Dear All, Katakanlah benar speedy turun tarifnya, bahkan bisa mengikuti harga internet unlimited yang diterapkan di negara tetangga seperti Malaysia. Apa tidak ada dampak dengan usaha dan bisnis yang lain? apakah tidak ada dampak terhadap omset warnet, bisnis ISP, wireless ISP, internet VSAT? Mungkin bagi sebagian orang yang tergolong pengguna internet, termasuk saya, tarif speedy turun itu adalah "hadiah terindah" yang diberikan Telkom, apalagi ternyata penurunannya sangat signifikan dan kualitas layanan yang baik. Saya yakin akan ada antrian yang luar biasa untuk pasang line telepon baru dan pasang speedy ADSL dari pengguna rumahan. Bagi warnet? oke biaya sewa internet menjadi turun, operasional cost akan turun. Tapi penurunan itu juga tidak berarti karena dibarengi dengan perubahan pola pengguna yang tadinya berlangganan di warnet jadi pindah untuk registrasi sendiri dari rumah pakai speedy karena tarifnya murah. Ambil contoh pengalaman di Malaysia, disana warnet nggak/susah berkembang sekali. Sering saya main internet di warnet kalo pas lagi ke rumah sakit, itu hanya dipakai oleh satu orang, saya saja. Sepi luar biasa padahal itu jam lumayan rame. Mereka langganan memang murah, tapi buat apa murah kalo ternyata tidak ada pemakai dan omset nggak ada? Warnet berkembang di Indonesia karena memang masalah tarif juga yang dirasakan mahal oleh pengguna. Bagi ISP? kalo speedy turun dan Telkom tidak menurunkan biaya sewa-sewa lainnya seperti sewa E1, sewa ADSL-nya tok, percuma. ISP harus menurunkan tarif juga? saya kira secara alamiah harus seperti itu supaya masih bisa kompetitif harganya khan. Tapi kalo biaya lainnya tidak turun dan ISP menurunkan tarif, komponen biaya mana lagi yang harus diubah? Tarif speedy turun juga akan berakibat beralihnya pengguna ISP ke layanan speedy, lha wong udah bundling dengan bandwidht internet kok. Bagi operator wireless ISP atau Internet cable TV? Lebih parah lagi. Tapi mungkin masih bisa bernapas lega dan cukup panjang pada saat Speedy belum melayani daerah yang sama. Tapi Telkom menargetkan 2 juta pengguna dalam 2 tahun, artinya pasti ada ekspansi ke semua wilayah. Kalo sudah gitu? kembali lagi akan ditinggal pelanggan dan siap-siap untuk gulung tikar. Apalagi kalo ternyata penurunan tarif ini dibarengi dengan peningkatan kualitas layanan, SLA Speedy yang baik. Belum lagi kalo dibarengi dengan program satu PC satu rumah, PC Nasional, dll. Kelompok pengguna yang sekarang aktif akan banyak beralih. Menurut saya Ini kasus yang harus dicermati dan dilihat dari semua aspek bisnis, pengguna, karena tanpa dibarengi fairness, bisnis akan seolah-olah dikuasai dan dimonopoli oleh sebagian atau satu saja. Pemerintah harus sudah siap mengantisipasi dampak yang mungkin terjadi. Regulasi harus yang bersifat monopoli harus dihilangkan. Katakanlah ada ISP yang mau pasang sentral ADSL dan perangkat-perangkat lainnya, itu juga harus dibuka peluang kerjasamanya oleh Telkom. Jangan-jangan nanti setelah tarif speedy turun, bisnis warnet jadi sepi, omset ISP turun drastis, kemudian pemilik warnet, ISP ramai-ramai demo dan menggugat telkom karena dinilai tidak fair, monopoli, dan lain sebagainya hanya karena Telkom menurunkan tarif speedy. Wassalam [EMAIL PROTECTED]
On 8/4/05, ~-V-~ <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > NB : > :d kebetulan sewaktu itu saya mengikuti pertemuan ( meeting ) membahas > masalah speedy di kantornya speedy( ihiks.. alamatnya yg tau bu judith > kali yah.. aku dah lupa, yang pasti belum lama kok... ), dan mereka > menyebutkan kalau mereka mempunyai bandwidth sebesar 175 Mb, so kalau > dikatakan sekitar 200 Mb kayaknya kurang tepat deh.... Dan disana saya > juga sempat menanyakan kalau harga bandwidth yang jatuh ke customer > speedy mahal di banding di negara seberang, dan mudah - mudahan bisa > diturunkan. > [Non-text portions of this message have been removed] Official Web Site : http://www.awari.or.id Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

