assalamualaikum... menurut saya, masalah gaji karyawan memang merupakan salah satu point penting yg harus diperhatikan. di satu sisi kita ingin menekan expense serendah mungkin, tetapi jg ingin menyejahterakan karyawan. ini bukan sebuah pilihan hidup dan mati, karena sebagai seorang "businessman", ada ribuan cara untuk bisa mencapai dua2nya.
mungkin saya bisa sedikit berbagi pengalaman: I. lebih baik mengeluarkan uang lebih banyak utk expense tenaga kerja manusia, daripada untuk expense2 non-manusia. contohnya: menghemat listrik. ya itu mematikan listrik di sore hari, mengganti bohlam yg hemat energi, mematikan lampu kamar mandi ketika ditinggalkan, mematikan air, mematikan AC ketika tidak dipakai, atau menurunkan suhu AC ketika malam, mematikan computer2 yg jelas2 tidak akan dipakai minimal 2 jam ke depan, dll. dan bukan cuma listrik saja. cari kertas untuk print yg kualitasnya terjaga, tp harganya paling murah. tinta printer yg kompatibel atau bisa diisi ulang (toh mayoritas pelanggan tidak meminta kualitas print terbaik. gunakan pewangi ruangan, pembersih kamar mandi, dll yg paling murah (tp tetep berfungsi yah). ruangan yg wangi, bersih, akan memberikan image yg bersih, sertah kenyamanan yg jg dapat menarik pelanggan. II. saya setuju untuk pembayaran karyawan minimal sebesar UMP (Upah minimum propinsi) contohnya untuk jakarta Rp 711.843,- saya tidak tahu berapa ump untuk bandung (jawa barat), tetapi saya punya pandangan lain tentang penghasilan itu sendiri. 1. di tempat saya sendiri, saya menggunakan model shift (per kedatangan), dimana per shift adalah 7-8 jam. dan alhamdulillah, jika dikalikan dengan 25 hari kerja, maka jumlah totalnya adalah lebih besar dari ump jakarta. jadi jika pegawai datang ia dibayar, jika tidak maka ia tidak dibayar. jika datang lebih sering maka sesuai dengan tenaga yg lebih banyak dikeluarkan, maka penghasilan yg didapat pun semakin besar. 2. akan tetapi, penghasilan kan bukan dalam bentuk uang saja. contohnya: ada orang yg bahkan tidak punya tempat tinggal, sehingga harus kost/kontrak. coba tawarkan warnet untuk tempat tinggal (sekaligus lebih menjamin keamanan warnet). yg tadinya dia harus mengeluarkan uang untuk tempat tinggal, sekarang jadi berkurang. saya terkadang menemui warnet yg penjaganya hanya duduk di billing menunggu orang logout. di tempat saya, operator boleh bermain dan browsing dengan bebas, tanpa meninggalkan tanggung jawab utama yaitu mengawasi billing. buat saya, itu jg penghasilan untuk pegawai (itung2 agar tidak jenuh duduk saja, dan mengembangkan kemampuan operator, ketika ditanya tentang game maupun site2 oleh pelanggan, operator bisa menjawab dgn lancar..). tambahan penghasilan seperti pemberian air minum galonan (8rb 19 liter) jg sekaligus menjaga kesehatan kan.. 3. cari penghasilan tambahan, baik untuk kita maupun operator. banyak kok barang2 yg tidak perlu modal besar. contohnya penjualan minuman ringan. misalnya modal 24 ribu, kalo terjual semua dapat 48 rb. minta ke operator 40rb, sisanya untuk operator. bisa buat beli nasi goreng 2 kali. terus masih ada disket, cd blank, jasa print dll. untuk pengetikan, kasi saja semuanya untuk operator. kita ambil profit dari print-nya saja. bisa jg dgn memberikan bonus kalo target2 tercapai yang paling penting adalah hubungan interpersonal antar pemilik dan pegawai. ajak berbicara dari awal, misalnya baru bisa kasi sekian rupiah, tp dia boleh tinggal di warnet. sadarkan pegawai, bahwa pemberian minum, penghematan listrik, dan kebebasan browsing jg merupakan point tambahan buat dia. bawakan sedikit makanan, bahkan walaupun goreng2an, untuk sekedar cemilan. jangan sungkan untuk memungut sampah sendiri, tanpa harus teriak2 kalo warnet sgt kotor. lama2 pegawai jg akan merasa warnet sebagai keluarga, sehingga menjaganya pun bersama2. keinginan untuk jujur dan wibawa pun tetap kita dapatkan. pppfiuhhh, saya rasa itu tambahan2 yg bisa saya berikan. kalau semua langkah penghematan dan usaha untuk menambah penghasilan masi jg tidak menghasilkan keuntungan, mungkin perlu dikaji kembali kelayakan kita melakukan rencana bisnis di usaha warnet ini.. sorry bgt kalo kepanjangan... tetap kreatif!! wassalam, -Arya- Official Web Site : http://www.awari.or.id Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

