JudithMS 4 Milis said:
>     On 12/2/05, Naswil Idris  wrote:
>  >
>  >  Bunda : Lebih lucu lagi sewaktu pertemuan dgn Menteri
>  > Kominfo,Pak Sofyan Djalil  menjelang berangkat ke WSIS
>  > Tunis saya katakan bahwa WARNET TIDAK didukung oleh
>  > pemerintah sebagai asset bangsa.Warnet di sweeping, di
>  > fitnah, ditambah pajaknya , jumlahnya tak bertambah
>  > ;belum dapat perhatian khusus dari pemerintah, tidak
>  > seperti negara tetangga dekat. Ini baru LELUCON
>  >  NI

kalau berani ngomong ini secara public, menteri tolol kalau gitu, gak
ngerti UKM. suruh keluar saja, kalau ngomong gini semoga diresuffle. kok
bisa gitu jadi menteri buat malu saja.

kita find out deh, :) setahu saya pak Djarot selalu bela pak sofyan nih,
jadi tunggu update dari beliau nih.

tetapi saat ini bukan kita tahu pemerintah kita buta :) warnet dicuekin.

dijadikan bulan bulanan Microsoft + Polisi.



>
>  pak naswil ysh
>
>  masalah warnet  dg pemerintah bagi saya indikatornya bukan wsis tetapi
>  banyak faktor faktor lain yang penyelesaiannya ada didalam negri bukan
>  diarena internasional .

setuju, WSIS baru 2x :) progress gak jelas, sudah kasih makan berapa
banyak orang aja gak jelas :) ada sih 2 orang pak nas dan pak rr. hue hue.

baru tahu boss micronics hidup dari sumbangan :)


>  Mohon maaf pendapat  saya pribadi jika pergi ke wsis tidak akan mampu
>  membebaskan warnet pointers yang sudah gunakan os legal tetapi kena
>  sweeping polda jateng.

+1 hidup bunda dan rekan-rekan yang peduli bangsa, bukan menggunakannya
untuk kepentingan pribadi.

>  wsis juga tidak mampu memberikan akses murah bagi warnet .

+1 ajang politik doang, :)

>  wsis juga ga mampu memberikan harga aplikasi os murah bagi warnet
>  hal hal tersebut menjadi alasan saya yang sangat mendasar untuk
>  menolak ajakan pejabat  kominfo saat mendapatkan tawaran untuk pergi
>  ke wsis .

+++1

>
>  jika hadir di wsis  kelak saya tidak akan mampu bercerita tentang
>  aneka keberhasilan warnet .
>  karena fakta yang ada dilapangan adalah ratusan warnet kembali migrasi
>  menggunakan bajakan setelah sweeping aplikasi selesai .
>

kita perjuangkan bunda ke WSIS daripada rekan-rekan yang habisin uang
negara ratusan juta tanpa hasil, :0


>  fakta lagi dilapangan adalah rekan rekan warnet yang harus membayar
>  akses sangat mahal ke operator lokal drpd berlangganan ke isp asing

betul, karena antek-antek penindas dan orang-orang bodoh diregulator.

>  tetapi kalau kita mau berbicara tentang pak sofyan djalil  walau
>  beliau seorang mentri dengan sejuta jadwal yang padat tetapi merupakan
>  partner diskusi yang baik untuk perkembangan warnet maupun internet di
>  Indonesia .

jadi? is he a good minister?

>  pengalaman pribadi memaparkan bahwa pak SD selalu responsif dalam
>  menanggapi masalah dikomunitas warnet maupun hal hal lainnya
>  walau sebagai mentri tetapi beliau sangat mudah dihubungi via
>  email/sms atau electronic device lain .

nah loh,.

yang buat issue jelek ini pak nas atau pak menteri nih.

cilaka kalau ini kedengeran orang luar, :) sudah ketahuan di WSIS terakhir
kebodohan negara terjadi, kalau ini keluar lagi, bukan kebodohan lagi tapi
tolol. bangsat lebih tepat. masa Warnet gak diakui. :(



>  most of all pak naswil uang 10 juta untuk Nono lebih baik diamalkan saja
>  bagi saya ga ada manfaatnya bicarakan seorang Nono dibandingkan
>  lelucon2 diatas ...

betul bu :) pak nono adalah cara lari dari "kemaluan" karena terjadi
sesuatu yang memang mencoreng.`

Frans




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page
http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/vbOolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Official Web Site : http://www.awari.or.id
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke