Wow, terima kasih Bu Judith ats kecepatan respon thd keluhan komunitas warnet. nggak heran kalo beberapa rekan2 memberi gelar "wonder woman". hanya Yang Kuasa yg mampu menilai. kami hanya tahu berterima kasih, mendoakan dan mendukung setiap langkah bijak anda. salam,AD
JudithMS 4 Milis <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Jumat, 22 Juli 2005 02:36 WIB Komunitas Warnet Siap Tinggalkan Speedy JAKARTA, Investor Daily Online Komunitas warung Internet berencana meninggalkan layanan backbone Speedy milik PT Telkom Tbk dan beralih ke layanan asymetric digital subscriber line (ADSL) yang diselenggarakan oleh penyelenggara jasa Internet lain. Ini dilakukan karena mereka merasa kecewa dengan pelayanan Telkom yang dianggap tidak serius merespons keluhan yang diajukan. Menurut komunitas, pada jam-jam sibuk, yaitu antara pukul 12.00 - 17.00 WIB para pelanggan warnet selalu mengalami kesulitan untuk mengakses Internet. Ketua Umum Presidium Asosiasi Warung Internet Indonesia (Awari) Judith Monique Samantha yang dihubungi membenarkan rencana migrasi komunitas warnet tersebut. Malah dia juga menyatakan akan mengikuti langkah komunitas tersebut. "Memang benar, jumlahnya cukup banyak juga. Saya sih cuma bisa bilang just do it. Karena saya juga rencananya mau pindah," kata Judith kepada Investor Daily, Kamis (21/7). Menurut dia, rencana perpindahan komunitas warnet ke penyelenggara layanan ADSL lain itu memang sangat beralasan karena kejadian ini sudah berlangsung sejak tahun lalu. Menurut Judith, pihak Telkom seolah-olah tidak peduli dengan keluhan yang diajukan komunitas warnet, baik melalui telepon ke nomor 147 maupun melalui surat elektronik (e-mail). Jika ditanggapi, jawaban yang diberikan umumnya bersifat sangat klasik "Seharusnya sebagai perusahaan yang mengkalim dirinya sebagai world class operator, dia harus cepat tanggap terhadap keluhan pelanggan. Jangan kalau kita mengeluh, jawabannya cuma akan kita perhatikan dan kita lihat dulu," tegas Judith. Dia mengatakan, terkait masalah ini, beberapa minggu lalu dirinya juga sudah bertemu dengan pejabat Telkom. Dalam pertemuan itu juga diungkapkan mengenai keluhan komunitas warnet atas Speedy tersebut. Tapi sekali lagi, menurut Judith, jawaban yang diberikan juga tidak memuaskan dan terkesan menganggap enteng persolan. "Kalau mengklaim sebagai world class operator, seharusnya SDM (sumber daya manusia, red) di Telkom juga dipersiapkan untuk cepat tanggap menghadapi keluhan pelanggan. Jangan bisanya cuma memberi jawaban yang klasik tanpa memberikan solusi," papar dia. Beberapa pengelola warnet dalam pernyataan di mailing list Awari menyebutkan, anjloknya Speedy Telkom pada jam-jam sibuk tersebut sering terjadi. Tapi penyelesaian yang diharapkan tidak pernah ada. "Melihat kasus ini, saya kok jadi curiga. Jangan-jangan Telkom kehabisan bandwith, sehingga dia mengorbankan pelanggan yang sudah ada (komunitas warnet, red) dengan cara dibatasi bandwdth-nya. Makanya Internet kami jadi pada lemot semua," tulis salah satu pengelola pengelola warnet dalam mailing list itu. Sementara yang lainnya menulis, "Pemerintah seharusnya membuka kran regulasinya, sehingga lebih banyak operator yang menyediakan ADSL selain yang disediakan oleh Telkom sekarang. Sehingga sebagai pelanggan, kita bisa memilih yang lebih baik." Telkom Mengakui Sementara itu General Manager Marketing PT Telkom Tbk Bambang Lusmiadi yang dihubungi terpisah membenarkan adanya kesulitan akses Internet pada jam-jam sibuk tersebut. Menurut dia, hal itu terjadi karena pada jam itu terjadi penggunaan akses Internet melalui Speedy secara bersamaan, terutama di komunitas warnet. "Saat ini kan pelanggan yang menggunakan Speedy jumlahnya mencapai 17 ribu. Jadi bayangkan jika pada jam itu sebagian besar mereka bersama-sama mengakses Internet, tentu jalannya akan sangat lambat," jelas Bambang. Menurut Bambang, untuk layanan Speedy ini, Telkom sebenarnya menyediakan kapasitas bandwidth yang cukup besar yaitu sekitar 170 mega byte (MB). Backbone Speedy Telkom ini memang ditawarkan khusus untuk komunitas warnet dengan keistimewaan akses Internet tak terbatas (unlimited). "Tapi kami tidak menyangka kalau animo warnet cukup besar untuk menjadi pelanggan Speedy ini. Maka, jadilah seperti ini. Dan ternyata penggunaan akses unlimited tersebut membawa dampak pada seluruh pelanggan kami," ucap dia. Tambah Bandwidth Ditanya kemungkinan upaya menambah bandwidth agar akses Internet pada jam-jam tersebut menjadi lebih lancar, Bambang mengatakan, Telkom sebenarnya telah melakukannya. "Penambahan itu dilakukan secara otomatis seiring bertambahnya jumlah pelanggan," kata dia. Dalam setiap penambahan pelanggan sebanyak 2.000 pemakai per bulan, Telkom menambah bandwidth sebesar 20 MB. "Tapi untuk jangka panjangnya, kita perkirakan akan ada penambahan sebanyak dua kali lipat dari yang ada saat ini. Jadi kalau sekarang bandwidth-nya baru 170 MB, maka sampai akhir tahun nanti menjadi 140 MB," terang Bambang. Lebih lanjut dia mengungkapkan, guna mengurangi kepadatan akses Internet tersebut, Telkom kini tidak lagi memasarkan layanan akses internet unlimited itu. Sementara untuk pelanggan perorangan, Telkom saat ini tengah memasarkan produk layanan internet yang dedicated yaitu Astinet. (c76) __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com [Non-text portions of this message have been removed] Official Web Site : http://www.awari.or.id Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

