Ada kejadian tuh di ujung pandang (check arsip milis) yang jualan barangnya disita polisi gara gara gak ada manual bhs indo. Itu dasar pemikiran saya kenapa driver untuk Linux gak diwajibkan saja sekalian, supaya penetrasi Linux Cepet.
On Fri, 05 Aug 2005 22:48:31 +0700, Adi Jayanto <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > ku blom pernah denger peraturan seperti itu... tapi... wajarnya setiap > perusahaan memang membuat manual dalam bahasa indonesia donks! kan > mereka JUALAN di INDONESIA. kalo mereka jualan di Thailand, manualnya > juga pake skrip thailand kan? mereka jualan di rusia juga pake skrip > cryllic di manualnya. kalo gak gitu? ada kemungkinan kan itu barang BM... > > kalo semua peripheral computer harus menyertakan drivr IGOS kayaknya > sulit mas. driver adalah hal yang universal. CD nya pun langsung di > manufaktur dari pabriknya, bukan dikopi di lapak bajakan kayak biasanya. > yang bisa dilakukan adalah mendesak si produsen untuk membuat drivernya > saja. bisa ditaruh di server mereka agar bisa didownload. nggak perlu > didistribusikan dengan CD, karena sama aja peningkatan cost production. > -- Using Opera's revolutionary e-mail client: http://www.opera.com/mail/ Official Web Site : http://www.awari.or.id Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

