On Tue, 14 Jun 2005 23:49:29 -0700 (PDT), hanggo pranowo  
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:

>
> Nggak bisa main paksa begitu dong pak.  Biarkan Warnet
> dan pengguna warnet mau pake OS apa, kalaupun warnet
> linux tdk familiar dan berkurang pengunjungnya, masih
> banyak cara lain buat dongkrak omzet, bisa saja wnet
> linux loading program lambat, tapi akses bisa kita
> percepat.  Masih banyak celah yang bisa dimainkan
> untuk survive..
> ingat yang mematikan bisnis bukan microsoft dan yang
> menghidupkan bisnis bukan awari, melainkan diri
> pengusaha warnet sendiri..
> jangan tunggu kebaikan pemerintah, keputusan awari,
> dll. keburu TKO ntar...
>
> dan ingat, user warnet pun berhak memilih menggunakan
> OS windows..
> kalo diseragamkan begitu, menjadi sangat diproteksi,
> gak baik buat perkembangan...

Salah satu nature bisnis itu kompetisi, jadi lucu rasanya kalau seorang  
pengusaha dipasung untuk menentukan bagaimana cara dia mencari profit,  
mungkin saya yang salah atau bagaimana, tapi tarif saya 3600 per jam masih  
memungkinkan untuk survive, ocupancy rate warnet saya sekitar 65 persen,  
waktu buka 24 jam. Yang membuat warnet terasa kecil barangkali karena  
rekan rekan yang sudah sukses, tidak melakukan posting atas keberhasilan  
mereka, cenderung diam, sungkan takut disangka menonjolkan diri. Saya  
encourage temen-temen deh, di bandung saya tau persis kok beberapa warnet  
peghasilannya sudah 7 digit per hari. Tolong bagi bagi ilmunya. Jangan  
berkutat di urusan teknis melulu, milis ini juga berguna untuk sharing  
kapabilitas manajemen.


>
>
> --- Irsan Gunawan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
Using Opera's revolutionary e-mail client: http://www.opera.com/mail/


Official Web Site : http://www.awari.or.id
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke