Reza Yazdi wrote:
>     Argumentasi yang harus dikaji dari komputer bekas ya tentang lingkungan 
> hidup.
>   Bukan masalah yang dibesar-besarkan. Tapi memang wajib jadi perhatian.
>     Dengan sedikit googling, keyword: fact about old computer
>     
>     Saya menemukan beberapa link menarik mengenai komputer bekas, salah 
> satunya dari INFORM, sebuah NGO di New York, USA
>     http://www.informinc.org/fact_CWPcomputer.php
>     
>     dan masih banyak link yang bisa kita elaborasi bersama ttg dampak dari 
> komputer bekas.
>   
>   masalah rekondisi, pertanyaan sederhana nya: seberapa besar dampak  
> lingkungan yang bisa di rekondisi ? dan itu juga tidak menyelesaikan  masalah 
> bukan? sekedar memberi nyawa beberapa saat.
>   
>     Pikiran kecil saya, kok bangsa kita seperti tempat sampah besar ya.
>     Kalau di senen kita bisa lihat pedagang baju bekas, kita juga  kesenengan 
> dapet kereta bekas dari jepang (dugunakan PT. KAI untuk KRL  jabotabek) dan 
> Bis bekas dari jepang (beberapa bis PPD). 
>     Spare part yang mulai aus, impact nya pada keselamatan penumpang, dan gas 
> emisi yang sudah pasti sangat buruk.
>   
>   Masak kita harus kecolongan juga dalam hal lingkungan hidup dari negara2 
> maju, yang menjadikan Indonesia sebagai tempat sampah?
>   

Abis ini biasanya kubu pendukung bilang begini:  toh komputer yang sekarang 
baru kan jadi 
bekas juga besok :) atau komputer build-up bekas jauh lebih tahan daripada pc 
jangkrik 
baru :))

Padahal sih, kalo kita mau lihat baik baik, ini bukan masalah IT-nya tapi lebih 
berat ke 
masalah lingkungan hidup.  Kenapa saya menyebutnya "sampah" daripada "bekas" 
ataupun 
"rekondisi" ? Karena budaya kita di Indonesia suka menghaluskan segala sesuatu, 
"pelaku" 
disebut "oknum", menipu disebut "manipulasi", mencuri disebut "korupsi".  
Padahal lebih 
enak tuh dengernya "si A menyumbangkan sampah komputer" daripada "si 
menyumbangkan 
komputer bekas".

Jadi saya setuju bung Reza, kok kita bangga jadi tempat sampah besar yah :((

Sekarang sih kita bicara fakta aja, apa India, RRC menggunakan impor PC Sampah 
untuk 
mengatasi apa yang sekarang populer dengan istilah "Digital Divide?" kalo iya 
dan fakta 
itu memang nyata, maka saya akan mengubah aliran saya dari penentang impor pc 
sampah ke 
abstain ( maaf saya tetap tdk bisa setuju tapi saya akan diam saja).

-- 
Salam,
ID
http://tayuang.blogspot.com/


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page
http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/vbOolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Official Web Site : http://www.awari.or.id
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke