-----BEGIN PGP SIGNED MESSAGE----- Hash: SHA1 Pengusaha Indonesia yang ngak mau investasi di negara sendiri ya biar saja, anggap saja ngak ada. Jangan2 cuman kabur bawa duit hasil korupsi atau duit pajak yang ngak di setor. Berapa orang sih?
Investasi itu secara kasar ada 2 macam, yang masuk untuk memakai sumber daya yang ada terus hasilnya di export. Ini yang lebih penting di berikan pelayanan administrasi oleh negara yang baik. tapi kalau investor yang masuk cuman buat garap market lokal ya dia harus mampu adaptasi donk. Sony pindah? emang udah salah strategi terlambat bikin TV "tipis" seperti plasma/lcd kalah cepat sama LG/Samsung. Sony nya saja yang salah bukan salah pekerja Indonesia kok. kenapa pindah ke Cina? ya mau jualan ke rakyat cina. Emang pekerja Cina lebih kooperatif dari pekerja Indonesia? Prinsipnya kalau ngak bisa adaptasi atau mampu ngikutin "budaya" suatu negara ya jangan jualan di sono. Orang lain yg akan masuk. Kalau orang Indonesia itu katakanlah "belagu" susah kerja sama dsb ya itulah apa adanya, sebagai pengusaha ya gimana caranya bisa adaptasi dan cari jalan keluar, bukan maksaain orang suruh rubah sifat. Emang sifat manusia bisa dirubah? Kentucky saja pakai Nasi, di Singapore mana ada Nasi di Kentucky. McD ngak mau ada menu nasi? ya ngak laku. Tau ngak berapa banyak pengusaha Indonesia (maupun negara lain salah satunya Singapore) yang masuk ke cina dan kena "tipu"? Coba baca majalah News Week beberapa edisi lampau yang membahas investasi di Cina. Coba kamu invest ke Cina, untungnya kamu mau bawa keluar dari Cina, coba saja prosedurnya perlu berapa lama, berapa susah dan berapa duit. Mohon maaf dan udahan ya, sudah oot kelamaan ntar di semprit moderator. salam, Ase On Tuesday 16 August 2005 04:16, Nizar wrote: > Salah besar, saat ini pengusaha Indonesia pun sudah tidak mau ber > investasi di Indonesia, puluhan sudah hengkang ke china, padahal dari sisi > akal sehat berinvestasi di Indonesia itu mustinya menguntungkan, dimana > logikanya Sony relokasi dari cikarang ke malaysia, kenapa pindah ya karena > itu, ketidakmampuan orang indonesia untuk bersimbiosis mutualisme, > berhubungan dengan pemerintah rawan, berhubungan dengan buruh rawan juga, > Indonesia itu stuborn kata mereka udah miskin berlagu lagi, suka pengen > bener sendiri, yang bertahan investasi yang anda bilang tadi yang > menggarap market lokal untung dan satu lagi Nyedot devisa, memberi nilai > kurang bukan nilai tambah. > > Intinya sikap kita yang ingin benar sendiri yang membawa kita susah. Sudah > dibuktikan di negara manapun bahwa ketaatan terhadap perijinan pajak dan > sejenisnya membawa kesejahteraan ke masyarakat, sudah dibuktikan di banyak > negara bahwa sikap toleran dan mampu bekerja sama dengan investor mampu > membawa kesejahteraan kepada masyarakat juga, sudah dibuktikan bahwa > penghargaan terhadap hak cipta juga memacu kualitas daya pikir suatu > bangsa. SUdah dibuktikan juga bahwa sikap anti pasar membawa banyak negara > ke jurang kesengsaraan. > > Bener Talk is cheap. - -- Linuxindo Total Solusi, PT. www.Linuxindo.com SMS Server ? - www.eSMSis.com - -----BEGIN PGP SIGNATURE----- Version: GnuPG v1.2.4 (GNU/Linux) iD8DBQFDAS/GR8UQ90iPYOIRAj0zAJ4r0rTrVXzt2vWrG+iHzUbmWRbomwCfT+Xz 1o0nkU3vCAR7AXrE49RldmE= =w18H -----END PGP SIGNATURE----- ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/vbOolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Official Web Site : http://www.awari.or.id Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

