Mungkin kalo untuk telfon gratis bisa melalui internet apakah di indonesia sudah merupakan hal legal ? kalo dibuat inovasi itu sangatlah bagus kalo ada rekan2 yang mengerti dan bisa menerang kan itu bagus, karena selama ini masalah tlp via internet masih belum jelas hukumnya.
--- In [email protected], El_Kaef <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Revolusi Industri Warung Internet > (Sebuah tinjauan dari perspektif ekonomi) > > Di tengah persaingan yang semakin ketat, di mana setiap orang yang > mempunyai modal dapat dengan mudahnya mendirikan usaha warung > internet, juga akses internet dari pengguna rumahan yang semakin > mudah, mau tidak mau memaksa para pelaku bisnis warnet berpikir keras > untuk dapat mempertahankan bisnisnya. > Cara atau strategi yang selama ini lazim digunakan adalah dengan > instrumen harga. Untuk dapat bersaing, seringkali pengusaha warnet > memilih jalan pintas dengan cara memotong harga. Dalam jangka pendek > memang strategi ini cukup ampuh, namun jika dilihat dari perspektif > jangka panjang? Jelas persaingan dengan cara membanting harga membuat > iklim persaingan menjadi tidak sehat. Kadang pengusaha warnet berani > banting harga habis-habisan meskipun jelas tidak menutupi biaya > produksinya dengan tujuan untuk mematikan pesaing. Memang benar adanya > pepatah yang mengatakan bahwa strategi memotong harga ibarat memotong > urat nadi sendiri. > Lalu apakah jalan keluar yang bisa ditempuh? Apakah dengan membuat > kesepakatan harga di antara pengusaha warnet? Tidak juga, kesepakatan > seperti ini malah akan memperparah iklim persaingan di industri > warnet. Karena apa? Karena harga pada dasarnya mencerminkan nilai > (value) yang diberikan oleh warnet kepada konsumen. Pada dasarnya > value merupakan perbandingan antara benefit dan cost. Benefit dan cost > (baca: value) yang ditawarkan masing-masing warnet tidak mungkin sama, > sehingga penyeragaman harga pada dasarnya adalah kebijakan yang tidak > mungkin diterapkan dan juga tidak etis. > Pertanyaan selanjutnya pastinya adalah apakah ada cara lain untuk > mendongkrak permintaan (demand) dari konsumen warnet tanpa melalui > instrumen harga? Jawabannya adalah ada. Apakah itu? Nanti dulu, mulai > saat ini kita harus menyamakan persepsi dulu, bahwa level kita bicara > ini adalah level industri, artinya strategi yang diusulkan penulis ini > tidak akan bisa berjalan tanpa adanya sebuah kesepahaman di antara > masing-masing pengusaha warnet, bahwa untuk dapat mengatasi > persoalan-persoalan ini, dibutuhkan sebuah forum rutin di antara > sesama pengusaha warnet. > Baiklah, sekarang kita mulai masuk membahas strategi yang penulis > usulkan. Pada dasarnya strategi yang diusulkan ini berkaitan dengan > inovasi produk dalam industri warnet. Berbeda dengan industri lain, > misal industri perikanan, maka produk yang ditawarkan industri ini > adalah ikan beserta variannya. Beda ceritanya dengan industri warnet, > sebenarnya manfaat utama (core benefit) adalah koneksi internet. > Sedangkan produk dasarnya (core product) adalah seperangkat komputer > lengkap dengan koneksi ke internet. Namun dalam produk tersebut > ternyata ada produk lain yang sebenarnya bukanlah produk dari warnet, > seperti layanan email, friendster, dan lain sebagainya. Apakah itu > produk dari warnet? Bukan, itu produk dari produsen lain yang memang > menggunakan teknologi internet sebagai dasar pemasarannya. Memang ada > sebagian warnet yang menyediakan produknya sendiri seperti layanan > email pribadi, namun untuk saat ini sudah jarang ditemukan. > Apa artinya ini? Ini berarti keuntungan yang luar biasa besar bagi > pengusaha besar asalkan kreatif dalam menemukan inovasi produk dari > produsen lain untuk kemudian diangkat sebagai layanan unggulan > sehingga konsumen menjadi seolah-olah punya mainan baru. Pengusaha > warnet diuntungkan karena pertama, jumlah produk yang ditawarkan oleh > produsen-produsen lain tersebut sangat banyak jumlahnya, sehingga jika > daur hidup sebuah produk mulai turun, misal layanan friendster sudah > tidak populer lagi, pengusaha warnet dapat dengan mudah mencari > alternatif pengganti. Yang kedua, produsen asli dari produk tersebut > seringkali tidak menarik kompensasi alias gratis. Yang ketiga > produk-produk yang ditawarkan oleh produsen rata-rata adalah produk > yang sudah jadi, sehingga yang perlu diusahakan oleh warnet adalah > penyebarluasan informasi kepada konsumen. Yang keempat, hampir bisa > dikatakan tidak ada biaya yang harus dikeluarkan oleh warnet untuk > meluncurkan produk tersebut, kecuali biaya untuk penyebarluasan > informasi saja. > Nah berangkat dari logika ini, penulis mempunyai inisiatif untuk > mengumpulkan rekan-rekan pengusaha warnet dalam satu acara rutin untuk > membahas masalah inovasi produk di dunia internet. Kata kuncinya > disini adalah kebersamaan. Contoh sederhana, dalam industri ikan hias, > beberapa tahun yang lalu, kita mengenal arwana sebagai primadona ikan > hias sehingga harga ikan ini melonjak tinggi. Setelah daya tarik > arwana mulai menurun, industri ini menjadikan louhan sebagai komoditas > unggulan dan berhasil, konsumen kemudian berbondong-bondong ikut > memelihara ikan louhan. Dan entah apa lagi yang akan dijadikan > komoditas unggulan berikutnya oleh kalangan industri ikan hias. > Analogi ini juga berlaku di dunia internet, dulu chatting menjadi > andalan utamanya, sampai-sampai jadi lirik sebuah lagu, kemudian > muncul booming friendster, dan entah apa lagi yang akan muncul. > Penulis melihat industri warnet belum mengelola komoditas-komoditas > yang ada di internet sekarang secara optimal, artinya biarkan pasar > yang menentukan arah tren dari internet. Padahal kalau mau, kita bisa > menciptakan dan mengelola inovasi-inovasi produk yang semula tidak > dilirik atau dilirik sedikit orang menjadi produk yang banyak diminati > orang dan pada akhirnya banyak mendatangkan uang. :) > Apabila pengusaha warnet ada forum rutin untuk membahas inovasi > produk, semisal layanan telepon gratis via internet, penulis yakin > industri warnet kagak ada matinya dech :) > > Kholid Fuadi > Penulis adalah pemilik sebuah warnet di Jogja Official Web Site : http://www.awari.or.id Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

