On 6/16/05, Ihsan <[EMAIL PROTECTED]> wrote: 
*jep : saya coba nanggapi sekalian share pak ihsan, *
 Speedy Telkom punya hole. 
 *jep : speedy telkom mungkin punya hole pak ihsan. dan saya yakin masih 
banyak, karena masih banyak complain juga. namun yang ditulis pak evan 
menurut saya bukan hole dari speedy telkom. tapi konfigurasi router masing2 
pelanggan yang sifatnya plain, tanpa security. di semua layanan entah itu 
speedy, VPN maupun wi max jika router itu diconfigure secara plain akan 
sangat mudah ditembus oleh router lain yang satu cloud. kalau IP itu public, 
berarti kita bicara cloud internet, jadi sangat memungkinkan pelanggan 
speedy dengan IP public static ditembus dari jaringan dial up di afrika 
sana. namun ini bukan jenis hole system layanannya, dalam kasus ini speedy, 
jaringan apapun diatasnya asal TCP/IP dan Router dikonfigurasi asal 
nyambung, tulisan diatas bisa diterapkan. tulisan tersebut sebenarnya sangat 
bermanfaat untuk edukasi tentang firewall kepada para pengguna layanan 
broadband secara umum. karena tipe layanan ini memang tidak sesederhana 
mengconfigure modem dial up, ini layanan yang sudah menyangkut konfigurasi 
router.*
 Orang-orang tertentu memanfaatkan hole itu
sehingga bisa menggunakan account orang lain dengan gratis. Bila
account itu limited, sengsaralah si pemilik account. Dia harus
menanggung biaya pemakaian yang sama sekali tidak dipakainya.

*jep : Please Notice my remark. Yang akan kena cara ini, pastilah pelanggan 
LIMITED. walaupun kita tahu password pelanggan UNLIMITED, tidak mungkin kita 
menggunakannya karena dibawah jaringan ROUTER tidak mungkin ada 2 IP yang 
sama. *
*pertanyaan untuk pak Evan, bapak sudah tahu passwordnya, tapi ketika bapak 
pasang apakah itu jalan? bagaimana bisa jalan kalau IPnya dipakai yang 
punya. itu baru berhasil kalau yang bisa dipakai password punya pelanggan 
LIMITED.*
*user dan password sama bisa, tapi IP Public yang sama akan crash, dalam 
TCP/IP, yang sudah online duluan tetap jalan. kalau kita nunggu, pelanggan 
unlimited itu mematikan modemnya dan user/password dan IP kita pakai.. 
terlalu mustahil, karena karakteristik pelanggan UNLIMITED : always on. jadi 
yang dicrack oleh [EMAIL PROTECTED], bisa dipastikan LIMITED. pelanggannya 
akan membayar sebesar pemakaian carash, saya tidak tahu pelanggan mana itu 
karena saya juga tidak di speedy. tapi mudah2an itu tidak diteruskan. *
  Pantaskah dia menjadi korban?
 *jep : wah saya tidak bisa jawab ini, pak evan bisa?*
  Siapa yang harusnya dicaci-maki dalam hal ini?

*jep : tidak ada yang harus dicaci maki, sebaiknya jangan salah mencaci maki 
ke ISP atau Telkom, ini konfigurasi Router kita sendiri. dan kontrol 
Firewallnya di sistem masing2. jaringan apapun diatasnya mau itu speedy, 
speedx, atau speedz... TCP/IP tetap TCP/IP, prosedur crack diatas bisa 
diterapkan di jaringan apapun dan dimanapun selama itu jaringan TCP/IP dan 
konfigurasi Router (pelanggan) minus Firewall (or at least perfectly 
configured).*
 *saran untuk Router yang dijebol,*
** 
*1. ganti password default modem ke kombinasi angka dan huruf yang sulit 
untuk ditebak.*
*2. Fungsi Manajemen from Internet dimatikan, fungsi ini ada secara built in 
di modem. meski saya sudah tidak bergabung lagi dengan speedy, dengan senang 
hati saya membantu.*
*3. Plain Password bisa juga diganti dengan enkripsi, kalau ini tergantung 
modemnya. *
** 
*langkah 1 sulit ditembus, langkah 2 lebih sulit lagi kecuali modem lemah 
terhadap flooding, langkah 3 lebih sulit lagi....*
   salam,
johan eko prasetio


[Non-text portions of this message have been removed]





Official Web Site : http://www.awari.or.id
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke