> 1. Pertama2 Saya menghaturkan SELAMAT atas terbentuknya AWARI Jakarta dan 
> kepada Bapak Roy yang telah terpilih menjadi ketua,sekaligus team kabinetnya.

Begitu juga dari Koorwil Depok... selamat pak roy, semoga sesama
koorwil kita bisa menjembatani rekan2 warnet yg lain ke arah yg lebih
maju dan mendidik.

> 2. Tapi, jika boleh jujur saya sedikit karena kecewa atas out put pertemuan 
> tersebut, yang hanya membidani solusi sebuah campaign yang tak menyentuh 
> substansi masalah. Yaitu legal open source atau MS, yang menurut saya itu 
> sudah menjadi kewajiban warga yang beradab, tanpa harus mengkesampingkan 
> revenue yang menentukan hiidup matinya warnet.

Maaf.... sayangnya saya tidak mengikuti acara sampe selesai
 
> 3. Kehadiran kita (paling tidak saya) juga di gerakan atas kesadaran itu, 
> artinya tanpa ada asosiasi pun legal itu merupakan fardlu bagi bisnis warnet, 
> tapi di lain sisi, profit juga fardlu bagi bisnis apapun. Sedangkan fakta 
> yang terjadi akibat migrasi omset warnet terjun bebas dan sistem administrasi 
> jadi kacau balau. Ibaratnya komunitas pria yang biasa memakai celana tiba2 
> dipaksa menggunakan rok, untuk bermain sepak bola.

Itu adalah pilihan, AWARI bukan Lembaga Pemerintahan, kita hanya
sekumpulam Warnetters yang peduli dengan warnetters lain, keinginan
kami (saya) juga sama dengan yang bapak rasakan.
AWARI dibentuk bukan untuk "menyelamatkan diri"... tetapi untuk
kesatuan komunitas, tetapi yg saya rasakan sekarang adalah AWARI di
jadikan KUDA PACU (maaf bunda) oleh komunitas untuk minta ini... minta
itu... nyuruh ini... nyuruh itu... nuntut ini... nuntut itu... dan
kadang di jadikan "tempat berlindung".
Tanpa mengurangi rasa hormat, saya jadi berfikir.... seandainya tidak
ada AKSI SWEEPING, apakah pertemuan kemarin akan menghasilkan peserta
sebanyak itu..... saya pesimis..... yg saya baca kebanyakan yg hadir
di pertemuan kemarin hanya mencari jalan keluar, nuntut segala macem
(tanpa berfikir, apa yg sudah diberikan untuk AWARI selama ini)....
maaf sekali lagi.... ini hanya opini saya (negatif thinking boleh donk
skali2)

> 4. Nah..!!yang saya sebut sebagai substansi masalah di depan adalah bagaimana 
> Asosiasi ini menjadi pejuang bagi komunitas nya, dalam mempertemukan 
> kepentingan profit dengan urusan melegalkan os. Kalau hanya berhenti pada 
> campaign2an tanpa pertemuan ini akan menguap tanpa bekas.

Salah pak.... anda tidak mengikuti apa yg kami lakukan, jadi anda
hanya bisa berkata demikian. Apakah anda ikut kami ke Microsoft untuk
DEAL dengan pihak Microsoft sampai akhirnya keluar Agreemen Khusus
buat Warnet ??? Sejauh mana kontribusi bapak sebagai salah satu
komunitas untuk membantu kami yg lagi berjalan ini ??
Apakah bapak kemarin hadir di acara penandatanganan MoU antara AWARI &
M$ di jogja... kalo boleh jujur pak, komunitas yang hadir kesana gak
sedikit, dari jakarta, semarang, solo, cilacap, surabaya..... (dengan
ongkos masing2 pula).... dari yang naik pesawat (yg mampu) sampe yg
rela naik Kereta Ekonomi (yg pas2an) untuk bisa mensukseskan acara
itu.... tujuan mereka cuma 1 pak.... Mendukung AWARI tanpa banyak
tuntutan macam2.... semua akan berjalan seiring waktu.... impian bapak
dan juga impian kami akan terwujud.... hanya saja, WAKTU yang
menentukan itu.

> 5. Saya agak sedih mendengar statement ibu Judith yang enggan meminta 
> kemudahan (yang disebutkan dengan diskon) kepada Microsoft, dengan mengusung 
> alasan gengsi dan harga diri.

Coba bapak sebagai Bill Gates.... apa bapak mau barang yg bapak
ciptakan dikasih diskon ke orang buat dibisniskan lagi ??? Mulia
sekali kalo begitu hati bapak, bapak harus rela membayar programer,
konsultant, decoding-man, dll...dll... dengan finansial pribadi bapak
sendiri.... coba pikirkan itu pak.
Bapak bisa memilih, kalo mau enak bapak beli Mercedes, bisa dilirik
cewek seksi, ngajak mereka pula, di mata klien pun bapak di hargai,
bapak nawarin proyek milyaran pun mereka percaya..... wong bapak naek
Mercedes....
Tapi... kalo bapak naek motor Supra..... boro2 dilirik pak, klien
bisnis juga mikir2 kalo bapak menawarkan bisnis yg nilainya milyaran
tapi bapak dateng ke mereka naik motor bebek supra ???

Nahh...... pilih mana ??

> 6. Karena menurut saya dalam bisnis apapun tawar menawar adalah merupakan hal 
> yag sangat manusiawi (kecuali belanja di supermarket), istri saya pun belanja 
> sayur di tukang keliling masih nawar, dan SBY juga nawar waktu kampanye 
> pilpres dan nawar juga untuk bayar utang negara ke negara2 kreditur, dengan 
> meminta penjadwalan (kemudahan).

Bapak bisa anggap Microsoft itu Supermaket..... beres khan :-)

> Jadi tawar menawar is very human  jika kita sampaikan dengan cara profesional 
> dan proporsional, agar menghasilkan sesuatu yang syah dan menguntungkan semua 
> pihak, serta tidak ada hubungannya dengan harga diri.

Salah pak..... kita nawar ke Microsoft itu bukan cuma sekali dua
kali.... Saya pribadi atas nama Koorwil Depok udah pernah.... Asosiasi
Warnet Bandung apalagi.... sampe bosen mereka bolak-balik ke Microsoft
tapi gak ada hasil.... waduh.... mo sampe kapan kita ngemis-ngemis
begini..... ujung2nya bapak yg gak ikut ngemis bisa ambil untung donk
(dibayar brapa gwe buat ngemis2 sampe DEAL.... hehehehehe) ??

> 7.Saya hanya ingin mengingatkan bahwa usaha kita ini menyangkut juga 
> penyerapan tenaga kerja, jika kita terpaksa tutup karena tak sanggup menahan 
> Over head, yang terkorbani tidak hanya pengusaha warnet, tapi juga tenaga 
> kerja di 6500 warnet.

Solusi dan jalan keluar sudah ada pak, tidak perlu memaksa dan mengancam :-)
Jika merasa bisnis ini "it's not good".... masih banyak bisnis lain yg
bisa dibuat :-)
Dagang bakso & pecel lele lebih untung loh pak :-)

> 8. Harapan saya (mudah2an kita), bung Roy dan team dapat lebih konkrit 
> memperjuangkan komunitas ini dalam program kerjanya, yaitu dengan 
> mempertemukan kepentingan profit dan legalitas pada tataran yang saling 
> menguntungkan.

Itu komitmen kami....... can u believe that ??

> Kita harus jujur, biar bagaimana pun MS masih lebih nyaman untuk di gunakan, 
> tapi legalitas dan profit harus di letakkan dalam kerangka kesetaraan, untuk 
> itu pada AWARI lah perjuangan kami titipkan, karena setahu saya asosiasi 
> apapun esensi tugasnya adalah memperjuangkan kepentingan anggotanya, bukan 
> pihak lain.

We'll see pak...... doakan saja :-)

> Sekali lagi ini hanya urun rembuk tanpa pretensi apapun, dan mohon jangan di 
> jadikan polemik, serta mohon maaf jika ada yang salah ucap.

Tanpa posting ini, kami cuma bisa apa pak....??  terima kasih atas
saran dan kritikannya, ini yang membangun kami untuk bersatu dan maju.

Wassalam.....

=================
MPIQ @ Koorwil Depok
=================


Official Web Site : http://www.awari.or.id
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke