yang lalu bermigrasi > > ke Linux, hanya sebgain kecil warnet yang nylempit di > > gang-gang kecil saja yang masih pakai Windows bajakan. > > Dan selama sebulan ini sama sekali tidak ada penurunan > > pendapatan warnet di Bandung. >
Supaya informasinya tambah lengkap, berikut salah satu posting di [EMAIL PROTECTED]: ________________________________________________________________________ Date: Sun, 5 Jun 2005 12:56:07 -0700 (PDT) From: Naswil Idris <[EMAIL PROTECTED]> Subject: Antara I HAK IPR/HAKI dgn Asasi manusia.Sekedar Usulan kepada Microsoft Setelah lihat SBY salaman dgn Bill Gate di TV saya pikir akan banyak Gate atau "gerbang" untuk jalan keluar. Di WSIS kedua di Tunisia tgl 16-18 Nov 05 konon kabarnya SBY akan hadir, Bill Gate juga dipastikan hadir...maka 171 negara akan butuh hak asasi unutk hidup... termasuk Pengelola WARNET.... Karena program WARNET itu 100% sama dgn program WSIS maka seyogianya ada jalan /gate keluar agar Bill tidak terlalu keras kepala..... dan polisi RI juga punya kata hati untuk bertindak..... Di USA/Amerika saja belum pernah ada sweeping... selama Amerika ada di bumi. Copy right , IPR .Haki memang tanah lahirnya di Amerika Serikat... tetapi sweeping tidak pernah dikenal di sono... --- Tri Noviansyah <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Betul sekali pak saya setuju dg uneg2nya, kalau > ditempat bapak ada 2 orang nganggur gara2 warnet > gulung tikar di tempat saya ada 6 orang dan seluruh > keluarga saya tidak bisa makan karena usaha ini > satu2nya sumber mata pencaharian keluarga kami. > > Maka saya juga menghimbau bagi para petinggi > microsoft maupun kepolisian RI untuk mencarikan > jalan keluar bagi kami pengusaha kecil sekali. > > Di warnet saya sudah mulai migrasi ke linux tp tidak > semua karena ada beberapa pc yg masih rendah sekali > specnya. Dengan migrasi ini kamu mengalami penurunan > yg amat drastis sekitar 50 %. > > Apakah ini yg diinginkan microsoft dan pemerintah > RI. Padahal dg kehadiran WARNET membantu masyarakat > bukan seperti PECANDU NARKOBA yg merusak masyarakat. > > fcharsani <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Pak Rudy, > > Masalah sweeping warnet saya ceritakan kepada orang > tua saya dengan > maksud mungkin ada masukan dari mereka bagaimana > apakah pindah ke open > source atau beli license original dan siap2 kalau > memang > apes...berarti usaha keluarga yang baru dirintis ini > akan gulung tikar > krn pcnya dikasih ke polisi...dan kehidupan akan > bertambah susah > sekali karena akan nambah 2 orang pengangguran dalam > keluarga. Belum > lagi beban hutang kepada bank yang akan tidak bisa > dibayar karena > warnet tutup. > > Dari hasil omong2, ibu saya bilang, kalau semua > warnet, perkantoran > pindah ke Open Source berarti pasaran Microsoft akan > turun drastis dan > orang akan mulai mengenal dan familiar dengan Linux > sehingga mereka > tidak memerlukan O/S Windows dan mulai melupakan > Windows. Goodbye > Windows....!!!! > > Permasalahannya sekarang adalah bahwa kita dari awal > tidak tahu dan > tidak begitu menyadari bahwa kita wajib menggunakan > Program > Original.Karena sejak saya mengenal komputer yaitu > pada tahun 1986, > kok Microsoft anteng2 saja tidak mensosialisasikan > penggunaan program > original??? Apakah ini strategi mereka agar kita > ketergantungan dengan > program ini dulu lalu setelah itu baru mereka tekan > kita harus membeli > dengan harga yang tidak terjangkau.Kasar kata, > seperti orang yang > kecanduan narkoba. awalnya mereka dikasih > gratis...lalu begitu mereka > sudah kecanduan, mereka ditekan harus bayar jika > memerlukan narkoba??? > sampai mereka merampok demi mendapatkan uang buat > beli narkoba. Apa > kita harus merampok ATM dulu agar bisa beli Software > original? > > Setelah 19tahun menggunakan (sekali lagi 19tahun!) > kok baru para > perusahaan yang menggunakan windows bajakan ditekan > dan tidak > tanggung2 aset komputer diambil tanpa adanya solusi > dari Microsoft??? > Mereka hanya menonton saja dan tidak peduli. Padahal > kami itu kan > peluang pasar buat Microsoft, kenapa tidak langsung > Microsoft ambil > peluang ini dengan menawarkan kemudahan dalam > pembelian Software > original? > > Setahu saya orang Amerika itu orang yang fleksible > dan negotiable beda > dengan orang Inggris or orang Belanda yang > saklek.Saya mempunyai > pengalaman bekerja di perusahaan Amerika dan saya > sangat puas dengan > treatmen mereka pada karyawannya. Mereka sangat > menghargai orang lain > terutama pegawainya. Baik selama jadi pegawai maupun > ketika kita akan > mengundurkan diri dari perusahaan tersebut. Jadi > seharusnya > penyelesaian masalah software bajakan ini tidak > seperti ini yang > mematikan usaha pengusaha lemah Indonesia. Semua ini > kan dapat > dirundingkan, diluruskan. Kalau kami salah ya > ditegur dan dinasehati > dan kalau kami tidak mampu dibantu diberi solusi > yang dapat diterima > oleh kedua pihak. Itu yang namanya Demokrasi. > > Terus terang kalau dari awal memang penggunaan > software original > merupakan keharusan dan modal saya tidak mencukupi > untuk membuka > warnet tentu saya tidak akan buka warnet.Mungkin > saya akan buka warung > makan dll. Terus terang warga sekita gembira > ketika saya buka warnet > karena mereka sangat terbantu tidak perlu jauh2, > buang waktu, tenaga > dan ongkos untuk dapat mengirim pekerjaan mereka > melalui email, atau > mereka ingin menghilangkan stress dengan chating > atau ingin > bersosialisasi dengan orang lain melalui warnet ini. > Sehingga mereka > mau antri dan komplain kalau saya warnet tutup atau > buka siang. > > Dalam pembicaraan dengan keluarga, ada usulan, bahwa > jika Microsoft > pintar, kenapa mereka tidak memberi kemudahan dengan > memberikan > pemutihan kepada mereka yang menggunakan software > bajakan? Didata dulu > para pengguna software bajakan, lalu diberi > peringatan dan waktu untuk > menggunakan software original.Lalu diberi kemudahan > bagi mereka yang > tidak mampu membeli cash, Microsoft dapat bekerja > sama dengan Sumber > Kredit atau GE atau perusahaan pemberi finance agar > warnet2, kantor2 > bisa memiliki software original secara kredit. Toh > Microsoft tidak > akan rugi karena ada perusahaan pembiayaan yang > membayarkan lebih > dahulu software tsb. Dan, perusahaan pembiayaan juga > diuntungkan > karena dapat banyak nasabah??? > > Maaf Pak Rudy, jika terlalu panjang dan bertele2 > dalam menyampaikan > uneg2, dan usulan ini. Semoga bermanfaat dan dapat > menyentuh hati para > pimpinan Microsoft bahwa kami para pengusaha warnet > sangat > mengharapkan uluran tangan dari Microsoft agar > masalah ini dapat > diselesaikan dengan lapang dada bagi kedua pihak. > Official Web Site : http://www.awari.or.id Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED] Web,archive: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

