Kamis, 28 Juli 2005 01:08 WIB Warnet Tuntut Kompensasi Biaya Langganan Speedy
JAKARTA, Investor Daily Online Komunitas warung Internet (warnet) menuntut agar PT Telkom Tbk sebagai penyelenggara asymetric digital subscriber line (ADSL) Speedy memberikan kompensasi atas kerugian selama berlangganan layanan itu. Tuntutan itu didasarkan pada macetnya akses Internet yang menggunakan Speedy pada jam-jam sibuk sehingga menimbulkan kerugian yang sangat besar bagi warnet. Menurut Ketua Presidium Asoasi Warung Internet Indonesia (Awari) Judith Monique Samantha, pihaknya tengah mengumpulkan bukti-bukti pembayaran Speedy Telkom dari masing-masing warnet. Rencananya, bukti-bukti ini akan langsung dibawa sebagai komplain ke Telkom. "Kami melakukan karena selama ini jawaban yang kami dapat dari beberapa pejabat Telkom yang sempat saya ajak berdiskusi melalui telepon mengenai masalah ini sangat tidak memuaskan. Sementara kami para warnet kan unit bisnis. Tentu kalau akses Internetnya terus lambat ya kami yang rugi," kata Judith saat dihubungi Investor Daily, Rabu (27/7). Malah, menurut dia, dari diskusi itu justru ada pernyataan pejabat Telkom yang membuatnya sangat kesal. Pasalnya, Telkom menjadikan warnet sebagai anak tiri dan dianggap menyulitkan karena menyerap terlalu banyak bandwidth yang disediakan. "Ini kan artinya Telkom tidak men-support warnet yang merupakan UKM. Ini tentu bertolak belakang dengan program pemerintah, yang saat ini memang tengah meggalakan sektor UKM guna menunjang perekonomian nasional," tandas dia. Cuma Janji Judith mengungkapkan, dari beberapa pejabat Telkom yang telah dia hubungi itu, ada diantaranya yang merespons keluhan tersebut, yaitu Deputi Devisi Regional (Divre) II Telkom. Pejabat itu malah berjanji untuk mengatur suatu pertemuan dengan Awari guna mencari solusi atas masalah tersebut. Tapi, lanjut dia, sampai detik ini pertemuan yang dijanjikan tersebut belum juga direalisasikan. "Boro-boro pertemuan, dihubungi lewat telpon saja nggak pernah. Padahal rasanya saya orang yang paling gampang kalau dihubungi," ucap dia Lebih jauh dia mengatakan, dalam hal pengajuan tuntutan tersebut, pihaknya akan minta bantuan pada ICTWacth guna memberikan bantuan secara hukum. Ini dilakukan karena selama ini, kalau pun Telkom memberikan kompensasi kepada warnet yang komplain, nilainya sangat tidak sepadan. Dari biaya langganan sekitar Rp 3,5 juta, Telkom hanya memberi potongan sebesar Rp 40 ribu. Sementara itu, seorang pengelola warnet di wilayah Jakarta Selatan dalam mailing list Awari mengaku, setiap hari pada saat jam kerja, kecuali Sabtu dan Minggu, koneksi Internetnya sangat lambat. Dan jika itu terjadi, dia mengaku mengajukan komplain ke Telkom melalui nomor 147 dan nomor telpon gangguan ADSL Telkom Jaksel. Bahkan, karena seringnya komplain itu maka beberapa waktu lalu Telkom mengirimkan teknisi guna mengecek jaringan telpon dari sental telepon otomat (STO) menuju ke warnet. Karena tidak ada masalah, teknisi itu selanjutnya menganjurkan agar dirinya sering komplain ke Telkom. Pelajari Dulu Sementara itu, Deputi Divre II Telkom Dwi SP yang dihubungi untuk dikonfirmasi atas keluhan komunitas warnet itu menyatakan, belum bisa memberikan komentar. Tapi yang pasti, menurut dia, Telkom akan mempelajari dan menindaklanjuti keluhan pelanggan tersebut. Dia juga menyatakan akan menjadikan keluhan tersebut sebagai masukan bagi perkembangan Telkol ke depan. Ditanya mengenai pembicaraan dengan Judith MS, dia mengakui telah berbicara dengan ketua Presidium Awari itu. Namun itu baru sebatas melalui telepon dan pesan singkat (SMS). "Memang benar, tapi saya sendiri sampai saat ini belum bertemu langsung dengan orangnya. Karena saya sendiri masih baru di sini (Telkom Divre II, red)," ujar dia. (c76) -- "Be Legal" Official Web Site : http://www.awari.or.id Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

