On 7/29/05, Tega Raja Tega <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> Hanya sekedar mengingatkan kepada rekan rekan pemilik dan pengelola warnet 
> agar tidak bermigrasi ke linux karena semata mata dead line tgl 17 agustus. 
> Seharusnya migrasi ke linux berdasarkan satu keputusan bisnis dan non bisnis 
> dimana para pemilik, pengelola dan karyawan warnetnya memang benar benar 
> siap untuk mengadopsi linux tsb. Perlu proses dan perlu waktu dan apa 
> jadinya kalau warnet berbondong bondong migrasi ke linux tapi masyarakatnya 
> masih doyan Microsoft ? dari segi bisnis berarti Warnet yang nekat migrasi 
> ke linux hampir dapat dipastikan tidak Customer Oriented.. Seharusnya jasa 
> yang diberikan adalah jasa yang bisa dinikmati oleh masyarakat.. Ini bukan 
> berarti saya anti linux.. saya justru ingin masyarkat bebas dari belenggu 
> penjajahan Micrososft. Tapi Real World nya sangat berbeda sekali. Tugas 
> pakar nih spt kang ono dll memikirkan gimana agar masyarakat kita bisa lepas 
> nih dari zaman kegelapan .... Jika masyarakatnya tidak ingin berubah.. pasti 
> warnet yg migrasi ke
> linux akan kembali lagi ke Microsoft karena harus menyerah pada kondisi 
> pasar yang ada.. itu pasti... hukum demand dan supply .... Sebaiknya harus 
> ada solusi penengah agar keinginan untuk be legal bisa dipenuhi, tapi usaha 
> juga bisa jalan terus, dan demand dari pasar bisa dipenuhi. Lagi pula 
> masyarakat kita lebih suka yg gampang aja dari pada harus pusing mikirin yg 
> sulit sulit. Cobal deh cari yang bisa linux...jumlahnya masih dikit banget.. 
> apalagi kalau mau cari yg pakar linux.. langka banget dan harus dilindungi 
> tuh dari kepunahan...



Terlepas dari cara anda menjelaskan pendapat, saya setuju bahwa warnet 
bukanlah tempat riset melainkan tempat mencari profit - almost zero 
education attempt - , so its pure business jadi memang akan selalu berada 
dalam hukum supply & demand , namun saya sedih atas maksud tersirat didalam 
tulisan yang seolah-olah berkata 'untuk bisa survive apapun boleh dilakukan' 
atau pemakaian OS bajakan : masih dibenarkan oleh bisnis. >.< . Padalah 
justru keputusan seperti inilah yang akan tetap menempatkan warnet sebagai 
penjahat nya , bukankah masih ada pilihan bisnis lain yaitu belilah Windows 
orisinil sebagian ( semampunya ) dan sisanya gunakan Linux yang paling user 
friendly, & buatlah user tidak dapat membedakan keduanya . Benturan 
kebutuhan hidup, bisnis, & hukum memang akan selalu mejadi dilema , bukan 
hanya warnet tapi juga bagi jenis2 bisnis lain. Namun Legalitas adalah 
sebuah kepatutan & prestasi hidup menurut asasi, hukum negara, & agama .

Anyway.. maksud dari tulisan ini adalah.. masih ada jalan lain yg bisa 
> dilakukan bagi teman teman yg khawatir kena sweeping aparat selain harus 
> migrasi kelinux terutama yang ingin mengganti server mereka dari Microsoft 
> ke Os yang lain. Apalagi bagi yang menggunakan server hanya untuk dhcp doang 
> atau buat sharing internet. Karena tidak ada jaminan yang sudah mengganti OS 
> nya dengan Original bakalan gak kena sweeping karena jangan jangan aparat yg 
> sweeping gak ngerti tuh apa yang dimaksud software shareware,freeware 
> apalagi yang Opensource.. ngeri kan... :??? terang aja namanya Pegawai 
> Ngeri... Pasti Seru dan pasti rame ... Mudah mudahan Awari bisa menyediakan 
> Pengacara yang bisa membantu mendampingi rekan rekan yang nanti akan 
> berhadapan dgn team sweeping.
> 
> Thanks bagi yang sudah mau baca ...
> Raja
> 
> 
He he he ... polisi sekarang relatif beda dengan dulu, karena sudah ada yang 
'membekali' mereka dengan kemampuan identifikasi masalah pembajakan software 
. 
Sebelum diminta Awari sudah membantu masalah serupa kok seperti di Cilacap , 
Semarang, dll .


[Non-text portions of this message have been removed]






Official Web Site : http://www.awari.or.id
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke